Kubar Butuh Investasi Hijau dan Berkelanjutan

- Editor

Rabu, 13 November 2024 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta – Kutai Barat punya beragam potensi baik sumber daya alam, pariwisata serta budaya dan kesenian. Ini semua adalah peluang yang harus di maksimalkan. Tantangannya adalah pada keterbatasan anggaran daerah dan saat yang sama masih rendahnya investasi baik PMA maupun PMDN.

Hal tersebut disampaikan Calon Bupati Kutai Barat Sahadi, S.Hut., M.Si dalam keterangannya pada awak media, Rabu (13/11/2024).

Sahadi melanjutkan bahwa tidak ada suatu negara atau daerah yang maju dan sejahtera tanmpa kehadiran investasi. Jadi investasi ini bisa dikatakan sebagai instrument determinan untuk mengakselerasi pembangunan ekonomi Kutai Barat.

“Kutai Barat kedepannya harus memberikan berbagai kemudahan bagi investor baik bagi swasta dalam negeri maupun asing dengan tetap mengacu pada aturan yang berlaku termasuk kepastian bahwa investasi itu harus bersih tidak merusak ekosistem hutan dan lingkungan,” ujarnya.

“Bukan berarti dengan investasi tadi, kita akan mengorbankan kualitas dan lingkungan hidup. Kita akan jaga akan laju deforestasi dan degradasi hutan serta penurunan kualitas lingkungan tidak terjadi. Jadi investasi yang masuk harus hijau dan berkelanjutan,” tegasnya.

Sahadi melanjutkan bahwa berkelanjutan yang dimaksud bukan saja secara lingkungan tetapi juga secara sosial dan ekonomi sehingga masyarakat Kutai Barat merasakan betul dampak positif investasi.

“Ada banyak sektor yang bisa digarap oleh investor seperti pariwisata, pertanian, perkebunan, perikanan, infrastruktur dan sebagainya. Tugas pemerintah daerah adalah bagaimana membuat perencanaan yang matang, misalnya ada road map investasi hijau yang dibuat kemudian turunan kebijakan, implementasi dan seterusnya,” imbuhnya.

“Sudah waktunya Kutai Barat melakukan transformasi ekonomi menuju pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) berkelanjutan,” pungkasnya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Anggota DPRD Kaltim Disorot, Disiplin dan Kinerja Dipertanyakan
Ketua PWRI Kebumen: Jangan Terprovokasi Hoaks yang Mengiringi Aksi 27 Agustus di Gedung DPR RI
Menhut Raja Antoni ke Kalbar atas Arahan Prabowo: Pastikan Perintah Presiden Berjalan
Menhut Raja Antoni BKO-kan 5.000 ASN Kehutanan ke 6 Provinsi Prioritas Tangani Karhutla
Menhut Raja Antoni Mendadak Rapatkan Jajaran Kemenhut di Tengah Penanganan Karhutla Kalsel
Menhut Raja Antoni Turun ke Lokasi Karhutla Kalsel, Operasi Pemadaman Diperkuat
Sukses Gelar Jamnas XII, Kepala Buperta Budy Sugandi Tegaskan Peran sebagai Ruang Pembelajaran Generasi Muda
Stop Operasi Penindakan, Kendaraan Kedaluwarsa KIR Diduga Berkeliaran di Jalan

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Anggota DPRD Kaltim Disorot, Disiplin dan Kinerja Dipertanyakan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:28 WIB

Ketua PWRI Kebumen: Jangan Terprovokasi Hoaks yang Mengiringi Aksi 27 Agustus di Gedung DPR RI

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:10 WIB

Menhut Raja Antoni ke Kalbar atas Arahan Prabowo: Pastikan Perintah Presiden Berjalan

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:49 WIB

Menhut Raja Antoni BKO-kan 5.000 ASN Kehutanan ke 6 Provinsi Prioritas Tangani Karhutla

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Menhut Raja Antoni Turun ke Lokasi Karhutla Kalsel, Operasi Pemadaman Diperkuat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Sukses Gelar Jamnas XII, Kepala Buperta Budy Sugandi Tegaskan Peran sebagai Ruang Pembelajaran Generasi Muda

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:57 WIB

Stop Operasi Penindakan, Kendaraan Kedaluwarsa KIR Diduga Berkeliaran di Jalan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:47 WIB

Dari Sapaan hingga Solusi, Rohmat Rospari Bicara tentang Wajah ASN yang Melayani

Berita Terbaru

Nasional

Anggota DPRD Kaltim Disorot, Disiplin dan Kinerja Dipertanyakan

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:15 WIB