Mengetahui Suasana Ramadhan di kampung terpadat se-asia Tenggara

- Editor

Selasa, 5 Maret 2024 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com-Kampung Rawa, Kampung ini luasnya Kurang lebih 3 hektar,tidak terlalu besar namun ada yang membuat beda. karena di sini penduduknya mencapai lebih dari 26.000 jiwa.

Kampung ini tepatnya terletak di kecamatan Johar Baru Jakarta Pusat. Satu rumah berukuran kecil di sini bisa dihuni oleh lima hingga enam orang.

jarak antar rumah di kampung rawa berdempetan. untuk mengakses Kampung ini harus berjalan kaki Karena jalannya yang cukup sempit dan tak bisa dilalui kendaraan roda empat.

Disebut Kampung Rawa karena dulunya daerah perkampungan ini merupakan rawa-rawa yang kemudian dihuni oleh warga.

pada Ramadan Masyarakat Kampung Rawa memiliki beragam aktivitas salah satunya ibu-ibu yang memasak dan menjual takjil bersama-sama. Mereka mulai mempersiapkan dagangan mulai jam 10 pagi hingga 2 siang.

karena tinggal di lingkungan padat penduduk. warga mengaku tak sulit menjual seluruh takjil yang dibuat.

selain menjual takjil ada sekitar 20 rumah warga Kampung Rawa yang memproduksi tempe. Seluruh proses pembuatan tempe dilakukan di rumah, walaupun jumlah pekerja hanya 3 orang.

Satu rumah produksi tempe bisa menghasilkan 70 kg hingga 1 kuintal tempe. tempe ini nantinya akan dijual ke pasar seharga 5.000 per kemasan.

aktivitas masyarakat Kampung Rawa yang beragam serta suasana kampung yang ramai memang disebabkan padatnya penduduk dikampung ini.

Tak jarang kepadatan penduduk ini justru menjadi masalah. menurut Lurah Kampung Rawa masalah yang kerap terjadi dikampung ini adalah tawuran pada Ramadhan.

Namun untuk saat ini masalah tawuran dikampung terpadat bisa diatasi berkat sinergi lurah dengan babinsa dan TNI Polri.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Keterlibatan Danantara di KSSK Perkuat Sinkronisasi Kebijakan Ekonomi Nasional
GUNTUR Sultra: Kebijakan Prabowo Beri Kesempatan Setara bagi UMKM Naik Kelas
Generasi Z Junjung Keberagaman, Namun Masih Rentan Terpapar Hoaks dan Konten Kebencian
Puspoll Indonesia: Pelibatan Danantara di KSSK Perlu Dimaknai sebagai Penguatan Koordinasi, Bukan Perubahan Struktur Hukum
Akun Instagram 1 Juta Followers Yunita Kariman Hilang Tanpa Peringatan, Ungkap Bahaya Report Massal
BPOM Perkuat Ekosistem UMK Pangan Olahan, Taruna Ikrar Luncurkan Program SAPA SEMESTA untuk Tingkatkan Daya Saing
Reklamasi Pertambangan Tidak Boleh Berhenti pada Formalitas, Saatnya Menjadikan Kepastian Hukum sebagai Fondasi Pemulihan Ekologis
GUNTUR Sultra Dukung Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Peran Koperasi dan UMKM Kelola Sektor Strategis
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:33 WIB

Keterlibatan Danantara di KSSK Perkuat Sinkronisasi Kebijakan Ekonomi Nasional

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:59 WIB

GUNTUR Sultra: Kebijakan Prabowo Beri Kesempatan Setara bagi UMKM Naik Kelas

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:33 WIB

Generasi Z Junjung Keberagaman, Namun Masih Rentan Terpapar Hoaks dan Konten Kebencian

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:44 WIB

Akun Instagram 1 Juta Followers Yunita Kariman Hilang Tanpa Peringatan, Ungkap Bahaya Report Massal

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:45 WIB

BPOM Perkuat Ekosistem UMK Pangan Olahan, Taruna Ikrar Luncurkan Program SAPA SEMESTA untuk Tingkatkan Daya Saing

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:08 WIB

Reklamasi Pertambangan Tidak Boleh Berhenti pada Formalitas, Saatnya Menjadikan Kepastian Hukum sebagai Fondasi Pemulihan Ekologis

Senin, 27 Juli 2026 - 18:51 WIB

GUNTUR Sultra Dukung Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Peran Koperasi dan UMKM Kelola Sektor Strategis

Senin, 27 Juli 2026 - 13:32 WIB

Kawal Tata Kelola dan Keberlanjutan Korporasi, Presiden Komisaris PT Mustika Ratu Tbk Perkuat Langkah Menuju Pasar Global

Berita Terbaru