Siswa SMAN 3 Jakarta Bangun 2 Sekolah Darurat dan 13 Shelter di Lokasi Gempa Cianjur

- Editor

Senin, 2 Januari 2023 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa SMAN 3 Jakarta ikut membantu pembuatan rumah darurat di Cianjur.

Siswa SMAN 3 Jakarta ikut membantu pembuatan rumah darurat di Cianjur.

Jakarta, Siaran Indonesia.com – Apa yang dilakukan anak-anak SMAN 3 Jakarta patut mendapat apresiasi. Pasalnya, saat para siswa lain sibuk menikmati libur semester, beberapa siswa SMAN 3 Jakarta justru memilih menghabiskan masa liburan untuk membantu masyarakat korban bencana gempa Cianjur, Jawa Barat.

Selama kurang lebih dua minggu di sana, lima orang siswa siswi SMAN 3 Jakarta yang tergabung dalam organisasi pencinta alam Sabhawana ini melebur bersama relawan dan masyarakat untuk berkegiatan sosial di sana, dari mendistribusikan bantuan, menghibur anak, sampai ikut membantu pembuatan sekolah darurat.

Pendirian sekolah menjadi sangat penting di sana untuk keberlangsungan proses belajar mengajar. Dimana anak-anak harus bisa tetap sekolah mengenyam pendidikan, meski banyak gedung sekolah di Cianjur yang ambruk terkena gempa.

“Selama berada di lokasi bencana, kita berlima dari SMAN3 Jakarta ikut bergabung bersama relawan dan masyarakat untuk berkegiatan sosial dari pembuatan shelter atau huntara sampai ikut membantu pembangunan sekolah darurat agar siswa di sini tetap bisa melanjutkan sekolah,” ujar Tubagus Faturahman (18) siswa kelas (XII) kepada awak media, Senin (2/1/2023).

Fatur menyebut ia bersama teman-temannya turut membantu pembuatan sekolah darurat di SDN Cimanahayu, Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur. Di sana ada dua sekolah yang mereka bangun dan menjadi prioritas utamanya.

“Karena mereka akan mulai belajar pada 9 Januari 2023, jadi saya sendiri sebagai siswa yang masih sekolah juga ingin anak-anak SD di sini kembali belajar di sekolah, meski tempatnya sederhana, yang penting mereka bisa belajar dan berkumpul bersama teman-teman yang lain,” ucapnya.

Fatur menjalankan tugasnya bersama Ahmad Aji Indrayana (17) kelas (XI), Ega Pasha (18) siswa kelas (XII), Gunadi (18) kelas (XII) dan satu orang perempuan, yakni Armin Siti Haryanti atau yang akrab disapa dengan sebutan Arsi (17) kelas (XI).

Sementara itu, Arsi juga sedikit menceritakan pengalamannya selama berada di lokasi bencana di Cianjur. Meski ia satu-satunya perempuan dari SMAN 3 Jakarta, ia merasa tak canggung untuk ikut membantu masyarakat dalam misi kemanusiaan tersebut.

“Canggung sih nggak, karena dari awalnya niatnya mau ikut membantu apa yang kita bisa bersama teman-teman. Alhamdulillah semua dimudahkan, sudah ada 13 shelter yang kita bangun, kemudian mushala darurat, selain dua sekolah darurat tadi,” ucapnya.

Arsi merasa dua minggu terasa belum cukup untuk ikut berkegiatan sosial di sana. Namun, apa boleh buat ia bersama teman-teman harus balik ke Jakarta pada 31 Desember 2022 karena pada Senin 2 Januari 2023 harus kembali masuk sekolah.

“Kalau boleh bilang sebenarnya masih pengin di sana, dua minggu belum cukup masih banyak pekerjaan yang belum selesai. Tapi apa boleh buat kita harus kembali ke Jakarta untuk sekolah, karena sekolah tetap yang utama, itu kewajiban kami sebagai siswa, tapi paling tidak kita semua sudah mendapat pengalaman yang berarti selama di Cianjur, biasa berbaur dengan masyarakat, ikut merasakan apa yang mereka rasakan. Bagi kami itu sudah sesuatu yang menyenangkan,” ungkapnya.

