DTI-CX 2025 dan DCTI-CX 2025 Resmi Dibuka di JICC, Dorong Akselerasi Ekosistem Digital Nasional

- Editor

Rabu, 6 Agustus 2025 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta – Konferensi dan pameran teknologi terbesar di Indonesia, Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX 2025) resmi dibuka hari ini di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan. Tahun ini, acara turut menghadirkan Data Center Tech Indonesia (DCTI-CX 2025) sebagai event kolaboratif yang memperkuat infrastruktur teknologi nasional.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Nezar Patria, secara resmi membuka acara ini bersama para tokoh penting dari ekosistem digital Indonesia, yakni Muhammad Arif (Ketua Umum APJII), Hendra Suryakusuma (Ketua Umum IDPRO), Sarwoto Atmosutarno (Ketua Umum MASTEL) dan penyelenggara acara, Toerangga Putra, Presiden Direktur Adhouse Clarion Events.

Dalam sambutannya, Nezar Patria menyampaikan bahwa DTI-CX merupakan forum strategis bagi kolaborasi lintas sektor, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 8%, dan untuk mencapainya, kita harus melampaui pola bisnis konvensional dan memaksimalkan potensi teknologi digital. Transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan mesin utama penggerak kinerja ekonomi,” ujar Nezar, Rabu (6/8/2025).

Dikesempatan yang sama, Ketua Umum APJII, Muhammad Arif, menyoroti pentingnya kolaborasi dan pemerataan digitalisasi, “Tantangan kita ke depan adalah meningkatkan kualitas internet secara merata. Internet service provider (ISP) adalah ujung tombak pemerataan digital, dan sekaranglah waktunya untuk mempercepat kolaborasi melalui infrasharing antara penyelenggara, pemerintah, dan seluruh ekosistem.”

Hendra Suryakusuma, Ketua Umum IDPRO, menyebut momentum ini penting bagi industri data center, “Dengan ledakan data akibat transformasi digital, kebutuhan terhadap data center menjadi sangat vital. DCTI-CX mencerminkan pergeseran peran data center, dari sekadar infrastruktur pendukung menjadi jantung dari seluruh proses digitalisasi.”

Sementara itu, Sarwoto Atmosutarno, Ketua Umum MASTEL, menyampaikan optimisme terhadap skala dan dampak acara tahun ini, “Antusiasme yang tinggi tercermin dari lebih 12.000 profesional yang telah mendaftar, 300 lebih pembicara dari dalam dan luar negeri, serta dukungan dari lebih dari 30 asosiasi. Kami berharap DTI-CX 2025 menjadi wadah lahirnya solusi, kolaborasi, dan arah transformasi digital nasional ke depan.”

DTI-CX 2025 menampilkan lebih dari 150 perusahaan teknologi, menyuguhkan solusi inovatif dalam bidang cybersecurity, enterprise systems, cloud, AI, data analytics, hingga digital infrastructure. Lebih dari 12.000 profesional telah mendaftar untuk hadir. Toerangga Putra, selaku penyelenggara dan Presiden Direktur Adhouse Clarion Events menambahkan, “DTI-CX 2025 hadir untuk menyoroti adopsi digital di berbagai sektor, dan DCTI-CX melengkapinya dengan fokus pada infrastruktur data center – sebagai fondasi krusial dari transformasi digital yang kita dorong bersama. Dua forum ini menjadi wadah sinergi yang memperkuat ekosistem digital Indonesia secara menyeluruh.”

Komentar Facebook

Berita Terkait

Kepala BPOM Taruna Ikrar Tegaskan Aturan Baru Menyoal Keamanan dan Pengawasan Obat, Bukan regulasi SDM Apoteker di Ritel Modern
MN KAHMI Minta Program Tambang Rakyat Harus Pertimbangkan Aspek Lingkungan
Puspoll Indonesia: Kehadiran Langsung Presiden Prabowo di DPR Kirim Sinyal Optimisme dan Kepastian Arah Negara
Rakernas Inkopontren Dorong Modernisasi Koperasi Pesantren
Refleksi Harkitnas: Pendidikan Harus Melahirkan Pemimpin Berintegritas dan Berpihak kepada Rakyat
GASS D1, Salah Satu Relawan Pendukung Wali Kota Depok Terpilih Supian Suri Gelar Family Gathering dan Tasyakuran Berdirinya Yayasan Baru
Podcast “Suara Demokrasi” Resmi Diluncurkan: Bahas Isu Demokrasi Hingga Tren Viral
BLBI Rp 211 Triliun Belum Tuntas, Rio Setiawan LSM LIRA Kediri: Negara Harus Menang Melawan Pengemplang Uang Rakyat

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:01 WIB

Kepala BPOM Taruna Ikrar Tegaskan Aturan Baru Menyoal Keamanan dan Pengawasan Obat, Bukan regulasi SDM Apoteker di Ritel Modern

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:59 WIB

MN KAHMI Minta Program Tambang Rakyat Harus Pertimbangkan Aspek Lingkungan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:57 WIB

Puspoll Indonesia: Kehadiran Langsung Presiden Prabowo di DPR Kirim Sinyal Optimisme dan Kepastian Arah Negara

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:36 WIB

Refleksi Harkitnas: Pendidikan Harus Melahirkan Pemimpin Berintegritas dan Berpihak kepada Rakyat

Senin, 18 Mei 2026 - 08:10 WIB

GASS D1, Salah Satu Relawan Pendukung Wali Kota Depok Terpilih Supian Suri Gelar Family Gathering dan Tasyakuran Berdirinya Yayasan Baru

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:06 WIB

Podcast “Suara Demokrasi” Resmi Diluncurkan: Bahas Isu Demokrasi Hingga Tren Viral

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:01 WIB

BLBI Rp 211 Triliun Belum Tuntas, Rio Setiawan LSM LIRA Kediri: Negara Harus Menang Melawan Pengemplang Uang Rakyat

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:59 WIB

BPOM dan WHO Perbarui Kerja Sama 2026—2027, Ada Hibah Rp17 Miliar

Berita Terbaru