Benih Garuda Nusantara dan BP2MI Jalin Kerja Sama, Tingkatkan Kesadaran Pekerja Migran

- Editor

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta – Sukabumi, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) bersama Yayasan Benih Garuda Nusantara menggelar sosialisasi intensif bagi calon dan mantan pekerja migran di Kota Sukabumi, Sabtu (12/10/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi lengkap dan akurat tentang prosedur bekerja di luar negeri, serta perlindungan yang diberikan pemerintah kepada para pekerja migran.

Dalam sosialisasi yang dihadiri oleh ratusan peserta, berbagai topik penting dibahas, mulai dari persyaratan menjadi pekerja migran, risiko yang mungkin dihadapi, hingga cara menghindari penipuan.

Narasumber dari BP2MI memberikan penjelasan detail mengenai program-program perlindungan yang telah dicanangkan pemerintah, seperti layanan bantuan hukum, repatriasi, dan pemulangan jenazah.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap pekerja migran asal Indonesia, khususnya dari Sukabumi, berangkat ke luar negeri dengan persiapan yang matang dan mendapatkan perlindungan yang maksimal,” ujar Benny Rhamdani, Kepala BP2MI.

Sementara itu, Resna Oktaviana, Dewan Pembina Yayasan Benih Garuda Nusantara, mengungkapkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam melindungi pekerja migran.

“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya bekerja secara legal dan mendapatkan informasi yang benar sebelum berangkat ke luar negeri,” katanya.

Resna juga berharap BP2MI bisa terus berkerja sama dengan Yayasan Benih Garuda Nusantara.

“Dan kegiatan ini merupakan kali kedua setelah sebelumnya juga digelar acara yang sama di hotel Mahoni Sukabumi 5 Oktober 2024,” ungkap Resna.

Menurut Resna, dengan adanya sosialisasi Migran Indonesia ini menambah wawasan sekaligus informasi terkait perusahaan yang bodong atau yang tidak terdapat di BP2MI.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Mendesain Penguatan Party ID dalam RUU Pemilu
Menhut Raja Juli Ungkap 5-6 Perusahaan Terancam Dicabut Izinnya akibat Karhutla
Kepala BPOM Taruna Ikrar Ajak Ratusan Ribu Apoteker IAI Bersinergi Perkuat Ketahanan Obat Nasional
Taruna Ikrar Dorong Mahasiswa Unram Bangun Kepemimpinan Berbasis Neurosains
SMA Perguruan Rakyat 3 Gelar Kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) Bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun 2026
PB HMI Soroti Gaya Baru Kapolri Suyudi, Dekat dengan Warga dan Tegas Berantas Narkoba
TMI Kabupaten Muna dan BPD Sultra Sosialisasi Layanan KUR Petani Sawah dan KUR Alsintan
Optimalisasi Investasi Daerah, Bupati Lampung Selatan Tawarkan Solusi Kolaborasi Pusat dan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:47 WIB

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Pancasila, Reformasi, dan IRT: Mencari Kerangka untuk Mengisi Kemerdekaan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Nobel Ekonomi 2026, Keluarga Jadi Fondasi Stabilitas Nasional

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:44 WIB

DANANTARA: MESIN INDUSTRIALISASI ATAU PEDAGANG KOMODITAS?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Sufmi Dasco Ahmad dalam Perspektif Fiqih: Politik Maslahah dan Seni Menjaga Titik Temu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Membaca Transformasi Polri dalam Mengawal Aspirasi Rakyat

Senin, 14 September 2026 - 15:45 WIB

Tragedi Kecelakaan Kapal dan Urgensi Evaluasi Total Sistem Keselamatan Pelayaran Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Energi, Informasi, dan Entropi: Mengapa Sistem Bisa Gagal Meski Sumber Dayanya Cukup

Berita Terbaru

Prayoga Sekretaris Jendral PP IRNA (Indonesia Raya Anti Narkoba)

Opini

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi

Jumat, 16 Okt 2026 - 05:47 WIB

Nasional

Mendesain Penguatan Party ID dalam RUU Pemilu

Jumat, 16 Okt 2026 - 02:39 WIB