Relawan Indonesia: Gaza Sangat Membutuhkan Tenaga Medis

- Editor

Sabtu, 8 Juni 2024 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Relawan dari Indonesia Eko Sulistio menyiapkan bantuan bahan pokok untuk rakyat Palestina.

Relawan dari Indonesia Eko Sulistio menyiapkan bantuan bahan pokok untuk rakyat Palestina.

Jordania, Siaran Indonesia – Relawan kemanusiaan dari Indonesia Eko Sulistio mengungkapkan warga Gaza sangat membutuhkan tenaga medis.

Hal ini dikarenakan banyak tenaga medis dari negara-negara luar menarik diri dari Gaza, karena masalah keamanan dan keselamatan, salah satunya tim medis dari Malaysia dan Kuwait.

“Krisis di Gaza saat ini bukan hanya krisis pengan, tapi juga krisis kesehatan. Banyak warga yang terluka, tapi tidak mendapat penanganan kesehatan, karena rumah sakit sudah dikuasai Zionis Israel, bantuan tenaga medis dari negara luar pun banyak yang menarik diri,” ujar Eko saat dihubungi, Sabtu 8 Juni 2024.

Kondisi ini terus berlanjut, dan semakin parah, karena serangan Zionis Israel ke Gaza belum terlihat tanda-tanda berakhir. Sementara, warga Gaza masih sangat membutuhkan uluran bantuan dari negara-negara donor, termasuk Indonsia.

“Jujur kita dari relawan dari berbagai negara kesulitan untuk mengirim bantuan untuk rakyat Palestina, karena akses menuju ke sana ditutup,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, satu-satunya akses bantuan yang masih bisa dibuka untuk rakyat Palestina adalah dari Yordania yang perbatasan langsung dengan Palestina. Sementara jalur-jalur lain seperti melalui perbatasan Mesir sudah ditutup oleh tentara Israel.

Pihaknya pun masih terus berupaya menyalurkan bantuan untuk rakyat Palestina, di Gaza. Setidaknya ada kurang lebih 800 paket bahan pangan keluarga, dan juga 22 ton tepung gandum akan dikirim oleh Eko dan relawan dari berbagai negara lain melalui jalur darat di Yordania.

“Saat ini sedang kita siapkan bantuan dari Rakyat Indonesia berBarengan dengan bantuan kemanusiaan Internasional dari UN, WFP, Turkey, Uni Emirates Arab, Germany, Malaysia, UK, Brunei Darussallam, Singapore, dan Australia,” tutur Eko.

Untuk bantuan dari Indonesia disalurkan melalui Lembaga Kemanusiaan DT PEDULI, Wakaf Salman, Mahasiswa INDONESIA Di Jordania, KBRI AMMAN Jordania dan bantuan yang sifatnya pribadi.

Eko mengungkapkan mengapa bantuan harus segera disalurkan ke Gaza. Karena kondisi rakyat Palestina di Gaza semakin menderita. Masyarakat di sana sedang mengalami bencana kelaparan. Banyak masyarakat yang mati karena kelaparan.

“Tentu kita tidak akan menunggu lama, bantuan akan kita kirim melalui pintu perbatasan Jordania WestBank Tepi Barat King Hussein Bridge lalu ke Allenby dan lanjut ke KareemShalom menuju Gaza Palestina,” tandasnya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump
Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior
Situs Iran, IRNA Down
Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika
Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei
Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik
Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia
Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:45 WIB

Hardiknas 2026: Menghidupkan Kembali Ruh Pendidikan, Mengingat Peran Jamiat Kheir dalam Sejarah Bangsa

Rabu, 29 April 2026 - 17:14 WIB

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 April 2026 - 09:58 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren

Rabu, 29 April 2026 - 08:53 WIB

SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Selasa, 28 April 2026 - 07:59 WIB

SPMB 2026–2027 RESMI DIBUKA! Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago (Akreditasi B)

Sabtu, 25 April 2026 - 10:36 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Mengikuti Festival Hari Bumi 2026 Bersama 55 Santri dan Guru

Jumat, 17 April 2026 - 11:14 WIB

Tim Voli Ball Putri MTS As’adiyah No 34 Doping Raih Juara 1 di Ajang Kompetisi Seni, Ilmiah, Olahraga dan Keagamaan (Aksioka) Tahun 2026

Jumat, 17 April 2026 - 11:10 WIB

Pimpinan Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Hadiri Silaturrahmi Nasional Ormas Islam dan Halal bi Halal Idul Fitri 1447 H MUI

Berita Terbaru