Punya Prestasi Bagus, Hasan Bayuni Kembali Jabat Direktur PKU Sruweng

- Editor

Selasa, 2 April 2024 - 17:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebumen, Siaran Indonesia – Dokter Hasan Bayuni kembali menjabat Direktur RS PKU Muhammadiyah Sruweng masa bakti 2024-2027. Dilantiknya Hasan Bayuni sebagai direktur, lantaran ia dianggap sukses membawa PKU Sruweng kian melaju pesat.

Pelantikan dan sumpah jabatan direktur dan wakil direktur masa bakti 2024-2027 ini, dipimpin langsung oleh Ketua Daerah Muhammadiyah (PDM) Kebumen, Puji Handoko di Pendopo Kecamatan Sruweng, Selasa (2/3/2024).

Hadir dalam acara pelantikan kemarin, Pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kebumen, Pengurus PCM Sruweng, jajaran Forkompimcam serta para rekanan dan pengurus RS PKU Muhammadiyah Sruweng.

Direktur terlantik, dr Hasan Bayuni mengatakan pihaknya bersyukur bahwa Pimpinan Muhammadiyah Kebumen dan PCM Sruweng masih memberikan amanah kembali sebagai direktur di periode ke 3 ini sampai tahun 2027.

Ia mengatakan, dalam kurun empat tahun kedepan PKU Muhammadiyah Sruweng diharapkan semakin dekat dengan visinya, yaitu menjadi rumah sakit pilihan utama di Kabupaten Kebumen yang memberikan pelayanan prima dan islami dengan berorientasi terhadap kepuasan pelanggan.

“Visi itu dibuat sejak tahun 2015 dan ditargetkan akan terwujud di tahun 2030 atau dalam kurun waktu 15 tahun, dalam kurun waktu itu itu kita menyusun 3 tahapan Rencana Strategi (Renstra), dengan masing-masing renstra berlaku 5 tahun, saat ini masih dalam tahap Renstra ke 2 yang akan selesai di tahun 2025,” katanya.

Hasan menyebutkan, dalam tahapan Rencana Strategi (Renstra) ke 3 hingga tahun 2030 akan terjadi masa transisi, hal itu dikarenakan karena masa jabatan struktur yang dilantik saat ini hanya sampai di tahun 2027.

“Amanahnya sampai 2027, maka ini adalah masa transisi antara renstra ke 2 dan renstra ke 3 maka diharapkan nanti RS PKU Muhammadiyah Sruweng semakin mendekati tahun 2030 semakin mendekati pelayanan yang diidamkan masyarakat,” katanya.

Selain itu, dalam tahapan renstra ke 2 ini sejak tahun 2021 RS PKU Sruweng melakukan pembangunan gedung baru yang memiliki 5 lantai. Gedung berwarna emas ini dengan fasilitas canggih akan beroperasi sepenuhnya pada 1 JUli 2024 mendatang.

“Gedung baru ini dinamakan Golden Building Nyai Walidah, nama itu disematkan karena gedung RS PKU Sruweng berwarna emas, warna itu dipakai agar menjadi iconic di kebumen, karena belum ada banguan besar di kebumen yang berwarna emas, selain itu warna ini menjadi simbol semangat kita untuk mencapai masa keemasan,” jelasnya.

Gedung baru PKU Sruweng ini dibangun dengan menerapkan standar kelas kota besar dan standar nasional. Baik dari segi bangunan hingga peralatan yang menggunakan peralatan terbaik. Seperti peralatan operasi yang diimpor langsung dari Jepang hingga ruang icu sudah bilik dan tidak pakai gorden.

“Jadi masing-masing pasien sudah mendapatkan satu kamar privacy yang nyaman, kita juga siapkan ruang persalinan yang lebih nyaman dengan fasilitas lengkap, seperti ruang ac kamar mandi dalam, tv serta ruang tunggu pasien yang nyaman, fasilitas yang kita berikan untuk pasien dengan kelas rendah pun akan mendapatkan fasilitas satu kamar dua pasien,” katanya.

Hasan menambahkan, “Dengan dibangunya gedung baru ini memiliki tujuan memberikan pelayanan yang semakin baik untuk masyarakat, meskipun kebumen kota kecil tidak ada salahnya masyarakatnya mendapatkan fasilitas pelayanan kesehatan kelas nasional, untuk kualitas biarkan masyarakat yang menilai pelayanan kami, selain kita memberikan fasilitas yang canggih, kita juga harus meningkatkan dari segi kualitas SDMnya, semoga dengan pelayanan yang baik ini makin dirasakan masyarakat dan semakin sejahtera karnanya,” pungkas Hasan.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Dari Sampah Menjadi Berkah, KKN Berdampak UNIMUGO Ajak Warga Kebagoran Hidupkan Kembali Bank Sampah
Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa KKN UNIMUGO Dampingi Legalitas NIB dan HKI Usaha Melinjo di Kaligending
Mahasiswa KKN Unimugo Kenalkan Inovasi Olahan Biji Melinjo Menjadi Tepung dan Kerupuk kepada Masyarakat Desa Kaligending 
Tingkatkan Nilai Jual, Mahasiswa KKN Unimago Sosialisasikan Label, Desain Kemasan, dan Diversifikasi Produk Olahan Sawo di desa Kaligending
Atasi Sawah Puso dan Siasati Terbatasnya Masa Panen, Mahasiswa KKN UNIMOGO Ganti Sekam Padi Jadi Briket Ekonomi Kreatif di Desa Peniron
Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok
Tunjukkan Jiwa Wirausaha, Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Raih Prestasi di Studenpreneur Bootcamp MCEBI 2026
Penerimaan Mahasiswa Baru 2026, STMIK Kebumen Buka Dua Sekretariat Sekaligus

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Dari Sampah Menjadi Berkah, KKN Berdampak UNIMUGO Ajak Warga Kebagoran Hidupkan Kembali Bank Sampah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa KKN UNIMUGO Dampingi Legalitas NIB dan HKI Usaha Melinjo di Kaligending

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Tingkatkan Nilai Jual, Mahasiswa KKN Unimago Sosialisasikan Label, Desain Kemasan, dan Diversifikasi Produk Olahan Sawo di desa Kaligending

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Atasi Sawah Puso dan Siasati Terbatasnya Masa Panen, Mahasiswa KKN UNIMOGO Ganti Sekam Padi Jadi Briket Ekonomi Kreatif di Desa Peniron

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:51 WIB

Tunjukkan Jiwa Wirausaha, Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Raih Prestasi di Studenpreneur Bootcamp MCEBI 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 13:40 WIB

Penerimaan Mahasiswa Baru 2026, STMIK Kebumen Buka Dua Sekretariat Sekaligus

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:09 WIB

Ketua DPD Tani Merdeka Kebumen Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi Tanpa Pandang Bulu

Berita Terbaru