Alus UK Murib: Bank Papua dan Dana Otsus Harus Jadi Instrumen Utama Mendukung Pelaku Usaha OAP

- Editor

Rabu, 6 Agustus 2025 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Nabire — Pemerintah Daerah Papua Tengah didorong untuk memaksimalkan peran Bank Papua dan Dana Otonomi Khusus (Otsus) sebagai instrumen strategis dalam pemberdayaan ekonomi Orang Asli Papua (OAP) khususnya di Papua Tengah.

Selama ini, dua instrumen tersebut seringkali digunakan tanpa strategi yang terarah dan dalam mendorong kemandirian ekonomi pelaku usaha lokal Papua.

Menurut Alus UK Murib, S.E salah satu pengusaha lokal-orang asli Papua (OAP), Bank Papua harus bertransformasi menjadi bank pembangunan daerah yang berpihak secara nyata kepada pengusaha OAP.

“Bank Papua jangan hanya menjadi tempat menaruh uang pemerintah. Harus ada keberpihakan, baik dalam kebijakan permodalan maupun pendampingan usaha bagi pengusaha asli Papua,” ujarnya saat dihubungi awak media, Selasa (5/8/2025).

Ia menambahkan, banyak pelaku usaha OAP mengalami kesulitan mengakses pinjaman karena terbentur agunan dan berbagai persyaratan teknis. Padahal, dalam semangat Otsus, seharusnya ada skema kredit khusus bagi OAP, termasuk subsidi bunga dan jaminan pemerintah daerah.

Selain peran Bank Papua, Ketua DPD Partai Hanura Papua Tengah ini juga menegaskan bahwa dana Otsus yang mencapai triliunan rupiah setiap tahun juga harus difokuskan untuk mendorong sektor produktif, bukan habis untuk belanja birokrasi.

“Misalnya, menjadi modal usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) milik OAP, baik sektor perdagangan, pertanian, maupun industri kreatif. Kemudian pelatihan kewirausahaan dan pendampingan bisnis, termasuk literasi keuangan, manajemen usaha, dan penguatan jejaring pasar. Dan terakhir pendirian koperasi dan badan usaha milik masyarakat adat yang menjadi motor penggerak ekonomi lokal.” Imbuhnya.

Alus UK Murib menekankan pentingnya kemauan politik dan keberanian Pemerintah Daerah Papua Tengah untuk merancang kebijakan afirmatif yang mengikat. “Selama ini pengusaha OAP hanya jadi pelengkap. Kalau tidak ada kemauan politik yang kuat, maka ekonomi Papua Tengah akan terus dikuasai oleh segelintir elit pendatang yang tidak memiliki ikatan batin dengan tanah ini,” tegasnya.

Alus juga mengusulkan adanya forum koordinasi tetap antara Pemerintah Daerah, Bank Papua, dan pelaku usaha OAP yang diwadahi secara formal. Forum ini dapat menjadi ruang untuk menyampaikan aspirasi, mendesain program bersama, dan mengevaluasi pelaksanaan kebijakan secara berkala.

“Papua bisa maju jika ekonominya digerakkan dari akar rumput, dari rakyatnya sendiri. Jangan sampai Dana Otsus dan Bank Papua hanya jadi simbol tanpa manfaat nyata. Kita butuh kebijakan yang berdampak langsung bagi pengusaha lokal,” tutupnya

Komentar Facebook

Berita Terkait

Pengawasan Ketahanan Pangan, Dewa Agung Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Tinjau Gudang BULOG Sempidi di Bali, Pastikan Stok Beras Aman
Fani Foundation Buka Kesempatan untuk Warga Ciamis Banjar Pangandaran: Perkuat Komitmen Cetak Generasi Muda Berprestasi dan Pemimpin Masa Depan
Polres Kebumen Amankan 76 Ribu Obat Keras Ilegal dalam Operasi 90 Menit, Sasar Pelajar
Kasus Jalan Halmahera Selatan Meledak, Gubernur Malut Digugat Badan Arbitrase Nasional Indonesia
Langkah Cepat Prabowo Pasca Tragedi Kereta di Bekasi: Santuni Korban, Dorong Reformasi Keselamatan
Pelayanan Samsat Jakarta Timur Makin Prima, Warga Apresiasi Kemudahan dan Kecepatan
Santri Mengabdi: Istilah “Mubah” Lebih Tepat untuk Domino daripada “Halal”
Penertiban Parkir Liar Lebak Bulus Diperkuat, Wagub Rano Karno Turun Tangan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 17:14 WIB

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 April 2026 - 17:10 WIB

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 April 2026 - 09:58 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren

Selasa, 28 April 2026 - 07:59 WIB

SPMB 2026–2027 RESMI DIBUKA! Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago (Akreditasi B)

Sabtu, 25 April 2026 - 10:36 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Mengikuti Festival Hari Bumi 2026 Bersama 55 Santri dan Guru

Jumat, 17 April 2026 - 11:14 WIB

Tim Voli Ball Putri MTS As’adiyah No 34 Doping Raih Juara 1 di Ajang Kompetisi Seni, Ilmiah, Olahraga dan Keagamaan (Aksioka) Tahun 2026

Jumat, 17 April 2026 - 11:10 WIB

Pimpinan Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Hadiri Silaturrahmi Nasional Ormas Islam dan Halal bi Halal Idul Fitri 1447 H MUI

Selasa, 14 April 2026 - 20:41 WIB

Bimbel Primago Bimbel Masuk Pesantren Gontor Terbaik & No 1 di Indonesia

Berita Terbaru