Kepiting Asap Ala Pangkal Pinang

- Editor

Selasa, 25 Januari 2022 - 23:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com– Olahan daging asap umumnya diterapkan pada daging sapi, ikan,atau ayam. Namun di Pangkal Pinang Bangka Belitung pengasapan justru dilakukan pada daging kepiting

Kepiting asap kuliner satu ini patut anda cicipi jika sedang berkunjung ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kuliner yang satu ini memiliki citarasa gurih dan besar karena diolah dengan cara diasapi atau dipanggang, nah jika anda hendak menikmati kuliner ini anda harus sedikit bersabar.

Proses penyajiannya Kepiting Asap :

  1. Pecinta kuliner harus memilih sendiri kepiting hidup yang akan dimasak dan ditimbang untuk mengetahui bobotnya.
  2. Menu utama ini dibersihkan dan dipotong-potong menjadi beberapa bagian.
  3. Setelah itu dimasukkan ke dalam steam selama 15 menit.
  4. Kepiting dimasak dengan bumbu utama yang sudah lebih dahulu diracik.
  5. kepiting kemudian dibungkus daun pisang.
  6. Barulah proses pengasapan dilakukan diatas sebuah tungku dengan bara api yang dibiarkan menyala.
  7. Setelah beberapa menit kepiting asap pun siap disajikan

“Rempah-rempahnya ini kan dia dibakar, dibungkus daun pisang terus banyak bumbunya rempah-rempahnya disini jadi kerasa banget deh pokoknya”, Ujar Adha Agus selaku sebagai Penikmat Kuliner Kepiting Asap

“Ada peluang untuk menambah cita rasa menu untuk kepiting ini jadi  dari 8 tahun yang lalu lah kami mau buka sampe sekarang Masi tetap menjadi favorit, menu kepiting asap ini menjadi andalannya rumah makan ini”, Sambung Sienny Japari Selaju sebagai Pengelola

Harga yang ditawarkannya pun cukup terjangkau hanya Rp 30.000 saja per onsnya, selain menu andalan kepiting asap di rumah makan ini juga menyajikan beragam menu seafood lainnya yang rasanya juga tak kalah enaknya.

Penulis By Khalifah Sekar Arum

Komentar Facebook

Berita Terkait

SENGIT! Inilah 4 Perusahaan Alumni Gontor yang Lolos ke Babak Presentasi INVESTMENT WAR EXPO FORBIS 2026
Dokter Koboi alumni FK UMI Makassar serahkan buku “Hitam Itu Bukan Sekadar Warna” Ke Dubes RI di Copenhagen Denmark
BPOM Catat 8.700 Produk AMDK Dalam Negeri, Komisi VII DPR RI Puji Kinerja Taruna Ikrar
Bangku Milik Pedagang di Badan Jalan Mayjen Sutoyo Dikeluhkan Warga Sebabkan Macet
Kepala Buperta Budy Sugandi Raih Penghargaan Internasional Türkiye Alumni Awards 2026 di Bidang Economics and Entrepreneurship
Peringatan 1 Muharram 1448 H, Pegadaian Giat Khitan Massal Gratis dan Santuni Anak Yatim
Ojol Ditertibkan karena Parkir di Trotoar, Pengamat Minta Dishub Lebih Humanis
BPOM Perkenalkan Peraturan CPKB Terbaru untuk Meningkatkan Daya Saing Industri Kosmetik Nasional

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:31 WIB

SENGIT! Inilah 4 Perusahaan Alumni Gontor yang Lolos ke Babak Presentasi INVESTMENT WAR EXPO FORBIS 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:21 WIB

Dokter Koboi alumni FK UMI Makassar serahkan buku “Hitam Itu Bukan Sekadar Warna” Ke Dubes RI di Copenhagen Denmark

Senin, 22 Juni 2026 - 18:43 WIB

BPOM Catat 8.700 Produk AMDK Dalam Negeri, Komisi VII DPR RI Puji Kinerja Taruna Ikrar

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:30 WIB

Kepala Buperta Budy Sugandi Raih Penghargaan Internasional Türkiye Alumni Awards 2026 di Bidang Economics and Entrepreneurship

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:08 WIB

Peringatan 1 Muharram 1448 H, Pegadaian Giat Khitan Massal Gratis dan Santuni Anak Yatim

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:32 WIB

Ojol Ditertibkan karena Parkir di Trotoar, Pengamat Minta Dishub Lebih Humanis

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:09 WIB

BPOM Perkenalkan Peraturan CPKB Terbaru untuk Meningkatkan Daya Saing Industri Kosmetik Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04 WIB

Kenaikan Anggaran Polri Perkuat Pelayanan Publik yang Lebih Baik

Berita Terbaru