Petugas Pajak Sering Hadapi Penolakan Warga, Sosialisasi Jadi Kunci Penelusuran di Depok

- Editor

Rabu, 23 September 2026 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranIndonesia.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mendapat masukan langsung dari petugas penelusur pajak mengenai berbagai tantangan yang mereka hadapi saat menjalankan tugas di lapangan.

Masukan tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama para petugas penelusur pajak yang sebelumnya mendapat apresiasi dari Wali Kota Depok Supian Suri atas kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD), Selasa, 22 September 2026.

Salah satu peserta pertemuan, Lina Yusya, perwakilan petugas Samsat, mengungkapkan bahwa pekerjaan penelusuran pajak di lapangan tidak selalu berjalan mudah.

Menurut Lina, petugas kerap menghadapi warga yang menolak, memprotes, bahkan memarahi mereka ketika melakukan penelusuran.

“Kita sering dimarahi, dikejar-kejar, diprotes warga. Kadang warga membandingkan, kenapa petugas pajak begitu tegas, sementara kasus korupsi saja dianggap penanganannya lama,” ujar Lina dalam pertemuan tersebut.

Lina menilai, kondisi tersebut salah satunya dipengaruhi oleh komunikasi dan sosialisasi yang belum sepenuhnya sampai ke tingkat bawah.

Ia mengatakan, ketika petugas datang ke lingkungan warga, masih ada masyarakat yang merasa belum memperoleh informasi mengenai kegiatan penelusuran pajak.

“Kadang warga merasa tidak tahu-menahu ketika kami datang. Akhirnya mereka defensif,” katanya.

Karena itu, menurut Lina, sosialisasi yang lebih kuat hingga tingkat RT dan RW dapat membantu petugas menjalankan tugas dengan lebih baik.

Dengan adanya informasi terlebih dahulu di tingkat lingkungan, masyarakat diharapkan memahami tujuan kedatangan petugas sehingga proses penelusuran dapat berlangsung lebih terbuka dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

*Petugas Berharap Sistem Pelaporan Lebih Fleksibel*

Selain menghadapi tantangan saat berhadapan dengan masyarakat, Lina juga menyampaikan persoalan yang berkaitan dengan administrasi pelaporan.

Ia menilai sistem pelaporan yang terlalu kaku dapat menjadi kendala tersendiri bagi petugas yang telah bekerja keras mendapatkan data dari lapangan.

Menurut Lina, hasil pekerjaan petugas terkadang tidak dapat diproses hanya karena persoalan administratif, seperti adanya checklist yang belum terisi.

Padahal, kata dia, proses untuk memperoleh data tersebut di lapangan membutuhkan waktu dan menghadapi berbagai situasi.

“Kadang kerja kita di lapangan sudah susah, tetapi laporan bisa ditolak hanya karena lupa checklist,” ujarnya.

Masukan tersebut menjadi bagian dari persoalan yang perlu diperhatikan dalam upaya meningkatkan efektivitas penelusuran pajak di Kota Depok.

Di satu sisi, petugas dituntut aktif mencari potensi penerimaan di lapangan. Di sisi lain, mereka juga harus memenuhi mekanisme administrasi dan pelaporan yang telah ditetapkan.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Ekonom Minta Kebijakan Sertifikasi Halal Ditunda, Soroti Kesiapan Pelaku Usaha dan Risiko Ekonomi
PRIMAGEN kenalkan Tes Minat Bakat di Event Pramono SPEKIX 2026 di JCC Senayan Jakarta, Dorong Anak Disabilitas Mapping Talent Mapping Sejak Dini
PRIMAGEN dan FORKESI Hadirkan Tes Pemetaan Minat Bakat Anak Spesial di SPEKIX 2026
Al Siddiq International School Pondok Gede Bekasi Hadirkan Pembicara Parenting Alumni Gontor Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Calon Ketua Umum HIPPI Kota Depok Beserta Calon Pengurus Memperkuat Konsolidasi Bersama Ketua DPD HIPPI Jawa Barat Sebelum Pelantikan
SMA Perguruan Rakyat 3 Gelar Kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) Bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun 2026
Pendidikan Kaderisasi OSIS Sekolah, SMP Sumbangsih Adakah Kegiatan LDKS bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun Ajaran 2026-2027
Kembangkan Bakat & Kuatkan Karakter, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kembangkan 12 Ekstrakuriluler Bagi Santri dan Santriwati

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:47 WIB

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Pancasila, Reformasi, dan IRT: Mencari Kerangka untuk Mengisi Kemerdekaan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Nobel Ekonomi 2026, Keluarga Jadi Fondasi Stabilitas Nasional

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:44 WIB

DANANTARA: MESIN INDUSTRIALISASI ATAU PEDAGANG KOMODITAS?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Sufmi Dasco Ahmad dalam Perspektif Fiqih: Politik Maslahah dan Seni Menjaga Titik Temu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Membaca Transformasi Polri dalam Mengawal Aspirasi Rakyat

Senin, 14 September 2026 - 15:45 WIB

Tragedi Kecelakaan Kapal dan Urgensi Evaluasi Total Sistem Keselamatan Pelayaran Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Energi, Informasi, dan Entropi: Mengapa Sistem Bisa Gagal Meski Sumber Dayanya Cukup

Berita Terbaru

Prayoga Sekretaris Jendral PP IRNA (Indonesia Raya Anti Narkoba)

Opini

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi

Jumat, 16 Okt 2026 - 05:47 WIB

Nasional

Mendesain Penguatan Party ID dalam RUU Pemilu

Jumat, 16 Okt 2026 - 02:39 WIB