Cuaca Buruk, 120.000 Pelanggan PLN di Kebumen Alami Gangguan Listrik

- Editor

Sabtu, 20 Januari 2024 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas PLN di Kebumen tengah berusaha keras melakukan penanganan pemadaman listrik akibat cuaca buruk.

Petugas PLN di Kebumen tengah berusaha keras melakukan penanganan pemadaman listrik akibat cuaca buruk.

Kebumen, Siaran Indonesia – Manager PLN ULP Kebumen Muhdam Azhar memohon maaf atas pemadaman listrik yang terjadi tersebar di Kebumen sejak Kamis (18/1/2023) pagi. Pihaknya terus berupaya melakukan penormalan kelistrikan di berbagai wilayah tersebut.

Ia menyebutkan, hujan yang disertai angin kencang di sejumlah wilayah di Kebumen, pada Kamis (18/1), menyebabkan gangguan aliran listrik. PLN terus mengerahkan sejumlah petugas untuk melakukan penormalan 14 penyulang yang terdampak cuaca ekstrem itu.

Hujan serta angin kencang terjadi sejak pukul 5.00 WIB di 8 (delapan) kecamatan yang berada di wilayah kerja PLN Kebumen yakni Petanahan, Mirit, Padureso, Bonorowo, Puring, Sruweng, Buluspesantren dan Wadaslintang (Wonosobo).

Akibatnya, hampir 120.000 pelanggan mengalami gangguan listrik. Muhdam mengungkapkan hingga Sabtu pukul 12.00 WIB PLN Kebumen telah berhasil menormalkan 60% total penyulang terdampak atau sebanyak 8 penyulang. Sebanyak 72.000 pelanggan sudah dapat menikmati listrik kembali.

Upaya Perbaikan Terus Dilakukan

Sesaat setelah kejadian gangguan itu, PLN langsung mengupayakan manuver jaringan untuk mengantisipasi meluasnya dampak gangguan. Mereka juga menerjunkan personil dan petugas pelayanan teknik.

“Kami masih terus mengupayakan penormalan sisa 6 penyulang karena tiang banyak yang roboh dan tertimpa pohon besar,” ungkap Muhdam dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 20 Januari 2024.

Saat ini sebanyak 8 regu pelayanan teknik dan 4 regu pemeliharaan jaringan sudah dikerahkan untuk menormalkan jaringan dengan total mencapai 50 personil termasuk regu tambahan. Ia berharap dengan adanya tambahan personil, kegiatan penormalan jaringan listrik dapat dilakukan lebih cepat.

Muhdam menghimbau masyarakat untuk tetap sabar karena dalam melakukan perbaikan, PLN menjalankan secara bertahap dari jaringan utama 3 fasa kemudian ke jaringan 1 fasa. Untuk pengaduan padam saat ini dilayani dengan berbagai platform seperti aplikasi PLN Mobile, contact center 123, serta berbagai kanal media sosial yang dimiliki oleh PLN.

Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan pelanggan. Saat ini kami sedang mengupayakan penormalan agar listrik kembali menyala. Beberapa lokasi harus kami lakukan pengecekan aset kelistrikan terlebih dahulu demi keamanan masyarakat” pungkas Muhdam. (Al)

Komentar Facebook

Berita Terkait

Prodi Ilkom UHO Kupas Cara Membaca Survei dalam Komunikasi Politik
Mahasiswa Jurnalistik UHO Bekali Pemilih Pemula Waspadai Penyalahgunaan AI dalam Pemilu
Maniap Kogoya Gugat Proses Pengisian Wakil Bupati Nduga di PTUN Jayapura
Pimpin DPC PERADI Kebumen 2026–2031, Anita Nosa: Yang Baik Dilanjutkan, Yang Belum Ada Diadakan
Arwani Thomafi: Lima Mutiara Menjadi Pedoman Berkhidmah untuk Kemaslahatan Umat
Mengenal Anita Nosa, Sosok yang Berpotensi Jadi Ketua DPC PERADI Kebumen
Perhimpunan Pembangunan Merah Putih Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Dari Sampah Menjadi Berkah, KKN Berdampak UNIMUGO Ajak Warga Kebagoran Hidupkan Kembali Bank Sampah

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 15:55 WIB

Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan blulnvest Emas

Selasa, 22 September 2026 - 15:20 WIB

Taruna Ikrar Paparkan Neuroleadership dan AI di Forum Teknologi Medis Tsinghua University China

Selasa, 22 September 2026 - 13:47 WIB

Tauhid, Sains, dan Pelajaran dari Iran

Selasa, 22 September 2026 - 08:42 WIB

DPD Demokrat Papua Tengah Apresiasi Kunjungan AHY Ke Tanah Papua, Serap Aspirasi Enam Provinsi

Senin, 21 September 2026 - 08:28 WIB

SEKJEND APKLI SAIFUL CHANIAGO OPTIMIS KEPEMIMPINAN PRESIDEN PRABOWO MAMPU WUJUDKAN EKONOMI TUMBUH 8% LEWAT EKONOMI KERAKYATAN

Jumat, 18 September 2026 - 17:54 WIB

Anggaran Terbatas, Asep Wahyuwijaya Dorong Kemenkop Perkuat Pengawasan Koperasi

Jumat, 18 September 2026 - 17:36 WIB

KAHMI, KEKUASAAN, DAN KESALEHAN PUBLIK

Jumat, 18 September 2026 - 09:32 WIB

Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong

Berita Terbaru

Nasional

Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan blulnvest Emas

Selasa, 22 Sep 2026 - 15:55 WIB

Nasional

Tauhid, Sains, dan Pelajaran dari Iran

Selasa, 22 Sep 2026 - 13:47 WIB