Ridwan Hisjam: IHSG Anjlok Alarm Serius, Hilirisasi Tak Boleh Setengah Hati

- Editor

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Siaran Indonesia – Politisi senior Partai Golkar Ridwan Hisjam menilai anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bukan sekadar gejolak sesaat pasar modal, melainkan peringatan serius terhadap arah pembangunan ekonomi nasional yang dinilai belum sepenuhnya memberi kepastian jangka panjang.

Menurut Ridwan, pasar modal membutuhkan fondasi ekonomi riil yang kuat. Di titik inilah, kata dia, hilirisasi ekonomi seharusnya menjadi jangkar utama, bukan sekadar jargon kebijakan.

Ridwan Hisjam dalam Pusaran Politik Nasional

“IHSG itu cermin kepercayaan. Kalau kepercayaan goyah, artinya pasar belum melihat hilirisasi berjalan konsisten dan berkelanjutan,” ujar Ridwan Hisjam dalam keterangannya, Selasa 3 Januari 2026.

Anggota DPR RI lima periode itu menilai, selama ini hilirisasi kerap dipahami sebatas pembangunan smelter atau pembatasan ekspor bahan mentah.

Padahal, bagi investor, yang jauh lebih penting adalah kepastian ekosistem industri dari hulu ke hilir, termasuk regulasi, insentif, dan kesinambungan pasar.

Ridwan Hisjam: Jika Golkar Menyimpang, Kosgoro Wajib Mengoreksi

“Investor bertanya sederhana: apakah hilirisasi ini roadmap jangka panjang atau kebijakan yang bisa berubah karena tekanan politik dan global?” katanya.

Ridwan menegaskan, anjloknya IHSG harus menjadi momentum evaluasi. Bila hilirisasi dijalankan setengah hati—tanpa penguatan industri turunan, pembiayaan, dan pasar domestik—maka pasar modal akan terus rentan terhadap sentimen negatif.

Ia juga mengingatkan bahwa hilirisasi yang kuat justru bisa menjadi penopang IHSG di tengah ketidakpastian global. Sektor-sektor berbasis nilai tambah, seperti mineral olahan, energi terbarukan, dan industri manufaktur lanjutan, dapat menjadi magnet investasi jangka panjang.

Ridwan Hisjam Dorong Kosgoro 1957 Bangun 1000 Koperasi Seluruh Indonesia

“Kalau hilirisasi serius, pasar modal ikut kuat. Tapi kalau hilirisasi hanya slogan, pasar akan terus gelisah,” ujar kader senior Golkar itu.

Ridwan pun mendorong pemerintah dan otoritas pasar keuangan untuk menyelaraskan kebijakan hilirisasi dengan strategi pendalaman pasar modal nasional, agar IHSG tidak hanya bergantung pada arus modal jangka pendek, tetapi ditopang oleh kekuatan ekonomi domestik yang berkelanjutan. (Bar)

Komentar Facebook

Berita Terkait

Legislator Fraksi PAN Dukung RUU Reforma Agraria untuk Keadilan Tanah
UP PKB Kedaung Angke Perkuat Pelayanan Prima, Tegas Tolak Pungli
CPH Desak Polda Malut Segera Tetapkan Tersangka dalam Dugaan Kasus janggal Rp6,7 Miliar pada Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Utara
Kawal Kasus Dugaan Pengeroyokan Kader PMII, LBH GP Ansor DKI Jakarta Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka
Langkahi Izin PKKPR dan Caplok Lahan 6,5 Hektar, Pabrik Hebel PT IKN Disegel Pemkab Banyumas
Saat Tiket Pesawat Mahal, Kapal Penumpang Pelni Beri Solusi
Berstatus WLA, Taruna Ikrar kepala BPOM Perkuat Jejaring Global Hadapi Pandemi Berikutnya
Karhutla di Lahan Gambut, Pemerintah Andalkan Pasukan Darat di Kalbar

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 13:54 WIB

Legislator Fraksi PAN Dukung RUU Reforma Agraria untuk Keadilan Tanah

Selasa, 8 September 2026 - 09:46 WIB

UP PKB Kedaung Angke Perkuat Pelayanan Prima, Tegas Tolak Pungli

Senin, 7 September 2026 - 18:11 WIB

CPH Desak Polda Malut Segera Tetapkan Tersangka dalam Dugaan Kasus janggal Rp6,7 Miliar pada Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Utara

Sabtu, 5 September 2026 - 17:47 WIB

Kawal Kasus Dugaan Pengeroyokan Kader PMII, LBH GP Ansor DKI Jakarta Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Sabtu, 5 September 2026 - 15:48 WIB

Langkahi Izin PKKPR dan Caplok Lahan 6,5 Hektar, Pabrik Hebel PT IKN Disegel Pemkab Banyumas

Sabtu, 5 September 2026 - 14:48 WIB

Berstatus WLA, Taruna Ikrar kepala BPOM Perkuat Jejaring Global Hadapi Pandemi Berikutnya

Jumat, 4 September 2026 - 22:48 WIB

Karhutla di Lahan Gambut, Pemerintah Andalkan Pasukan Darat di Kalbar

Jumat, 4 September 2026 - 22:35 WIB

Redakan Asap Kalbar, Pemerintah Maksimalkan Potensi Awan Hujan 4-8 September

Berita Terbaru