Cuaca Ekstrem, 2 Pemetik Kopi di OKU Selatan Tewas Disambar Petir

- Editor

Jumat, 25 Februari 2022 - 00:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com-Warga Desa Lubuk Liku Kecamatan Buay Sandang Aji, Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan, Empat petani disambar petir saat memetik kopi, Senin (21/2/2022) sore. Akibatnya, dua tewas di tempat dan dua lainnya sekarat.

Kepala Desa Lubuk Liku, Zul Amri mengatakan, sebelum kejadian awalnya mereka pergi berlima untuk memetik kopi yang sudah matang. Namun karena hujan disertai petir akhirnya memaksa mereka untuk berteduh di pondok sekitar kebun.

“Sesudah hujan sekitar pukul 15.30 WIB mereka melanjutkan niatnya untuk memetik kopi. Namun, seorang petani bernama Herman memisahkan diri dari teman temannya karena pergi mencari rumput untuk makanan kambing,” ujar Zul Amri saat dihubungi, Selasa (22/2/2022).

Seusai mencari makanan Kambing dan kembali ke pondok, Herman dikejutkan dengan keempat rekannya yang telah terkapar tak sadarkan diri dengan kondisi tubuh melepuh seperti disambar petir. “Waktu dia (Herman) kembali ke pondok, teman-temannya sudah terkapar, dan langsung berlari memberi kabar ke warga desa,” katanya.

 

 

Komentar Facebook

Berita Terkait

Prabowo Hadiri May Day di Monas, Simbol Negara Hadir Untuk Buruh
Pengawasan Ketahanan Pangan, Dewa Agung Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Tinjau Gudang BULOG Sempidi di Bali, Pastikan Stok Beras Aman
Fani Foundation Buka Kesempatan untuk Warga Ciamis Banjar Pangandaran: Perkuat Komitmen Cetak Generasi Muda Berprestasi dan Pemimpin Masa Depan
Polres Kebumen Amankan 76 Ribu Obat Keras Ilegal dalam Operasi 90 Menit, Sasar Pelajar
Kasus Jalan Halmahera Selatan Meledak, Gubernur Malut Digugat Badan Arbitrase Nasional Indonesia
Langkah Cepat Prabowo Pasca Tragedi Kereta di Bekasi: Santuni Korban, Dorong Reformasi Keselamatan
Pelayanan Samsat Jakarta Timur Makin Prima, Warga Apresiasi Kemudahan dan Kecepatan
Santri Mengabdi: Istilah “Mubah” Lebih Tepat untuk Domino daripada “Halal”

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:45 WIB

Hardiknas 2026: Menghidupkan Kembali Ruh Pendidikan, Mengingat Peran Jamiat Kheir dalam Sejarah Bangsa

Rabu, 29 April 2026 - 17:10 WIB

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 April 2026 - 09:58 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren

Rabu, 29 April 2026 - 08:53 WIB

SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Selasa, 28 April 2026 - 07:59 WIB

SPMB 2026–2027 RESMI DIBUKA! Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago (Akreditasi B)

Sabtu, 25 April 2026 - 10:36 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Mengikuti Festival Hari Bumi 2026 Bersama 55 Santri dan Guru

Jumat, 17 April 2026 - 11:14 WIB

Tim Voli Ball Putri MTS As’adiyah No 34 Doping Raih Juara 1 di Ajang Kompetisi Seni, Ilmiah, Olahraga dan Keagamaan (Aksioka) Tahun 2026

Jumat, 17 April 2026 - 11:10 WIB

Pimpinan Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Hadiri Silaturrahmi Nasional Ormas Islam dan Halal bi Halal Idul Fitri 1447 H MUI

Berita Terbaru