Terkait Polemik SDN Pondokcina 01, Ini Penjelasan Disdik Depok

- Editor

Jumat, 11 November 2022 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranIndonesia.com-Dinas Pendidikan Kota Depok angkat bicara terkaiat polemik yang terjadi di SDN Pondokcina 01, Beji.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Wijayanto mengungkapkan, bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi terkait kebijakan relokasi SDN Pocin 01 yang akan dibangun masjid oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Dinas Pendidikan dan Kepala Sekolah sudah mensosialisasikan rencana relokasi SDN Pondok Cina 1 ke SDN Pondokcina 3 dan 5 kepada orang tua murid/komite sekolah/LPM/Tokoh masyarakat dan aparat setempat,” ujar Wijay kepada wartawan, Jumat (11/11).

Ia menambahkan, relokasi sekolah dilakukan karena adanya rencana pembangunan masjid jami di lokasi SDN Pondokcina 01. Selain itu, relokasi juga didasari pertimbangan keamananan dan keselamatan siswa karena lokasi sekolah tersebut berada dipinggir Jalan Raya Margonda.

“Masjid di Jalan Margonda nantinya sebagai sarana ibadah yang dibutuhkan warga, terutama para pengguna jalan dan pembangunannya dilakukan oleh Provinsi Jawa Barat pada awal tahun 2023,” paparnya.

Untuk kelanjutan proses belajar siswa, lanjutnya, Kepala Sekolah telah mengeluarkan surat pemberitahuan kepada orang tua siswa per tanggal 3 November 2022 yang berbunyi tanggal 7 – 11 November 2022 dilakukan BDR (Belajar dari Rumah), tanggal 14 Nopember 2022 dan seterusnya proses KBM dilakukan di lokasi SDN Pondokcina 3 dan 5.

Selama proses BDR, kata dia, dilakukan pemindahan sarana dan prasarana yang diperlukan untuk proses belajar (kursi, meja dll) ke lokasi SDN Pondok Cina 5.

“Selanjutnya akan dilakukan merger (penggabungan) sekolah yang ada di Kelurahan Pondokcina menyesuaikan jumlah siswa dan sarana ruang belajar yang ada pada tahun ajaran baru (Juni 2023),” jelasnya.

Sementara itu Plt Kepala SDN Pondokcina 01, Sri Widiyati menambahkan, pihaknya sudah mengambil langkah-langkah untuk melakukan sosialisasi terkait relokasi.

Ia juga mengatakan, dari total siswa 362 orang, yang kemarin masih memaksakan masuk sekolah hanya sekitar 20 orang dan sisanya mematuhi surat edaran untuk BDR.

“Itu pun (20 orang,red) sepertinya ada yang sengaja menggerakan. Kami juga menduga sepertinya ada yang mengatur untuk memojokan pihak sekolah. Mayoritas orang tua malah enggak mau ikut-ikutan, yang penting anaknya bisa sekolah,” pungkasnya.

 

Komentar Facebook

Berita Terkait

Kepala BPOM Taruna Ikrar Tinjau Program Makan Bergizi Gratis dan Resmikan Pusat Tanaman Obat Bahan Alam di Palembang
Keterlibatan Danantara di KSSK Perkuat Sinkronisasi Kebijakan Ekonomi Nasional
GUNTUR Sultra: Kebijakan Prabowo Beri Kesempatan Setara bagi UMKM Naik Kelas
Generasi Z Junjung Keberagaman, Namun Masih Rentan Terpapar Hoaks dan Konten Kebencian
Puspoll Indonesia: Pelibatan Danantara di KSSK Perlu Dimaknai sebagai Penguatan Koordinasi, Bukan Perubahan Struktur Hukum
Akun Instagram 1 Juta Followers Yunita Kariman Hilang Tanpa Peringatan, Ungkap Bahaya Report Massal
BPOM Perkuat Ekosistem UMK Pangan Olahan, Taruna Ikrar Luncurkan Program SAPA SEMESTA untuk Tingkatkan Daya Saing
Reklamasi Pertambangan Tidak Boleh Berhenti pada Formalitas, Saatnya Menjadikan Kepastian Hukum sebagai Fondasi Pemulihan Ekologis

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:24 WIB

Kepala BPOM Taruna Ikrar Tinjau Program Makan Bergizi Gratis dan Resmikan Pusat Tanaman Obat Bahan Alam di Palembang

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:33 WIB

Keterlibatan Danantara di KSSK Perkuat Sinkronisasi Kebijakan Ekonomi Nasional

Jumat, 31 Juli 2026 - 12:59 WIB

GUNTUR Sultra: Kebijakan Prabowo Beri Kesempatan Setara bagi UMKM Naik Kelas

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:04 WIB

Puspoll Indonesia: Pelibatan Danantara di KSSK Perlu Dimaknai sebagai Penguatan Koordinasi, Bukan Perubahan Struktur Hukum

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:44 WIB

Akun Instagram 1 Juta Followers Yunita Kariman Hilang Tanpa Peringatan, Ungkap Bahaya Report Massal

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:45 WIB

BPOM Perkuat Ekosistem UMK Pangan Olahan, Taruna Ikrar Luncurkan Program SAPA SEMESTA untuk Tingkatkan Daya Saing

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:08 WIB

Reklamasi Pertambangan Tidak Boleh Berhenti pada Formalitas, Saatnya Menjadikan Kepastian Hukum sebagai Fondasi Pemulihan Ekologis

Senin, 27 Juli 2026 - 18:51 WIB

GUNTUR Sultra Dukung Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Peran Koperasi dan UMKM Kelola Sektor Strategis

Berita Terbaru