Penyebab Ketindihan Ketika Tidur

- Editor

Selasa, 21 Desember 2021 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com-Pernahkah anda terbangun dari tidur anda dengan tubuh yang tak bisa digerakkan? Kemudian seringkali juga ketika anda terbangun anda melihat sosok aneh di sekitar Anda?

Perlu diketahui bahwa fenomena tersebut wajar terjadi dan itu disebut sebagai sleep paralysis atau bagi orang Indonesia disebutnya sebagai tindihan.

Menurut penelitian 20 hingga 45% dari kita Setidaknya pernah mengalami sleep paralysis sekali dalam hidup kita. Kemudian Mengapa sleep paralysis bisa terjadi seperti yang ditanyakan oleh orang-orang, Apakah itu benar disebabkan oleh makhluk gaib yang iseng?

Sleep paralysis terjadi ketika kita bangun di tengah-tengah fase tidur kita yang bernama fase-fase REM ini adalah fase dimana kita sedang asyik bermimpi pada fase ini juga otak kita sedang mengistirahatkan otot-otot tubuh kita, dengan kata lain melumpuhkan sementara tubuh kita sehingga kita tak dapat bergerak-gerak ketika kita sedang bermimpi.

Ketika kita bangun di tengah-tengah Fase ini misalnya karena ada seseorang berteriak-teriak sehingga membuat kita bangun akibatnya adalah sleep paralysis dimana kita terbangun sadar tetapi kita tak bisa bergerak sama sekali. belum lagi dibayang-bayangi oleh halusinasi tidak jelas yang sebetulnya itu adalah hasil halusinasi dari mimpi kita sendiri

Jadi bagi Anda yang sedang mengalami ketindihan setidaknya penjelasan ini dapat sedikit menenangkan kita semua.

 

Komentar Facebook

Berita Terkait

Prabowo Hadiri May Day di Monas, Simbol Negara Hadir Untuk Buruh
Pengawasan Ketahanan Pangan, Dewa Agung Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Tinjau Gudang BULOG Sempidi di Bali, Pastikan Stok Beras Aman
Fani Foundation Buka Kesempatan untuk Warga Ciamis Banjar Pangandaran: Perkuat Komitmen Cetak Generasi Muda Berprestasi dan Pemimpin Masa Depan
Polres Kebumen Amankan 76 Ribu Obat Keras Ilegal dalam Operasi 90 Menit, Sasar Pelajar
Kasus Jalan Halmahera Selatan Meledak, Gubernur Malut Digugat Badan Arbitrase Nasional Indonesia
Langkah Cepat Prabowo Pasca Tragedi Kereta di Bekasi: Santuni Korban, Dorong Reformasi Keselamatan
Pelayanan Samsat Jakarta Timur Makin Prima, Warga Apresiasi Kemudahan dan Kecepatan
Santri Mengabdi: Istilah “Mubah” Lebih Tepat untuk Domino daripada “Halal”

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:45 WIB

Hardiknas 2026: Menghidupkan Kembali Ruh Pendidikan, Mengingat Peran Jamiat Kheir dalam Sejarah Bangsa

Rabu, 29 April 2026 - 17:14 WIB

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 April 2026 - 09:58 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren

Rabu, 29 April 2026 - 08:53 WIB

SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Selasa, 28 April 2026 - 07:59 WIB

SPMB 2026–2027 RESMI DIBUKA! Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago (Akreditasi B)

Sabtu, 25 April 2026 - 10:36 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Mengikuti Festival Hari Bumi 2026 Bersama 55 Santri dan Guru

Jumat, 17 April 2026 - 11:14 WIB

Tim Voli Ball Putri MTS As’adiyah No 34 Doping Raih Juara 1 di Ajang Kompetisi Seni, Ilmiah, Olahraga dan Keagamaan (Aksioka) Tahun 2026

Jumat, 17 April 2026 - 11:10 WIB

Pimpinan Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Hadiri Silaturrahmi Nasional Ormas Islam dan Halal bi Halal Idul Fitri 1447 H MUI

Berita Terbaru