Mengenal Sosok Sarta Dipa Wirausahawan Muda Tapos Depok

- Editor

Senin, 14 Februari 2022 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com-Menyandang sebagai seorang sarjana, tak melulu memilih menjadi pegawai, atau mungkin menjadi pegawai dari sebuah instansi/perusahan hanyalah sebagai wadah mencari pengalaman untuk langkah-langkah berikutnya, terjun menjadi seorang interpreuner sesuai bakat dan minat, apalagi jika didukung keahlian yang bisa memuluskan bisnis yang di tekuni.

beberapa hari lalu mewawancarai seorang wirausahawan muda yang punya titel sarjana komunikasi (S.Kom) dan punya bisnis terbilang unik, gelar Sarjana Komunikasi (S.Kom)-nya berubah menjadi SJC, Dia bernama Sarta Dipa, S.Jc

Selamat malam bang, Malem juga Pak Boleh tau nama lengkap Abang? Saya Sarta Dipa, S.Kom (Sarjana Jualan Cilok) ujar sarta Dipa, S.Kom. Asli Depok ya? Betul saya asli Depok, bocah Cimpaeun.  Apakah Abang pernah bekerja atau menjadi karyawan, dimana bang? Pernah 5 kali bekerja di perusahaan swasta, terakhir Bekerja di Bank BCA Syariah,ujar sarta Dipa, S.Kom, sekarang ini masih menjadi karyawan atau sudah off? Sudah Off sejak awal tahun 2018, dan sekarang fokus di usaha mas, ujar sarta Dipa, S.Kom

Sepertinya pekerjaan Abang cukup lumayan nyaman? Kok ditinggalkan, kira-kira apa alasannya?, Dari awal mulai bekerja itu saya niatkan untuk mencari pengetahuan, pengalaman dan keterampilannya. Karena falsafah orang bijak mengetakan 9 dari 10 pintu rezeki ada dalam usaha perdagangan, maka saya mantapkan untuk fokus pada bisnis yang saya jalankan, ujar sarta Dipa, S.Kom Terjun ke dunia bisnis sejak kapan bang? Dari sekolah SMP saya sudah senang berdagang mas, kemudian setelah lulus sekolah bekerja sambil juga menjalankan bisnis walaupun dibuat sambilan
Bisnis apa yang kali pertama Abang geluti? mulai bisnis yang seriusnya di pembenihan dan budidaya ikan Lele yang dimulai tahun 2011, ujar sarta Dipa, S.Kom. Saya dengar bisnis yang Abang geluti sekarang ini adalah bisnis bakso dan cilok? Alhamdulillah Iyaa mas, Bisnis Chiboy Bakso Rame saya rintis mulai tahun 2016, ujar sarta Dipa, S.Kom

Bagaimana perkembangan bisnis tersebut sampai sekarang? Alhamdulillah berkembang dan memberikan manfaat bagi orang-orang yang butuh tambahan penghasilan, ujar sarta Dipa, S.Kom. Jika boleh tahu, kira-kira omset Abang di bisnis ini seperti apa? Alhamdulillah omset dari produksi di atas Rp 300 juta/bulan mas, ujar sarta Dipa, S.Kom. Prospek ke depan seperti apa, apakah bisnis ini akan terus bertahan? Saya yakin bisnis di cilok dan bakso ini bisa berkembang dan maju karena makanan ini merupakan makanan yang sudah lumrah dari jaman dulu sampai sekarang cilok dan bakso mempunyai ruang bisnis yang menjanjikan, ujar sarta Dipa, S.Kom

Apa Abang sudah punya bidikan bisnis dalam bidang lain? Belum, saya ingin fokuskan bisnis ini agar semakin luas kemitraannya mudah-mudahan bisa senasional, ujar sarta Dipa, S.Kom. Moto Abang dalam bisnis agar terus berkembang? Tak terkejar namun tak tertinggal dalam kondisi apapun saya yakin ketika kita terus bergerak,  hasil itu tidak menghianati prosesnya, ujar sarta Dipa, S.Kom
Pesan Abang kepada pelaku bisnis terutama pelaku UMKM? Jangan pernah kenal menyerah, teruslah berusaha walaupun sesulit apapun keadaannya karena ketika kita bergerak dan melakukannya dari hati maka akan ada jalan kemudahannya Terus semangat dan salam sukses, ujar sarta Dipa, S.Kom

 

Komentar Facebook

Berita Terkait

Dishub DKI Jakarta Tebar Kepedulian di Iduladha 1447 H, Salurkan 41 Sapi dan 15 Kambing untuk Ribuan Warga
Budy Sugandi Baru Ditunjuk Pimpin Buperta 6 bulan, Surplus 2,17 Miliar
Diduga Banyak Pungutan di Buperta Cibubur, Pengunjung Keluhkan Tarif Masuk hingga Parkir
Serunya Magang/PKL Bagi Siswa SMK di CV Dirgantara Sejahtera Bersama (DSB) Depok
Kiprah Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO di Tingkat Nasional, Raih Duta Inspirasi Indonesia Batch 21
Karya Dokter Koboi Go International, Buku “Hitam Itu Bukan Sekadar Warna” Diluncurkan di Malaysia
Mendekati 50% Guru di Bawah Kemiskinan: Profesi Guru dan FKIP & Tarbiyah Harus Diaudit Nasional atau Dibubarkan?
Mobil Klinik Rumah Zakat Indonesia Layani Pengungsi Palestina di Yordania

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:21 WIB

“Menggali Fakta, Menyampaikan Kebenaran”, PWRI Kebumen Gelar Pelatihan Jurnalistik Gratis

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:21 WIB

HMI Kebumen Gelar Diskusi Publik dengan Tema “Quo Vadis Pendidikan Saat Ini” Bersama DPRD Jateng dan Kepala Disdikpora Kebumen

Senin, 18 Mei 2026 - 19:36 WIB

Di Serbu Warga, Bazar Baju Gratis RT 2 Panggulan Memeriahkan HUT Kota Depok ke 27 tahun 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:27 WIB

Drama Contest Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago : Sarana Berlatih Bahasa dan Seni Peran Santri & Santriwati

Minggu, 17 Mei 2026 - 22:12 WIB

CV Dirgantara Sejahtera Bersama Menjadi Sponsorship Kegiatan Sosial “Bekam Gratis & Bazar Baju Gratis 2026” Untuk Warga Panggulan Pengasinan Sawangan Depok

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:53 WIB

Pos Ronda RT 02 RW 05 Panggulan Pengasinan Sawangan Kompak Gelar Syukuran 1 Tahun Atas Terlaksananya Kegiatan Ronda Malam

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:05 WIB

MANAFERA Kembali dengan Semangat Sportivitas, Himpunan Mahasiswa Prodi Manajemen Unimugo Siap Gelar Turnamen Futsal Pelajar 2026

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:57 WIB

Humanis, Letkol Eko Bedah Rumah Lansia Tidak Layak Huni di Alian

Berita Terbaru