KEBUMEN, SiaranIndonesia.com –Dugaan kasus pencabulan terhadap sembilan anak perempuan di Desa Wonotirto, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, mendapat perhatian dari berbagai pihak. Salah satunya dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kebumen.
HMI Kebumen melalui Bidang Sosial dan Kemanusiaan menyatakan keprihatinan sekaligus mengecam dugaan tindakan yang dilakukan oleh seorang pria berinisial M. Pelaku disebut merupakan seorang ustaz dan juga pengawas salah satu dapur program MBG di wilayah tersebut.
Ketua Bidang Sosial dan Kemanusiaan HMI Cabang Kebumen, Ade, mengatakan kasus tersebut harus ditangani secara serius dan transparan oleh aparat penegak hukum. Ia juga meminta pemerintah daerah serta pihak terkait memberikan pendampingan dan perlindungan maksimal kepada para korban.
“Kasus ini harus menjadi perhatian bersama. Kami berharap pemerintah daerah dapat memastikan para korban mendapatkan perlindungan serta pendampingan secara maksimal,” ujar Ade.
Selain itu, HMI Kebumen juga menegaskan pentingnya proses hukum yang berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Pihaknya berharap kasus tersebut tidak diselesaikan melalui jalur kekeluargaan dan tetap diproses hingga tuntas.
Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Kebumen, Nasikin, mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum untuk bersama-sama mengawal proses penanganan kasus tersebut agar berjalan secara adil dan transparan.
Ia menambahkan, perlindungan terhadap anak harus menjadi prioritas dan setiap dugaan tindak kekerasan seksual terhadap anak harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.
Aji Atma Wijaya
























