Gunung Anak Krakatau Erupsi, Status Waspada

- Editor

Jumat, 4 Februari 2022 - 22:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com– Gunung anak Krakatau yang terletak di Selat Sunda mengalami tujuh belas kali gempa dengan durasi 5 hingga 10 detik, Jum’at, 04 Februari 2022.

Hingga saat ini Gunung Anak Krakatau berstatus waspada, masyarakat atau wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 Km.

Gunung anak Krakatau mengalami erupsi dengan menghembuskan abu vulkanik hingga radius 200 meter diatas  puncak atau 357 meter dari permukaan laut.

Berdasarkan pengamatan visual dari pos pemantau gunung api tertutup kabut serta teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang tinggi sekitar 25 hingga 100 meter dari puncak.

Dalam pengamatan kegempaan juga telah terjadi beberapa kali gempa diantaranya satu kali gempa hembusan dan 17 kali gempa low-frequency, pos pantau tengah mengamati kolom abu yang condong ke arah timur laut atau menuju pulau Jawa.

Berdasarkan kondisi ini status gunung anak Krakatau berada pada level 2 atau waspada, walaupun erupsi yang terjadi tidak berdampak  bahaya namun masyarakat tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 Km.

Komentar Facebook

Berita Terkait

AMPHURI Gelar Mukernas 2026 di Palembang, Soroti Wacana E-Wallet Umrah 
SENGIT! Inilah 4 Perusahaan Alumni Gontor yang Lolos ke Babak Presentasi INVESTMENT WAR EXPO FORBIS 2026
Dokter Koboi alumni FK UMI Makassar serahkan buku “Hitam Itu Bukan Sekadar Warna” Ke Dubes RI di Copenhagen Denmark
BPOM Catat 8.700 Produk AMDK Dalam Negeri, Komisi VII DPR RI Puji Kinerja Taruna Ikrar
Bangku Milik Pedagang di Badan Jalan Mayjen Sutoyo Dikeluhkan Warga Sebabkan Macet
Kepala Buperta Budy Sugandi Raih Penghargaan Internasional Türkiye Alumni Awards 2026 di Bidang Economics and Entrepreneurship
Peringatan 1 Muharram 1448 H, Pegadaian Giat Khitan Massal Gratis dan Santuni Anak Yatim
Ojol Ditertibkan karena Parkir di Trotoar, Pengamat Minta Dishub Lebih Humanis

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:06 WIB

AMPHURI Gelar Mukernas 2026 di Palembang, Soroti Wacana E-Wallet Umrah 

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:31 WIB

SENGIT! Inilah 4 Perusahaan Alumni Gontor yang Lolos ke Babak Presentasi INVESTMENT WAR EXPO FORBIS 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:21 WIB

Dokter Koboi alumni FK UMI Makassar serahkan buku “Hitam Itu Bukan Sekadar Warna” Ke Dubes RI di Copenhagen Denmark

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:23 WIB

Bangku Milik Pedagang di Badan Jalan Mayjen Sutoyo Dikeluhkan Warga Sebabkan Macet

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:30 WIB

Kepala Buperta Budy Sugandi Raih Penghargaan Internasional Türkiye Alumni Awards 2026 di Bidang Economics and Entrepreneurship

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:08 WIB

Peringatan 1 Muharram 1448 H, Pegadaian Giat Khitan Massal Gratis dan Santuni Anak Yatim

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:32 WIB

Ojol Ditertibkan karena Parkir di Trotoar, Pengamat Minta Dishub Lebih Humanis

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:09 WIB

BPOM Perkenalkan Peraturan CPKB Terbaru untuk Meningkatkan Daya Saing Industri Kosmetik Nasional

Berita Terbaru