Kades Dasep Sopandi: Tidak Ada Hakim Marahi Saksi Dalam Perkara Kasus Dugaan Pemerasan Oleh Oknum Wartawan

- Editor

Kamis, 2 Maret 2023 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com – Pada baru baru ini diberitakan bahwa dalam sidang perkara kasus dugaan pemerasan yang dilakukan oknum wartawan kepada sejumlah Kepala Desa atau Kades, Hakim Mulia Pengadilan Negeri (PN) Purwakarta memarahi para saksi.

Merespon hal ini Kepala Desa atau Kades Dasep Sopandi yang menyaksikan dalam sidang perkara tersebut, terkait beredarnya pemberitaan para saksi dimarahi oleh Hakim itu tidak benar.

Dia menerangkan ketika para saksi diminta keterangan yakni Kades Dedi Supriadi dalam sidang tersebut, Hakim meminta fokus kepada pertanyaan yang diajukan sampai selesai.

“Yang benar adalah yang mulia hakim sedikit menegur kepada saksi Dedi Supriadi untuk fokus kepada pertanyaan dan tidak menjawab dulu sebelum pertanyaan selesai, seperti itu yang terjadi, tidak dimarahi oleh Hakim ,” ucap mantan Ketua Apdesi Purwakarta Dasep Sopandi dalam keterangan yang diterima Siaranindonesia.com, pada Kamis 2 Maret 2023.

Kemudian dia menjelaskan dalam persidangan itu, “Hakim Mulia memberikan arahan kepada saksi Dedi Supriadi untuk fokus menjawab pertanyaan pertanyaan yang diajukan baik dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) maupun dari panasehat hukum, sebenarnya itu yang terjadi,” pungkas Dasep Sopandi Kepala Desa Cikeuris, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta.

Diketahui kasus dugaan pemerasan yang dilakukan empat oknum wartawan tersebut, telah memasuki masa persidangan Pengadilan Negeri (PN) Purwakarta, pada Selasa 28 Februari 2023.

Dalam persidangan perkara tersebut, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Purwakarta menghadirkan tiga saksi yang diduga menjadi korban pemerasan oknum wartawan, yakni Kades Pasanggrahan, Sekdes dan kades Cihanjawar.

Sebelumnya, jajaran Kepolisian Polsek Bojong menangkap empat pelaku oknum wartawan yang diduga melakukan pemerasan terhadap sejumlah Kepala Desa, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, pada Senin 10 Oktober 2022 lalu.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Rais Syuriyah PWNU Gorontalo Mundur, Singgung Politik dan Perebutan Jabatan Jelang Muktamar
Anggota DPRD Kaltim Disorot, Disiplin dan Kinerja Dipertanyakan
Ketua PWRI Kebumen: Jangan Terprovokasi Hoaks yang Mengiringi Aksi 27 Agustus di Gedung DPR RI
Menhut Raja Antoni ke Kalbar atas Arahan Prabowo: Pastikan Perintah Presiden Berjalan
Menhut Raja Antoni BKO-kan 5.000 ASN Kehutanan ke 6 Provinsi Prioritas Tangani Karhutla
Menhut Raja Antoni Mendadak Rapatkan Jajaran Kemenhut di Tengah Penanganan Karhutla Kalsel
Menhut Raja Antoni Turun ke Lokasi Karhutla Kalsel, Operasi Pemadaman Diperkuat
Sukses Gelar Jamnas XII, Kepala Buperta Budy Sugandi Tegaskan Peran sebagai Ruang Pembelajaran Generasi Muda

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Rais Syuriyah PWNU Gorontalo Mundur, Singgung Politik dan Perebutan Jabatan Jelang Muktamar

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Anggota DPRD Kaltim Disorot, Disiplin dan Kinerja Dipertanyakan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:28 WIB

Ketua PWRI Kebumen: Jangan Terprovokasi Hoaks yang Mengiringi Aksi 27 Agustus di Gedung DPR RI

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:10 WIB

Menhut Raja Antoni ke Kalbar atas Arahan Prabowo: Pastikan Perintah Presiden Berjalan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Menhut Raja Antoni Mendadak Rapatkan Jajaran Kemenhut di Tengah Penanganan Karhutla Kalsel

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Menhut Raja Antoni Turun ke Lokasi Karhutla Kalsel, Operasi Pemadaman Diperkuat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Sukses Gelar Jamnas XII, Kepala Buperta Budy Sugandi Tegaskan Peran sebagai Ruang Pembelajaran Generasi Muda

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:57 WIB

Stop Operasi Penindakan, Kendaraan Kedaluwarsa KIR Diduga Berkeliaran di Jalan

Berita Terbaru

Nasional

Anggota DPRD Kaltim Disorot, Disiplin dan Kinerja Dipertanyakan

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:15 WIB