Nostalgia Toko Roti Legendaris Ibu Kota

- Editor

Selasa, 21 Desember 2021 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com-Roti merupakan makanan  yang banyak di gemari oleh berbagai kalangan usia mulai dari anak anak hingga dewasa. Saat ini ada beberapa toko roti legendaris yang masih buka di ibukota salah satunya roti lau yang terletak di kawasan Fatmawati Jakarta Selatan yang sudah ada sejak 1942.

Diawali berjualan dengan gerobak, saat ini toko roti legendaris sudah memiliki cabang toko serta ratusan gerobak. Proses produksi dimulai pada pukul 04.00 pagi setiap harinya, mulai dari pembuatan adonan, pemanggangan, penggorengan serta pengisian rasa pada setiap roti.

Penerus generasi kedua toko roti lau yaitu low baekhyun mengatakan bahwa kunci sukses tetap eksis hingga saat ini ialah karena masih menggunakan resep lama hingga sekarang. Berbagai jenis roti dan rasa tersedia disini, mulai dari roti gambang roti, kacang roti coklat dan masih banyak lainnya.

Dalam proses pembuatan roti lau ini tidak memakai bahan pengawet sama sekali dan masih memakai resep lama jadi pasti rasanya lebih nikmat.

Habibah seorang pelanggan roti law mengatakan bahwa roti yang di produksi di sini menurutnya memiliki tekstur yang empuk dan juga isian yang berlimpah.

“Emang udah legend banget ya disini udah terkenal dari lama terus rotinya juga empuk enak udah favorit sih kalau udah disini udah langganan lama,” ujar Habibah Pelanggan roti law.

Selain roti law dikawasan Setiabudi terdapat toko legendaris lainnya yaitu Oki Bakery yang telah berdiri sejak 1975 disini selain menjual roti dengan banyak varian rasa berbagai macam jajanan pasar juga menjadi salah satu incaran para pembeli seperti risoles kroket hingga arem arem.

Ini roti daging daging nya full banget sih rasanya enak asin nya pas terus ada manis manisnya juga rotinya tuh empuk banget sesuai dengan roti keset,” ujar Reza Siregar salah satu pengunjung Oki Bakkery.

Menurut Irawan sang pemilik kedai bakery, Roti hingga jajanan pasar yang dijual disini menggunakan resep dari jaman belanda dan untuk mempertahankan kualitas serta mereka tidak membuka cabang di tempat lain.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Kepala BPOM Taruna Ikrar Tegaskan Aturan Baru Menyoal Keamanan dan Pengawasan Obat, Bukan regulasi SDM Apoteker di Ritel Modern
MN KAHMI Minta Program Tambang Rakyat Harus Pertimbangkan Aspek Lingkungan
Puspoll Indonesia: Kehadiran Langsung Presiden Prabowo di DPR Kirim Sinyal Optimisme dan Kepastian Arah Negara
Rakernas Inkopontren Dorong Modernisasi Koperasi Pesantren
Refleksi Harkitnas: Pendidikan Harus Melahirkan Pemimpin Berintegritas dan Berpihak kepada Rakyat
GASS D1, Salah Satu Relawan Pendukung Wali Kota Depok Terpilih Supian Suri Gelar Family Gathering dan Tasyakuran Berdirinya Yayasan Baru
Podcast “Suara Demokrasi” Resmi Diluncurkan: Bahas Isu Demokrasi Hingga Tren Viral
BLBI Rp 211 Triliun Belum Tuntas, Rio Setiawan LSM LIRA Kediri: Negara Harus Menang Melawan Pengemplang Uang Rakyat

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:01 WIB

Kepala BPOM Taruna Ikrar Tegaskan Aturan Baru Menyoal Keamanan dan Pengawasan Obat, Bukan regulasi SDM Apoteker di Ritel Modern

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:59 WIB

MN KAHMI Minta Program Tambang Rakyat Harus Pertimbangkan Aspek Lingkungan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:57 WIB

Puspoll Indonesia: Kehadiran Langsung Presiden Prabowo di DPR Kirim Sinyal Optimisme dan Kepastian Arah Negara

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:36 WIB

Refleksi Harkitnas: Pendidikan Harus Melahirkan Pemimpin Berintegritas dan Berpihak kepada Rakyat

Senin, 18 Mei 2026 - 08:10 WIB

GASS D1, Salah Satu Relawan Pendukung Wali Kota Depok Terpilih Supian Suri Gelar Family Gathering dan Tasyakuran Berdirinya Yayasan Baru

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:06 WIB

Podcast “Suara Demokrasi” Resmi Diluncurkan: Bahas Isu Demokrasi Hingga Tren Viral

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:01 WIB

BLBI Rp 211 Triliun Belum Tuntas, Rio Setiawan LSM LIRA Kediri: Negara Harus Menang Melawan Pengemplang Uang Rakyat

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:59 WIB

BPOM dan WHO Perbarui Kerja Sama 2026—2027, Ada Hibah Rp17 Miliar

Berita Terbaru