Pembekalan Intensif Siswa Akhir Pondok Pesantren Modern Arridho Sentul Tentang Bisnis & Wirausaha Bersama Ustadz Awaluddin Faj

- Editor

Jumat, 15 April 2022 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia-Bogor _ Pondok Pesantren Modern Arridho Sentul mengadakan kegiatan pembekalan intensif bagi siswa akhir kelas 6, sebelum mereka lulus menjadi alumni pesantren. Beragama materi pembekalan diberikan mulai dari kiprah alumni di masyarakat, penggurusan jenazah, tentang perguruan tinggi, beasiswa keluar negeri dan materi bisnis dan kewirausahaan.

Pondok Pesantren Modern Arridho Sentul yang berlokasi di Jalan Parung Aleng, RT.003/RW.003, Desa Cikeas, Cikeas, Sukaraja, Bogor, Jawa Barat ini memberikan bekal enterpreneur bagi siswa akhir.

Pemateri Bisnis dan Wirausaha adalah Ustadz Awaluddin Faj, M.Pdi alumni Gontor 2006, selain sebagai enterpreneur, trainer dan motivator beliau juga pengurus Forum Bisnis (Forbis) IKPM Gontor.

Ustadz Awaluddin mengatakan bersyukur bisa turut terlibat dalam pembekalan kewirausahaan di pesantren alumni Gontor, Kali ini yang mendapat kesempatan tersebut adalah Pondok Pesantren Modern Arridho Sentul Bogor.

Pembekalan tersebut diberikan kepada santri akhir yang hendak menamatkan studinya sehingga lebih siap saat kembali ke masyarakat.

Materi pembekalan menekankan tentang mindset entrepreneurship, seorang santri harus memiliki mental pengusaha, ada 4 langkah pentingnya dalam memulai usaha yang harus diikuti: 1) Mengenali peluang usaha, 2) Optimalisasi potensi diri, 3) Fokus dalam bidang usaha, dan 4) Berani memulai.

Setiap santri punya peluang untuk menjadi pengusaha, dengan segudang pengalaman, apa yang pernah dilakukan dipesantren potensi untuk dikembangkan ke usaha. Misalnya bagian pengajaran, bisa juga nanti bikin bimbingan belajar, bimbingan mengaji, panitia studi tour, bisa juga bikin Agent Tour edukasi sekolah, semua ekskul yang di ikuti bisa juga peluang membuka instruktur ekstrakurikuler sekolah. Ungkap ustadz Awaluddin Faj.

Mengenali potensi diri itu penting, walaupun jarang kita temukan bisnis yang orisinil, melainkan semuanya ATM (Amati, Tiru dan Modifikasi), Passion menjadi jurus sukses dalam membangun bisnis, Banyak orang yang berhasil karena hobi. Jadi, temukan apa yang menjadi minatmu, lalu pikirkan bagaimana dia bisa memberikanmu penghasilan,” ujar ketua yayasan pendidikan primago Indonesia ini.

Beliau kemudian berpesan bahwa dunia kewirausahaan adalah dunia yang penuh ketidakpastian, sedangkan informasi yang dimiliki oleh para pemula usaha amatlah terbatas. Oleh sebab itu, seorang wirausaha perlu untuk meyakinkan diri sendiri dan berani mengambil risiko. Learning by doing adalah sebuah keniscayaan. Berani salah itu bagus, dari situ kemudian seseorang akan mempelajari sesuatu yang baru dan menemukan jalan keluar.

“Yang terpenting dari itu semua adalah action, action dan action, Mulailah dari yang kecil-kecil terlebih dahulu. Banyak usaha yang dimulai dari hal-hal remeh. Tapi dengan Ketekunan, sungguh-sunguh serta diimbangi dengan ketakwaan kepada Allah lah yang membedakan seberapa sukses usaha seorang santri. Ingat, jangan lupakan identitas santrimu, kalau kita tidak bisa dan tidak mampu membangun mimpi kita sendiri, maka siap-siaplah kita akan dipekerjakan orang lain untuk membangun mimpi mereka,” ujar mahasiswa doktoral Ibnu Khaldun ini

Bagi antum yang punya pesantren maupun lembaga berkeinginan untuk mengadakan kegiatan serupa, bisa langsung hubungi ustadz Awaluddin Faj, M.Pd.I 0878.8998.3338

Komentar Facebook

Berita Terkait

Prabowo Hadiri May Day di Monas, Simbol Negara Hadir Untuk Buruh
Pengawasan Ketahanan Pangan, Dewa Agung Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Tinjau Gudang BULOG Sempidi di Bali, Pastikan Stok Beras Aman
Fani Foundation Buka Kesempatan untuk Warga Ciamis Banjar Pangandaran: Perkuat Komitmen Cetak Generasi Muda Berprestasi dan Pemimpin Masa Depan
Polres Kebumen Amankan 76 Ribu Obat Keras Ilegal dalam Operasi 90 Menit, Sasar Pelajar
Kasus Jalan Halmahera Selatan Meledak, Gubernur Malut Digugat Badan Arbitrase Nasional Indonesia
Langkah Cepat Prabowo Pasca Tragedi Kereta di Bekasi: Santuni Korban, Dorong Reformasi Keselamatan
Pelayanan Samsat Jakarta Timur Makin Prima, Warga Apresiasi Kemudahan dan Kecepatan
Santri Mengabdi: Istilah “Mubah” Lebih Tepat untuk Domino daripada “Halal”

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:45 WIB

Hardiknas 2026: Menghidupkan Kembali Ruh Pendidikan, Mengingat Peran Jamiat Kheir dalam Sejarah Bangsa

Rabu, 29 April 2026 - 17:10 WIB

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 April 2026 - 09:58 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren

Rabu, 29 April 2026 - 08:53 WIB

SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Selasa, 28 April 2026 - 07:59 WIB

SPMB 2026–2027 RESMI DIBUKA! Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago (Akreditasi B)

Sabtu, 25 April 2026 - 10:36 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Mengikuti Festival Hari Bumi 2026 Bersama 55 Santri dan Guru

Jumat, 17 April 2026 - 11:14 WIB

Tim Voli Ball Putri MTS As’adiyah No 34 Doping Raih Juara 1 di Ajang Kompetisi Seni, Ilmiah, Olahraga dan Keagamaan (Aksioka) Tahun 2026

Jumat, 17 April 2026 - 11:10 WIB

Pimpinan Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Hadiri Silaturrahmi Nasional Ormas Islam dan Halal bi Halal Idul Fitri 1447 H MUI

Berita Terbaru