Koordinasi Lintas Sektor, SPPG se Kecamatan Sruweng Perkuat Pengelolaan Limbah Dapur

- Editor

Senin, 27 April 2026 - 16:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama para KaSPPG, mitra dan pihak puskesmas, serta jajaran terkait, baik Polsek dan Koramil serta dinas Lingkungan Hidup.

Foto bersama para KaSPPG, mitra dan pihak puskesmas, serta jajaran terkait, baik Polsek dan Koramil serta dinas Lingkungan Hidup.

Kebumen, Siaran Indonesia – Kepala Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kecamatan Sruweng bersama para mitra mengikuti rapat koordinasi penanganan limbah dapur yang digelar di Puskesmas Sruweng.

Rapat ini turut dihadiri oleh Camat Sruweng, perwakilan Koramil dan Polsek, serta Dinas Lingkungan Hidup. Kegiatan tersebut menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antarinstansi dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, khususnya dalam pengelolaan limbah dapur.

Kehadiran Kepala SPPG dan mitra menunjukkan komitmen bersama untuk mewujudkan dapur yang bersih dan sehat, terutama dalam penanganan limbah yang kerap menjadi persoalan di lapangan.

Koordinator Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL), Wilayah Sruweng, Wiji Ayungningtyas, menyampaikan bahwa limbah masih menjadi tantangan dalam operasional SPPG.

“Seringkali limbah menjadi persoalan dalam setiap SPPG. Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan, maka koordinasi ini penting dilakukan,” ujarnya, Senin (27/5/26).

Dalam rapat tersebut dibahas pentingnya pengolahan limbah, khususnya limbah cair MBG, agar tidak mencemari lingkungan seperti persawahan, badan air, maupun sumber air masyarakat.

Selain itu, peserta rapat juga membahas solusi terkait instalasi pembuangan limbah yang sesuai standar. Limbah air dari dapur diharuskan melalui proses pengolahan terlebih dahulu sebelum dibuang ke lingkungan.

Setiap dapur SPPG juga diwajibkan memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dibangun sesuai standar. Apabila ditemukan kebocoran pada sistem pembuangan, maka harus segera diperbaiki sesuai ketentuan.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan berbagai kekurangan dalam pengelolaan limbah dapat segera diidentifikasi dan diperbaiki, sehingga program pemenuhan gizi dapat berjalan optimal tanpa menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan. (En)

Komentar Facebook

Berita Terkait

SMK Tadika Pertiwi Gelar Kegiatan Kunjungan Industri Ke Bandung Tahun 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Dukung Anak Istimewa, Pemkot Depok Gelar Sekolah Ayah Bunda Spesial 2026
51 Himpunan, 47 Kampus: PERMIKOMNAS Jateng Perluas Kolaborasi Bersama Buana News
Gandeng Primago Consulting, Pesantren Al-Bahjah Rumuskan Blueprint Strategis Penguatan & Pengembangan Lembaga
PCNU Kota Tangerang Gelar Muskercab, Tekankan Kemandirian dan Konsolidasi Organisasi
Arogan dan Kebal Hukum, Pabrik Hebel PT IKN di Rawalo Copot Spanduk Penyegelan hingga Intimidasi Warga
KKMI PCC Audiensi dengan Pemerintah Kota Jakarta Timur, Bahas Program Perkemahan Madrasah
Pelantikan HIPPI Kota Depok, LKSA Primago Dapat Santunan Yatim

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:37 WIB

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:07 WIB

Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior

Senin, 2 Maret 2026 - 20:59 WIB

Situs Iran, IRNA Down

Senin, 2 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:24 WIB

Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:15 WIB

Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:45 WIB

Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terbaru