Kebumen, Siaran Indonesia.com- BPJS Kesehatan sebagai badan penyelenggara Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terus berupaya memudahkan masyarakat mengaskes layanan. Bukan hanya kemudahan akses layanan kesehatan di fasilitas kesehatan, tetapi juga kemudahan akses bagi masyarakat yang ingin memperoleh layanan administrasi. Untuk itu, BPJS Kesehatan menghadirkan layanan BPJS Keliling untuk memberikan layanan kepada masyarakat.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen, Dany Saputro menyebut layanan BPJS Keliling telah terjadwal di berbagai titik wilayah. Pelayanan BPJS Keliling memberikan pelayanan administrasi diantaranya untuk pendaftaran peserta, perubahan data, permintaan informasi, serta membantu melakukan registrasi Mobile JKN.
“Layanan BPJS Keliling dapat menjadi alternatif sekaligus solusi bagi masyarakat yang butuh layanan administrasi terutam di wilayah-wilayah pelosok yang jangkauannya jauh dari kota. Selain itu ada Sebagian masyarakat yang karena pekerjaannya tidak ada waktu ke kantor BPJS Kesehatan,” ungkap Dany usai Kegiatan BPJS Keliling di Desa Karanggede Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen, Sabtu (29/06).
Dengan adanya layanan BPJS Keliling ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang sulit mengakses layanan administrasi JKN. Dengan terjun langsung berkeliling dari satu tempat ke tempat lainnya, ia berharap layanan administrasi JKN ini dapat menjangkau seluruh masyarakat yang belum terpapar layanan Program JKN. Oleh karena itu ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan Program BPJS Keliling ini dengan baik.
“Salah satu tujuan kegiatan BPJS Keliling ini dilakukan agar masyarakat di Kabupaten Kebumen merasakan kemudahan yang sama dalam pengurusan administrasi JKN. Pelayanan BPJS Keliling ini kami pastikan layanannya sama dengan pelayanan di Kantor BPJS Kesehatan, tidak ada yang berbeda,” jelas Dany
Dany menambahkan, untuk memberikan layanan kesehatan bagi peserta JKN di Kabupaten Kebumen, BPJS Kesehatan Cabang Kebumen telah bekerja sama dengan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yaitu 35 Puskesmas, 16 klinik pratama, 85 dokter umum, dan 23 dokter gigi. Untuk Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) ada dua rumah sakit pemerintah dan 11 rumah sakit swasta. Sementara untuk fasilitas penunjang, ada tiga optik, tiga laboratorium, tiga apotek dan tujuh ruang farmasi puskesmas.
“Kami membuka akses seluas-luasnya bagi peserta JKN, bukan hanya layanan administrasi tetapi juga akses layanan kesehatan. Masyarakat dapat memanfaatkan ketersediaan Faskes yang telah bekerjasama dengan kami,” ucap Dany.
Sementara itu, salah satu masyarakat yang mengakses layanan BPJS Keliling, Sadiyanto sangat mengapresiasi kehadiran BPJS Kesehatan Keliling dilingkungannya. Sardi mengaku telah beberapa kali berencana datang ke Kantor BPJS Kesehatan, tetapi selalu tertunda dikarenakan kesibukannya. Selain itu, ia tidak dapat mengakses layanan online karena ia tidak memiliki handphone. Ia berencana mengecek status kepesertaan dirinya beserta istri dan anaknya yang terdaftar sebagai Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI). Dengan adanya BPJS Keliling ini, ia merasa sangat bersyukur karena tidak perlu lagi jauh-jauh ke kantor BPJS Kesehatan.
“Bagi saya yang berprofesi sebagai petani yang sehari-harinya di ladang, BPJS Keliling ini sangat membantu karena dapat menghemat waktu dan biaya. Masyarakat yang lain juga sangat antusias dengan layanan ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut Sardi menyampaikan pentingnya memiliki jaminan kesehatan meskipun sampai saat ini ia belum pernah memanfaatkan Program JKN untuk berobat di fasilitas kesehatan. Menurut Sardi, tidak ada satu orang pun yang dapat memprediksi kapan ia membutuhkan pelayanan kesehatan. Dengan terdaftar JKN, ia pun merasa tenang jika sewaktu-waktu ia ataupun keluarganya sakit.
“Dengan terdaftar JKN, kami tidak lagi khawatir kalau sakit, karena Program JKN akan menjamin biaya pelayanannya,” ujar Sardi. (sa/he)
