Arsi mengabarkan kondisi di sana sampai saat ini warga sudah mulai adaptasi dengan keadaan, sudah mulai membaik secara psikis. Namun bangunan di sana masih banyak yang retak, ada juga yang miring rumahnya.

“Yang menjadi kendala adalah beberapa rumah  belum diratakan, sehingga kurangnya lahan untuk di bangun huntara. Kemudian di Desa Nyantong masih kurang air bersih mas, waktu saya ke sana mereka mencuci pakaian dan piringnya menggunakan air kolam ikan yang kurang layak,” ucapnya.

Selama ikut penanganan bencana di Cianjur, mereka para siswa ini berada di bawah bimbingan Eko Sulistio selaku alumni SMAN 3 Jakarta dari Sabhawana.

Eko sendiri dikenal sebagai relawan kemanusiaan yang kiprahnya tak diragukan lagi. Ia kerap melakukan aksi penanganan bencana dan kemanusiaan di berbagai daerah di Indonesia termasuk di luar negeri, baik di Somalia, Suriah, Palestina, Pakistan, Myanmar Dll.

“Alhamdulillah selama kita di sini selalu dibimbing oleh senior kami Kak Eko. Beliau yang turut mengajari kami bagaimana melakukan penanganan bencana yang benar, karena kalau tidak prosedur juga bisa membahayakan diri kita, namanya saja lokasi bencana masih ada rawan-rawannya,” ucapnya.

Baik Fatur dan Arsi serta yang lain kembali menegaskan, kedatangan dirinya bersama-sama teman di lokasi bencana murni atas kemauan sendiri, tanpa ada paksaan. Pihaknya juga sudah mendapat izin atau restu dari orang tua masing-masing. Bagi mereka bisa membantu orang lain adalah sesuatu yang menyenangkan. (*)

Komentar Facebook

Berita Terkait

Prabowo Hadiri May Day di Monas, Simbol Negara Hadir Untuk Buruh
Pengawasan Ketahanan Pangan, Dewa Agung Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Tinjau Gudang BULOG Sempidi di Bali, Pastikan Stok Beras Aman
Fani Foundation Buka Kesempatan untuk Warga Ciamis Banjar Pangandaran: Perkuat Komitmen Cetak Generasi Muda Berprestasi dan Pemimpin Masa Depan
Polres Kebumen Amankan 76 Ribu Obat Keras Ilegal dalam Operasi 90 Menit, Sasar Pelajar
Kasus Jalan Halmahera Selatan Meledak, Gubernur Malut Digugat Badan Arbitrase Nasional Indonesia
Langkah Cepat Prabowo Pasca Tragedi Kereta di Bekasi: Santuni Korban, Dorong Reformasi Keselamatan
Pelayanan Samsat Jakarta Timur Makin Prima, Warga Apresiasi Kemudahan dan Kecepatan
Santri Mengabdi: Istilah “Mubah” Lebih Tepat untuk Domino daripada “Halal”

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:45 WIB

Hardiknas 2026: Menghidupkan Kembali Ruh Pendidikan, Mengingat Peran Jamiat Kheir dalam Sejarah Bangsa

Rabu, 29 April 2026 - 17:10 WIB

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 April 2026 - 09:58 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren

Rabu, 29 April 2026 - 08:53 WIB

SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Selasa, 28 April 2026 - 07:59 WIB

SPMB 2026–2027 RESMI DIBUKA! Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago (Akreditasi B)

Sabtu, 25 April 2026 - 10:36 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Mengikuti Festival Hari Bumi 2026 Bersama 55 Santri dan Guru

Jumat, 17 April 2026 - 11:14 WIB

Tim Voli Ball Putri MTS As’adiyah No 34 Doping Raih Juara 1 di Ajang Kompetisi Seni, Ilmiah, Olahraga dan Keagamaan (Aksioka) Tahun 2026

Jumat, 17 April 2026 - 11:10 WIB

Pimpinan Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Hadiri Silaturrahmi Nasional Ormas Islam dan Halal bi Halal Idul Fitri 1447 H MUI

Berita Terbaru