Kolam Air Panas Tengah Hutan yang Berkhasiat untuk Kesehatan

- Editor

Rabu, 21 September 2022 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com – Objek Wisata Cipatuh atau Cipanas Atmaji Pancuran Tujuh, mempunyai daya tarik yang sangat mempesona di Tasikmalaya.

Kolam air panas berada ditengah-tengah hutan, dengan menjulangnya pepohonan rimbun dan tinggi.

Seakan menutup rapat, dan menyembunyikan keindahan wisata satu ini.

Berlokasi di Desa Sundakerta, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Objek Wisata Cipatuh, Kolam Air Panas Tengah Hutan yang Berkhasiat.

Untuk menuju wisata tersebut kalian bisa menggunakan rute, Cisayong – Singaparna atau Cisinga ke arah Cigorowong atau Ciherang.

Selain itu, kalian juga bisa mengambil rute Rajapolah – Sukahening dan masuk ke arah Kiarajangkung serta Kudadepa.

Kali pun bisa menggunakan google map, dengan titik perjalanan menuju wisata air panas tersebut.

Untuk jalan atau trek, terbilang rusak dan berbatu jadi lebih simpel jika menggunakan motor trail.

Dan apabila ingin menggunakan mobil, diusahakan mobil yang tinggi dan tidak ceper karena bagian bawah akan penyok.

Tetapi, usaha melewati perjalanan tersebut terobati saat kalian sampai ke tempat tujuan.

Di mana kalian dapat berendam, yang berlokasi diatas gunung yang tentunya dikelilingi dengan hijaunya pepohonan.

Kalian akan dikenakan tarif tiket Rp10000 per orang, untuk parkir motor Rp2000 dan mobil Rp3000.

Kemudian, untuk jam operasional terbuka 24 jam tetapi tidak ada penerangan yang disediakan.

Jadi hindari kunjungan sore menjelang malam, dan direkomendasikan untuk pagi hari saja.

Di mana kalian akan menemukan beberapa kolam air panas, yang sangat berkhasiat mengobati berbagai penyakit.

1. Menghilangkan stres

2. Mengeluarkan racun dari tubuh

3. Mengobati flu dan sakit kepala

4. Memperlancar sirkulasi darah

5. Mengobati insomnia

6. Mengobati penyakit kulit

7. Mengobati jerawat

Selain itu, ada tujuh pancuran dengan rasa air yang berbeda-beda.

Di wisata ini, terdapat tiga aliran air yang bersumber dari Air Kahuripan, Kajayaan dan Sirohmat.

Selain itu, ada beberapa fasilitas yang tersedia seperti Toilet, Gazebo dan Mushola.

Untuk warung, agak jauh dari tempat tersebut jadi bawalah perbekalan yang cukup.

Terdapat Gazebo unik, dengan bentuk seperti saung jaman dahulu dan sangat cocok untuk spot foto.

Selain itu, tempat wisata ini sering dijadikan camping ground bagi para pecinta alam.

Bagi kalian yang penasaran dengan Objek Wisata Cipatuh atau Cipanas Atmaji Pancuran Tujuh ini, bisa dengan mengunjunginya secara langsung.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Nusa Penida Dorong Longer Stay, PRISM Ekspansi 11 Properti
SMP Pelita Atsiri Kabupaten Bogor Gelar Family Gathering ke Dieng
KKMI Kecamatan Cilandak Jakarta Selatan Adakan Rihlah dan Family Gathering
Final Project MI Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan ke Yogyakarta Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Peluang Berharga Bagi Anak Yatim, Yatim Puatu, Full Beasiswa SD, SMP, SMA di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok
SMP Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan adakan Kegiatan Big FieldTrip ke Bandung 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel
SMA Perguruan Rakyat 3 Gelar Kampus Visit dan Studi Tour 2026 ke Bandung Jawa Barat
RA Mumtaza Islamic School Gelar Big Fieldrtip Taman Safari Indonesia Tahun 2026

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 10:53 WIB

Pasokan Gas Melonjak 34,72%, PGN LNG Amankan Energi Bersih Indonesia

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Konsolidasi Tetapkan Pengurus FORSEPSI Periode 2026–2027

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:26 WIB

PT Pegadaian Salurkan Bantuan Material Bangunan Rp50 Juta untuk Korban Kebakaran di Kramat, Jakarta Pusat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Menjaga Halal, Menumbuhkan Usaha: Mendorong Pentahapan Regulasi Sertifikasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Ancaman Downgrade MSCI: Pasar Saham Indonesia Diusulkan Jadi Standalone Market

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:46 WIB

Ekonom Minta Kebijakan Sertifikasi Halal Ditunda, Soroti Kesiapan Pelaku Usaha dan Risiko Ekonomi

Kamis, 24 September 2026 - 20:40 WIB

Kunci Sukses AKTI: Bertahan di Tengah Badai Vokasi Berkat Sinergi Industri

Sabtu, 19 September 2026 - 17:55 WIB

Muhammad Faris Ulul Azmi: Konsisten Membuka Akses Edukasi Saham Gratis bagi Investor Pemula

Berita Terbaru