Kepala BPOM Taruna Ikrar Tinjau Program Makan Bergizi Gratis dan Resmikan Pusat Tanaman Obat Bahan Alam di Palembang

- Editor

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG, SiaranIndonesia.com– Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Taruna Ikrar, melakukan kunjungan kerja ke Kota Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (31/7/2026), untuk meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Taruna Ikrar didampingi Asisten I Sekretariat Daerah Kota Palembang, Kepala KPPG Sumatera Selatan Nurya Hartika, serta Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Palembang, Putri Damayanti. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan mutu, keamanan, dan kualitas pangan yang dikonsumsi masyarakat.

Rangkaian kunjungan diawali dengan peninjauan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bukit Baru 1. Di lokasi tersebut, Kepala BPOM meninjau secara langsung proses operasional dapur produksi, mulai dari penerimaan dan penyiapan bahan baku, penerapan higiene dan sanitasi, hingga pelaksanaan standar keamanan pangan dalam penyediaan makanan bergizi.

Usai meninjau SPPG, Taruna Ikrar bersama rombongan melanjutkan kegiatan ke posyandu setempat untuk menyerahkan secara langsung Paket Makan Bergizi Gratis kepada ibu hamil dan balita. Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan pemenuhan gizi kelompok rentan sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam membangun generasi yang lebih sehat.

Taruna Ikrar menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mempercepat penurunan angka stunting, menjaga kesehatan ibu hamil, serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan balita.

“Kami berharap bantuan makanan bergizi gratis ini benar-benar bermanfaat, khususnya dalam menekan angka stunting, menjaga kesehatan ibu hamil, serta mendukung tumbuh kembang anak-anak balita agar menjadi generasi yang unggul,” ujar Taruna Ikrar di sela-sela kegiatan.

Selain itu, Prof Taruna Ikrar juga meresmikan Pusat Tanaman Obat Bahan Alam di Pondok Pesantren Al Ittifaqiah, Sumatera Selatan, sebagai langkah strategis memperkuat hilirisasi komoditas herbal nasional melalui kolaborasi pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat.

Peresmian tersebut ditandai dengan penanaman berbagai tanaman obat berkhasiat, antara lain kumis kucing, kelor, jeruk, dan cengkeh, yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk kesehatan dan kosmetik berbasis bahan alam.

Program ini memanfaatkan lahan seluas 21 hektare milik Pondok Pesantren Al Ittifaqiah yang akan dikembangkan melalui konsep kolaborasi ABG (Academician-Business-Government).

Melalui pendekatan tersebut, hasil budidaya tanaman obat tidak berhenti pada sektor pertanian, tetapi dihilirisasikan menjadi berbagai produk bernilai tambah seperti skincare, sabun, sampo, minuman kesehatan, serta produk herbal lainnya. Dengan demikian, pesantren dan masyarakat sekitar diharapkan memperoleh sumber pendapatan baru sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi berbasis bahan alam.

Menurut Taruna Ikrar, Indonesia memiliki kekayaan biodiversitas yang sangat besar, namun selama ini sebagian besar masih dijual sebagai bahan mentah. Karena itu, hilirisasi menjadi kunci agar nilai ekonomi, inovasi, dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara berkelanjutan.

“Pesantren memiliki peran strategis sebagai pusat lahirnya ilmu pengetahuan, inovasi, dan gerakan sosial. Melalui pengembangan tanaman obat berbasis pesantren, kita tidak hanya menjaga kekayaan hayati Indonesia, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Taruna Ikrar dalam keterangannya, Sabtu (1/8/2026).

 

Komentar Facebook

Berita Terkait

Tembok Ambruk Bongkar Borok PT IKN: Setahun Beroperasi Tanpa Dokumen, DLH Banyumas Sebut Berkas Tak Pernah Masuk
Bedah Buku di UIN Jakarta, Budy Sugandi Ulas Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok
Puspoll Indonesia Apresiasi Kapolri Usut Kasus Penyadapan, Minta Motif dan Aktor di Baliknya Diungkap
Ahli Waris Persoalkan Uang Rp2,28 Miliar Diatasnamakan Tagihan Pajak Penghasilan, Inisial AK Staf Protokol Kemenko PMK Dilaporkan ke Polisi
Pertamina NRE Gandeng Agrinas dan SGN Akselerasi Pengembangan Bioenergi Nasional
Larangan Ekspor SDA Lewat Negara Perantara, Garuda Institute: Momentum Perkuat Kedaulatan Ekonomi Nasional
Pertemuan Hangat Dua Tokoh Nasional, Taruna Ikrar dan Jenderal Suyudi Bahas Narkotika hingga Keamanan Pangan
PT Solusi Baitullah Indonesia dan Intan Travel Perkuat Sinergi, Hadirkan Beragam Program Umrah

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:37 WIB

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:07 WIB

Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior

Senin, 2 Maret 2026 - 20:59 WIB

Situs Iran, IRNA Down

Senin, 2 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:24 WIB

Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:15 WIB

Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:45 WIB

Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terbaru