Kunjungan Edukatif Siswa SMA Negeri 1 Kebumen ke KTT Sugih Bareng Pejagoan

- Editor

Senin, 12 Agustus 2024 - 23:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Kebumen, Siaran Indonesia – Dalam rangka pelaksanaan tugas mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU), siswa-siswi dari SMA Negeri 1 Kebumen mengadakan kunjungan edukatif ke Kelompok Tani Ternak (KTT) Sugih Bareng di Desa Pejagoan, Senin (12/08/2024).

Kunjungan itu bertujuan untuk memberikan wawasan praktis kepada para siswa / siswai tentang usaha peternakan yang dikelola secara kelompok.

Datang sekitar pulul 16.00 WIB, mereka disambut hangat oleh pengurus KTT Sugih Bareng.

“Walaupun seadanya, kami sangat menyambut kunjungan adek-adek dari SMA. Ini hal yang sangat positif mengingat usia SMA ini adalah usia beranjak dewasa. Kita tau sekarang ini banyak sekali orang-orang yang sibuk melamar kerja dan gengsi menjadi petani ataupun peternak. Padahal itu (tani dan ternak) potensial,” kata Pengurus KTT Sugih Bareng, Kukuh Budiman.

Sambil melihat langsung domba dipeternakan, Kukuh memberikan penjelasan mengenai kegiatan peternakan yang dilakukan di sana, mulai dari pola pemberian pakan, pemeliharaan hewan ternak, hingga proses pemasaran hasil ternak.

“Tujuan kami memang profit, utamanya untuk mensejahterakan anggota dan memberi manfaat bagi warga. Itulah kenapa kami memilih domba. Meskipun harganya tidak setinggi kambing PE atau Jawa Randu tapi perputarannya lebih cepat. Mulai tukang sate sampai catering terutama yang menyediakan jasa aqiqah, itu lebih suka domba. Murah soalnya,” tambah dia.

Lebih lanjut ia juga menjelaskan bahwa memelihara domba itu lebih mudah dan sederhana dibandingkan dengan jenis lainnya. Dalam hal pakan, domba juga tidak pilah – pilih makanan seperti kambing PE atau Jawa Randu.

Saat cuaca mendukung kadang domba-domba di KTT dikeluarkan untuk diumbar di lahan belakang kandang yang lumayan luas.

Meski demikian tidak semua domba-domba itu diikat, hanya beberapa saja yang besar kemudian lainnya tidak akan pergih terlalu jauh.

“Domba ini karakternya penurut dan suka bergerombol, jadi cukup ikat yang besar saja lainnya gak bakal kemana-mana. Kadang bahkan sama petugas yang memelihara ini ditinggal, disambi ngarit atau bahkan mengerjakan kerjaan lainnya. Sejauh ini Alhamdulillah aman dan masuk kandang semuanya pasti kenyang,” terang dia.

Terkait masalah pakan, Kukuh mengaku sejauh ini masih mengandalkan pakan alami berupa rumput. Kelompoknya jarang sekali memberikan pakan tambahan, kecuali ketika dirasa memang membutuhkan.

Hal itu dilakukan bukan karena tidak sadar pentingnya pakan buatan sebagai tambahan gizi bagi pertumbuhan hewan. Namun demi menghemat biaya pemeliharaan yang kalau setiap hari hitungannya akan membengkak.

“Makanan kita memang rumput saja. Karena stok masih cukup dan juga ekonomis tentunya. Kalau untuk lainnya itu melihat kebutuhan. Sementara hitungannya belum masuk kalau tiap hari, jadi kadang-kadang saja. Seperti misal ada yang cacingan, sakit ya baru kasih Obat, vitamin dan mineral,” kata dia.

Para siswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Dengan riang gembira mereka berkesempatan untuk melihat langsung bahkan mencoba berinteraksi dengan domba-domba di peternakan milik KTT Sugih Bareng.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab antara siswa dan pengurus KTT. Para siswa diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan seputar teknik peternakan, tantangan yang dihadapi peternak, hingga strategi pemasaran yang efektif. (Editor)

Komentar Facebook

Berita Terkait

SMK Tadika Pertiwi Gelar Kegiatan Kunjungan Industri Ke Bandung Tahun 2026 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel
Dukung Anak Istimewa, Pemkot Depok Gelar Sekolah Ayah Bunda Spesial 2026
51 Himpunan, 47 Kampus: PERMIKOMNAS Jateng Perluas Kolaborasi Bersama Buana News
Gandeng Primago Consulting, Pesantren Al-Bahjah Rumuskan Blueprint Strategis Penguatan & Pengembangan Lembaga
PCNU Kota Tangerang Gelar Muskercab, Tekankan Kemandirian dan Konsolidasi Organisasi
Arogan dan Kebal Hukum, Pabrik Hebel PT IKN di Rawalo Copot Spanduk Penyegelan hingga Intimidasi Warga
KKMI PCC Audiensi dengan Pemerintah Kota Jakarta Timur, Bahas Program Perkemahan Madrasah
Pelantikan HIPPI Kota Depok, LKSA Primago Dapat Santunan Yatim
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:37 WIB

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump

Selasa, 10 Maret 2026 - 08:07 WIB

Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior

Senin, 2 Maret 2026 - 20:59 WIB

Situs Iran, IRNA Down

Senin, 2 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:11 WIB

Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:24 WIB

Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik

Jumat, 4 Juli 2025 - 14:15 WIB

Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia

Jumat, 4 Juli 2025 - 13:45 WIB

Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terbaru