Aksi Bersih-bersih Danau Toba

- Editor

Selasa, 5 November 2024 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Clean Up Action! Dalam waktu kurang dari 3 jam, kegiatan ini berhasil mengumpulkan 12 ton eceng gondok yang menganggu kelestarian lingkungan di sekitar Danau Toba.

Clean Up Action! Dalam waktu kurang dari 3 jam, kegiatan ini berhasil mengumpulkan 12 ton eceng gondok yang menganggu kelestarian lingkungan di sekitar Danau Toba.

Siaranindonesia.com, SAMOSIR – AQUA, pelopor perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK), bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Samosir, dan Pandawara Group menggelar aksi bersih-bersih Danau Toba, salah satu destinasi wisata prioritas di Indonesia.

Bertajuk Clean-Up Action!, aksi bersih-bersih Danau Toba dipusatkan di Desa Lumban Suhi Suhi, Kabupaten Samosir, Senin (24/11/2024). Dalam waktu kurang dari 3 jam, kegiatan ini berhasil mengumpulkan 12 ton eceng gondok yang menganggu kelestarian lingkungan di sekitar Danau Toba.

Keberadaan eceng gondok sebagai tanaman pengganggu di sekitar lingkungan danau menjadi perhatian karena dikhawatirkan dapat menghambat aliran air, mengurangi kadar oksigen dalam air, dan menyebabkan kerusakan pada habitat ikan dan flora air lainnya.

Oleh karena itu, pengendalian eceng gondok sangat penting untuk kesehatan ekosistem danau.

Dari aksi bersih-bersih danau ini, dari eceng gondok yang terkumpul, 90% di antaranya akan dimanfaatkan menjadi pupuk, dan sisanya disumbangkan ke fasilitas pengolahan khusus, di mana eceng gondok dapat dijadikan bahan baku kerajinan tangan.

Jeffri Ricardo, Senior Sustainable Packaging Circularity Manager AQUA, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kampanye “100% Murni, 100% Petualangan Indonesia.”

“Tujuannya, untuk mempromosikan destinasi wisata prioritas dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan selama perjalanan wisata,” katanya.

Clean Up Action! di Danau Toba.

Kabupaten Toba, sebagai salah satu wilayah penyangga destinasi wisata Danau Toba, menghadapi tantangan dalam penanganan sampah rumah tangga, industri, maupun sektor pariwisata.

Berdasarkan Data Pusat Riset Lingkungan dan Teknologi Bersih Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), sejak 2022, Kabupaten Toba menghasilkan rata-rata 31.794 ton sampah per tahun.

Dari jumlah tersebut, hanya 0,94% sampah yang berhasil dikurangi, 37% ditimbun di tempat pemrosesan akhir (TPA), dan 62% lainnya tidak terkelola dengan baik.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Samosir Edison Pasaribu turut hadir dalam aksi bersih-bersih Danau Toba. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan untuk mengatasi tantangan lingkungan di Danau Toba, khususnya masalah eceng gondok yang harus segera ditanggulangi. Karena eceng gondok sangat cepat pertumbuhannya, kami harapkan semua kabupaten di kawasan Danau Toba ikut berperan. Kami berharap inisiatif ini bisa menginspirasi banyak pihak,” ujar Edison.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Final Project MI Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan ke Yogyakarta Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Peluang Berharga Bagi Anak Yatim, Yatim Puatu, Full Beasiswa SD, SMP, SMA di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok
SMP Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan adakan Kegiatan Big FieldTrip ke Bandung 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel
SMA Perguruan Rakyat 3 Gelar Kampus Visit dan Studi Tour 2026 ke Bandung Jawa Barat
RA Mumtaza Islamic School Gelar Big Fieldrtip Taman Safari Indonesia Tahun 2026
Bangun Jiwa Disiplin dan Kepemimpinan, SMP Jakarta 2 Gelar Kegiatan LDKS 2026 bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Depok
Glorious Jabodetabek 62006 Gelar Kegiatan Touring To Banten 2026
SMK Media Kreatif Kota Depok Adakan Kunjungan Industri ke Bandung Tahun 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:47 WIB

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Pancasila, Reformasi, dan IRT: Mencari Kerangka untuk Mengisi Kemerdekaan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Nobel Ekonomi 2026, Keluarga Jadi Fondasi Stabilitas Nasional

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:44 WIB

DANANTARA: MESIN INDUSTRIALISASI ATAU PEDAGANG KOMODITAS?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Sufmi Dasco Ahmad dalam Perspektif Fiqih: Politik Maslahah dan Seni Menjaga Titik Temu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Membaca Transformasi Polri dalam Mengawal Aspirasi Rakyat

Senin, 14 September 2026 - 15:45 WIB

Tragedi Kecelakaan Kapal dan Urgensi Evaluasi Total Sistem Keselamatan Pelayaran Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Energi, Informasi, dan Entropi: Mengapa Sistem Bisa Gagal Meski Sumber Dayanya Cukup

Berita Terbaru

Prayoga Sekretaris Jendral PP IRNA (Indonesia Raya Anti Narkoba)

Opini

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi

Jumat, 16 Okt 2026 - 05:47 WIB

Nasional

Mendesain Penguatan Party ID dalam RUU Pemilu

Jumat, 16 Okt 2026 - 02:39 WIB