Omzet Penjualan Kurma di Pasar Jatinegara Naik 75 Persen

- Editor

Jumat, 15 Maret 2024 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com – Memasuki Ramadan 1445 H, omzet penjualan kurma di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, mengalami kenaikan sekitar 50 hingga 75 persen dibanding hari biasa.

Elawati (48), salah seorang pedagang kurma di pasar tersebut mengatakan, sejak sepekan sebelum Ramadan konsumen banyak memburu buah khas dari Timur Tengah ini. Dia memperkirakan, penjualan akan terus meningkat hingga jelang Idul Fitri nanti.

“Alhamdulillah, dari awal puasa omzet penjualan naik sekitar 50 hingga 75 persen. Biasanya sampai akhir puasa nanti atau sepekan jelang lebaran masih banyak yang belanja kurma,” katanya, Kamis (14/3).

Menurutnya, para pembeli kurma bukan hanya untuk keperluan berbuka dan sahur di rumah, namun ada yang untuk oleh-oleh ke kampung atau disedekahkan ke masjid atau musala.

Meningkatnya penjualan kurma dirasakan pula oleh Dwi (51), pedagang yang membuka kios di Pasar Jatinegara. Dia mengungkapkan, pascapendemi COVID-19 pembeli meningkat cukup sginifikan.

“Alhamdulillah, tahun ini pembelinya sangat ramai dibanding tahun lalu. Karena mungkin perekonomian juga sudah normal kembali,” ujarnya.

Di kiosnya, Dwi menjual berbagai jenis kurma seperti Kurma Madinah, Kurma Sukari, Kurma Tangkai Madu, Kurma Nabi, Kurma Medjool Palestina dan Kurma Mesir. Masing-masing memiliki karakteristik bentuk, cita rasa dan harga yang berbeda.

Dari sekian banyak jenis kurma, jelas Dwi, yang favorit dan paling diburu konsumen adalah jenis Kurma Sukari dan Kurma Golden Valey.

“Jenis Kurma Sukari dan Kurma Golden Valey, paling banyak dibeli orang. Mungkin, karena harganya standar dan rasanya enak, cocok dengan lidah orang Indonesia,” ungkap Dwi, sambil senyum.

Untuk harga Kurma Sukari, Dwi mengaku menjual Rp 60 ribu per kilogram dan Kurma Golden Valey Rp 50 ribu per kilogram.

“Jika belanja di atas lima kilogram, saya kasih diskon,” tuturnya, berpromosi.

Rahmat (49), warga Batu Ampar, Kramat Jati, mengaku setiap Ramadan dan jelang Idul Fitri selalu belanja kurma di pasar ini karena harganya lebih murah dibanding di tempat lain.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Bahlil, AMPI dan Komitmen Kerakyatan yang Manusiawi
Pengurus Nasional dan DKI Jakarta BMI Hadir Dan Ramaikan Puncak HUT ke-25 Partai Demokrat Di GBK
KAHMI untuk Kedaulatan Bangsa, Rumuskan Rekomendasi Strategis untuk Pemerintah
Cegah Karhutla Berdampak ke Satwa, Menhut Raja Antoni Perkuat Gerak Cepat Rescue
Penegakan Hukum Karhutla, Menhut Raja Antoni Segel Lokasi di Lapangan
Cegah Disinformasi di Era AI, Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UHO Gelar Pekan Literasi AI Pemilu
Legislator Fraksi PAN Dukung RUU Reforma Agraria untuk Keadilan Tanah
UP PKB Kedaung Angke Perkuat Pelayanan Prima, Tegas Tolak Pungli

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 13:51 WIB

Bahlil, AMPI dan Komitmen Kerakyatan yang Manusiawi

Kamis, 10 September 2026 - 08:35 WIB

Pengurus Nasional dan DKI Jakarta BMI Hadir Dan Ramaikan Puncak HUT ke-25 Partai Demokrat Di GBK

Rabu, 9 September 2026 - 20:24 WIB

KAHMI untuk Kedaulatan Bangsa, Rumuskan Rekomendasi Strategis untuk Pemerintah

Rabu, 9 September 2026 - 18:41 WIB

Cegah Karhutla Berdampak ke Satwa, Menhut Raja Antoni Perkuat Gerak Cepat Rescue

Rabu, 9 September 2026 - 18:16 WIB

Penegakan Hukum Karhutla, Menhut Raja Antoni Segel Lokasi di Lapangan

Selasa, 8 September 2026 - 13:54 WIB

Legislator Fraksi PAN Dukung RUU Reforma Agraria untuk Keadilan Tanah

Selasa, 8 September 2026 - 09:46 WIB

UP PKB Kedaung Angke Perkuat Pelayanan Prima, Tegas Tolak Pungli

Senin, 7 September 2026 - 18:11 WIB

CPH Desak Polda Malut Segera Tetapkan Tersangka dalam Dugaan Kasus janggal Rp6,7 Miliar pada Dinas Lingkungan Hidup Halmahera Utara

Berita Terbaru

Nasional

Bahlil, AMPI dan Komitmen Kerakyatan yang Manusiawi

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:51 WIB