Rumah Adat Rangken Khas Indramayu Tinggal 2 yang Tersisa

- Editor

Selasa, 15 Februari 2022 - 01:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com-Rumah Rangken merupakan rumah adat yang berada di kawasan Desa Totoran, Blok Bonjot, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Seperti halnya rumah tradisional, Rumah Rangken atau Rumah Atep banyak menggunakan bahan baku alam, yakni terbuat dari bambu dengan atap daun nipah berbentuk limas.

Asal mula nama Rangken sendiri adalah sebutan dari daun nipah yang sudah dikeringkan lalu disusun rapih untuk atap rumah.

Menurut informasi yang didapat, daerah tersebut dahulunya adalah kawasan hutan di wilayah pesisir yang banyak terdapat daun nipah. Hutan itu pun kemudian dibabat untuk dijadikan sebuah permukiman atau kampung, daun nipah dari hutan itu lalu dimanfaatkan masyarakat guna membuat rumah.

Namun sayangnya, rumah-rumah yang mengandung nilai kearifan lokal serta terbuat dari materi yang tanggap akan kondisi alam setempat kini mulai banyak tergantikan dengan konstruksi rumah dari tembok dan semen.

Termasuk keberadaan Rumah Rangken yang saat ini mulai berkurang karena dianggap oleh pemerintah desa setempat sebagai rumah tidak layak huni, sehingga dilakukan pembedahan. Padahal, Rumah Rangken tersebut menjadi rumah khas Kabupaten Indramayu terutama warga yang berlokasi di Desa Totoran dan Desa Pabean Ilir.

Rumah tradisional Rangken juga termasuk dalam Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Menurut salah seorang warga di Blok Bonjot Desa Totoran, Masiyem (65) menyampaikan, di blok tempat tinggalnya bahkan hanya tersisa dua unit Rumah Rangken saja, karena sudah banyak yang dibedah.

Disampaikan Dasminih, Rumah Rangken yang masih tersisa itu berdiri di atas tanah desa. Warga kemudian menyewa tanah tersebut sebesar Rp50.000 per tahun kepada pemerintah desa. Dia pun berharap, pemerintah bisa membantu menganti atap Rumah Rangken tersebut, terlebih sekarang ini sudah memasuki musim penghujan.

Hal itu, kata dia, sebagai upaya dalam melestarikan Rumah Rangken yang jumlahnya kini hanya tersisa beberapa unit saja. “Rumah yang ditinggali anak saya ini masih asli, tapi sering bocor,” ujar Dia.

 

 

 

Komentar Facebook

Berita Terkait

GUNTUR Sultra: Kebijakan Prabowo Beri Kesempatan Setara bagi UMKM Naik Kelas
Generasi Z Junjung Keberagaman, Namun Masih Rentan Terpapar Hoaks dan Konten Kebencian
Puspoll Indonesia: Pelibatan Danantara di KSSK Perlu Dimaknai sebagai Penguatan Koordinasi, Bukan Perubahan Struktur Hukum
Akun Instagram 1 Juta Followers Yunita Kariman Hilang Tanpa Peringatan, Ungkap Bahaya Report Massal
BPOM Perkuat Ekosistem UMK Pangan Olahan, Taruna Ikrar Luncurkan Program SAPA SEMESTA untuk Tingkatkan Daya Saing
Reklamasi Pertambangan Tidak Boleh Berhenti pada Formalitas, Saatnya Menjadikan Kepastian Hukum sebagai Fondasi Pemulihan Ekologis
GUNTUR Sultra Dukung Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Peran Koperasi dan UMKM Kelola Sektor Strategis
Kawal Tata Kelola dan Keberlanjutan Korporasi, Presiden Komisaris PT Mustika Ratu Tbk Perkuat Langkah Menuju Pasar Global

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:40 WIB

Milad ke-10 Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago, Pimpinan Pesantren Ingatkan Spirit Tebar Manfaat Tanpa Batas

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pelatihan AI GP Ansor Depok Disambut Antusias, Yuni Indriany: Anak Muda Harus Jadi Pencipta Teknologi

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:48 WIB

Pengajian Al-Hikam Jadi Ruang Refleksi Pembangunan, Rohmat Rospari: Mari Menilai Secara Utuh

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:18 WIB

Di Pengajian Al-Hikam, Wali Kota Depok Supian Suri Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:57 WIB

BNN Kota Depok Libatkan MUI dalam Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional 2026, Rohmat Rospari: Pencegahan Dimulai dari Keluarga

Minggu, 26 Juli 2026 - 19:32 WIB

Meneguhkan Tauhid atas Rezeki: Ketika Ikhtiar Bertemu dengan Keyakinan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:11 WIB

Milad 10th Pergerakan PRIMAGO, 1 Dekade Tumbuh Berkembang dan Bermanfaat Tanpa Batas

Berita Terbaru