Mpok Esa Wakili Kota Depok Kuatkan Jaringan Gen G dan Ulama Perempuan Muda

- Editor

Jumat, 13 September 2024 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, BANDUNG – Yunia Esa Susila alias Mpok Esa yang aktif sebagai pengurus Fatayat NU Kota Depok mewakili Kota Belimbing dalam pertemuan Ulama Perempuan Muda dan simpul jaringan Gen G yang diinisasi Simpul Rahima.

Pertemuan di Grand Tjokro Premiere, Jl. Cihampelas, Bandung, Kamis (12/9/2024), tersebut diikuti 11 orang aktivis dari berbagai organisasi.

Perinciannya, Simpul Rahima 5 orang, Iteung Gugat 1 orang, Swara Saudari 1 orang, Obrolan Gender 1 orang, WCC Durebang 2 orang, Jakatarub 2 orang, SAPA Institute 2 orang, KPI Jawa Barat 2 orang, JAJ Youth 2 orang, LBH APIK Jawa Barat 2 orang.

“Kegiatan kali ini merupakan salah satu upaya untuk menuntaskan masalah ketimpangan gender, kekerasan seksual, juga masalah sosial lainnya di Kota Depok yang berdampak pada kelangsungan pendidikan generasi penerus bangsa,” kata Mpok Esa.

Selain menjadi pengurus Fatayat NU Kota Depok, Mpok Esa juga merupakan pengurus  Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Depok, Dewan Masjid Indonesia Kota Depok, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok.

Menurutnya, kegiatan di Bandung bersama Simpul Rahima tersebut menjadi kesempatan penting untuk berkonsolidasi dengan rekan-rekan aktivis. Di forum itu pula, ia menyampaikan masalah-masalah untuk di bahas dan dicarikan solusi bersama – sama.

Rahima merupakan organisasi masyarakat sipil yang memiliki cita-cita terwujudnya kultur dan struktur sosial yang berkeadilan dengan terpenuhinya hak-hak perempuan sebagai hak asasi manusia. Cita-cita itu diperjuangkan melalui dua misi yaitu pengakuan pada otoritas ulama perempuan dan memampukan mereka sebagai agen perubahan terutama di akar rumput.

Guna mewujudkan misi tersebut, Rahima berupaya memperkuat pengetahuan dan skill perempuan ulama terkait dengan kajian Islam yang adil gender, kesehatan reproduksi, pengorganisasian, analisis sosial, dakwah transformatif, dan literasi digital.

Rahima mendukung perempuan ulama simpul Rahima untuk secara aktif berkolaborasi dan melakukan advokasi di ruang khidmah dan wilayahnya masing-masing.

Pendidikan pengaderan ulama perempuan (PUP) telah dilakukan sejak 2005 hingga sekarang, yaitu angkatan ke-7. Rahima melahirkan perempuan ulama dari tujuh angkatan di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sulawesi Selatan dan Solo Raya-Jawa Tengah.

Pada Juni 2022 Rahima memulai membuka pendidikan PUP Muda Angkatan Pertama di Jawa Barat. Sebanyak 32 orang ulama perempuan muda terpilih dari 76 peserta yang mengikuti tes. Dari 32 orang peserta terpilih terdapat 8 orang peserta laki-laki dan 24 peserta perempuan.

Mereka berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat, yakni Bandung Raya, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Purwakarta, Bekasi, Depok, Bogor. Majalengka, Cirebon, Indramayu, Cianjur, Kuningan, Karawang, Subang, dan Banjar.

Ulama Perempuan yang tergabung dengan jaringan Gen G juga aktif melakukan konsolidasi untuk menguatkan otoritas Ulama Perempuan dalam melakukan perubahan sosial dan juga untuk menguatkan jaringan Gen G dalam melakukan gerakan bersama.

Maka dari itu, Rahima mengadakan pertemuan Ulama Perempuan Muda dan jaringan Gen G dalam pembuatan kertas posisi dan membicarakan isu advokasi bersama di wilayah Jawa Barat.

Beberapa point tujuan dari kegiatan di Bandung mencakup menguatnya jaringan Gen G dan Ulama Perempuan Muda sebagai gerakan, mempersiapkan pembuatan kertas posisi jaringan Gen G Jawa Barat, dan terbentuknya strategi advokasi bersama di jaringan Gen G Jawa Barat.

Mpok Esa meyakini kegiatan yang di adakan Rahima ini, dapat Berdampak positif bagi perubahan di Kota Depok, Melalui visi misi Rahima yang bisa di kolaborasikan dengan program program penuntasan isu sosial di Kota Depok.

 

 

 

Komentar Facebook

Berita Terkait

Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wakil Bupati Nduga di PTUN Jayapura
Pimpin DPC PERADI Kebumen 2026–2031, Anita Nosa: Yang Baik Dilanjutkan, Yang Belum Ada Diadakan
Arwani Thomafi: Lima Mutiara Menjadi Pedoman Berkhidmah untuk Kemaslahatan Umat
Mengenal Anita Nosa, Sosok yang Berpotensi Jadi Ketua DPC PERADI Kebumen
Perhimpunan Pembangunan Merah Putih Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Dari Sampah Menjadi Berkah, KKN Berdampak UNIMUGO Ajak Warga Kebagoran Hidupkan Kembali Bank Sampah
Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa KKN UNIMUGO Dampingi Legalitas NIB dan HKI Usaha Melinjo di Kaligending
Mahasiswa KKN Unimugo Kenalkan Inovasi Olahan Biji Melinjo Menjadi Tepung dan Kerupuk kepada Masyarakat Desa Kaligending 

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:48 WIB

Karhutla di Lahan Gambut, Pemerintah Andalkan Pasukan Darat di Kalbar

Jumat, 4 September 2026 - 22:35 WIB

Redakan Asap Kalbar, Pemerintah Maksimalkan Potensi Awan Hujan 4-8 September

Jumat, 4 September 2026 - 14:41 WIB

Taruna Ikrar : Kolaborasi ABG Perkuat Industri Probiotik dan Ekosistem Keamanan Pangan

Jumat, 4 September 2026 - 13:43 WIB

Menhut Ucapkan Terima Kasih: Keikhlasan Keluarga Kuatkan Manggala Agni Hadapi Karhutla

Kamis, 3 September 2026 - 21:09 WIB

Menhut Raja Antoni Pantau Langsung Karhutla Kubu Raya Kalbar, Pendinginan Dimassifkan

Kamis, 3 September 2026 - 20:43 WIB

Cahyo Subroto Bagikan Pelajaran dari Kegagalan Awal hingga Pertumbuhan MrScraper

Rabu, 2 September 2026 - 18:10 WIB

Potensi Awan Hujan 10-15 September di Jambi Meluas, Pemerintah Perkuat OMC

Rabu, 2 September 2026 - 17:05 WIB

Cak Imin, HMI, dan Penyakit Mental Sektarianisme

Berita Terbaru