Kejar Pajak di Tengah Tantangan Warga, Petugas Penelusur Sumbang PAD Rp6,5 Miliar

- Editor

Rabu, 23 September 2026 - 07:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranIndonesia.com — Tidak mudah mengejar penerimaan pajak dari lapangan. Para petugas penelusur harus berhadapan langsung dengan masyarakat, menghadapi berbagai tantangan, sekaligus memenuhi tuntutan administrasi dalam setiap laporan. Namun, kerja tersebut berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Depok hingga mencapai Rp6,5 miliar.

Capaian tersebut mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Depok Supian Suri saat bertemu dengan para petugas penelusur pajak pada Selasa (22/9/2026).

Supian mengucapkan terima kasih atas kerja keras para petugas yang selama ini menjalankan penelusuran di lapangan.

“Terima kasih kepada teman-teman penelusur yang sudah bekerja keras sehingga bisa memberikan kontribusi terhadap PAD sebesar Rp6,5 miliar,” ujar Supian.

Menurut Supian, pekerjaan para petugas penelusur tidak ringan. Mereka harus turun langsung ke lapangan dan menghadapi situasi yang tidak selalu mudah ketika berhadapan dengan masyarakat.

“Tugas teman-teman di lapangan ini berat, penuh tantangan dan melelahkan,” katanya.

Sebagai bentuk penghargaan, Supian memberikan apresiasi kepada petugas yang berprestasi, termasuk Dede Eko Rustiansan. Pemerintah Kota Depok juga memberikan hadiah atau bonus kepada 10 petugas sebagai penghargaan atas kerja keras mereka.

Bukan Hanya Soal Target Penerimaan

Pertemuan tersebut tidak hanya membahas capaian penerimaan. Para petugas juga menyampaikan persoalan yang mereka temui selama menjalankan tugas.

Salah satunya berkaitan dengan persoalan administrasi, termasuk kelengkapan checklist dalam laporan.

Supian menjelaskan, penggunaan aplikasi dalam proses pelaporan tersebut mengikuti sistem standar yang ditetapkan Pemerintah Provinsi. Karena itu, terdapat ketentuan yang harus dipenuhi untuk kepentingan verifikasi data.

Persoalan tersebut menjadi salah satu tantangan yang dihadapi petugas. Di satu sisi, mereka dituntut mengejar target penerimaan melalui penelusuran di lapangan. Di sisi lain, setiap hasil penelusuran tetap harus memenuhi ketentuan administrasi dan verifikasi.

Kondisi itu membuat dukungan terhadap petugas menjadi penting, terutama karena sebagian besar pekerjaan mereka berlangsung langsung di tengah masyarakat.

Supian Suri Beri Penghargaan

Supian menilai kerja keras petugas penelusur patut mendapatkan penghargaan. Pemberian bonus kepada 10 petugas dan apresiasi kepada petugas berprestasi menjadi bentuk dukungan atas kontribusi mereka terhadap penerimaan daerah.

Capaian Rp6,5 miliar sekaligus menunjukkan kontribusi kegiatan penelusuran terhadap PAD Kota Depok.

Namun, pengalaman petugas di lapangan juga menjadi catatan penting. Tantangan menghadapi masyarakat serta persoalan administrasi menjadi dua hal yang perlu diperhatikan agar kegiatan penelusuran dapat berjalan lebih efektif.

Penguatan sosialisasi kepada masyarakat dan evaluasi terhadap mekanisme pelaporan menjadi bagian yang dapat mendukung petugas dalam menjalankan tugasnya.

Dengan demikian, optimalisasi PAD tidak hanya bergantung pada capaian angka penerimaan, tetapi juga pada bagaimana petugas di lapangan mendapat dukungan untuk menjalankan tugas secara efektif sesuai ketentuan yang berlaku.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Mendesain Penguatan Party ID dalam RUU Pemilu
Ekonom Minta Kebijakan Sertifikasi Halal Ditunda, Soroti Kesiapan Pelaku Usaha dan Risiko Ekonomi
PRIMAGEN kenalkan Tes Minat Bakat di Event Pramono SPEKIX 2026 di JCC Senayan Jakarta, Dorong Anak Disabilitas Mapping Talent Mapping Sejak Dini
Menhut Raja Juli Ungkap 5-6 Perusahaan Terancam Dicabut Izinnya akibat Karhutla
Kepala BPOM Taruna Ikrar Ajak Ratusan Ribu Apoteker IAI Bersinergi Perkuat Ketahanan Obat Nasional
PRIMAGEN dan FORKESI Hadirkan Tes Pemetaan Minat Bakat Anak Spesial di SPEKIX 2026
Al Siddiq International School Pondok Gede Bekasi Hadirkan Pembicara Parenting Alumni Gontor Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Taruna Ikrar Dorong Mahasiswa Unram Bangun Kepemimpinan Berbasis Neurosains

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:47 WIB

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Pancasila, Reformasi, dan IRT: Mencari Kerangka untuk Mengisi Kemerdekaan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Nobel Ekonomi 2026, Keluarga Jadi Fondasi Stabilitas Nasional

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:44 WIB

DANANTARA: MESIN INDUSTRIALISASI ATAU PEDAGANG KOMODITAS?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Sufmi Dasco Ahmad dalam Perspektif Fiqih: Politik Maslahah dan Seni Menjaga Titik Temu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Membaca Transformasi Polri dalam Mengawal Aspirasi Rakyat

Senin, 14 September 2026 - 15:45 WIB

Tragedi Kecelakaan Kapal dan Urgensi Evaluasi Total Sistem Keselamatan Pelayaran Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Energi, Informasi, dan Entropi: Mengapa Sistem Bisa Gagal Meski Sumber Dayanya Cukup

Berita Terbaru

Prayoga Sekretaris Jendral PP IRNA (Indonesia Raya Anti Narkoba)

Opini

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi

Jumat, 16 Okt 2026 - 05:47 WIB

Nasional

Mendesain Penguatan Party ID dalam RUU Pemilu

Jumat, 16 Okt 2026 - 02:39 WIB