Relawan dan Warga Bergotong Royong Bangun Jembatan Darurat Pasca Banjir Bandang di Bireuen

- Editor

Minggu, 11 Januari 2026 - 07:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan darurat yang dibangun oleh warga dan masyarakat.

Jembatan darurat yang dibangun oleh warga dan masyarakat.

Bireuen, Siaran Indonesia — Pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Bireuen, Aceh, relawan bersama masyarakat terdampak bergotong royong membangun jembatan gantung darurat guna memulihkan akses wilayah yang terputus dan memastikan aktivitas warga dapat kembali berjalan.

Jembatan darurat dipasang di Dusun Bivak, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, dan berhasil menghubungkan Dusun Barona, Desa Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen.

Sebelumnya, akses antar wilayah tersebut terputus akibat rusaknya jalur penyeberangan oleh derasnya arus sungai pasca bencana.

Hingga saat ini, masih terdapat banyak akses desa yang terputus, terutama di wilayah pelosok. Kondisi tersebut menghambat distribusi bantuan kemanusiaan, akses layanan kesehatan, pendidikan, serta aktivitas ekonomi masyarakat.

Pembangunan jembatan darurat ini diselesaikan dalam waktu tiga hari kerja melalui kerja sama dan gotong royong antara relawan dan masyarakat setempat. Relawan yang terlibat berasal dari Vertical Rescue Indonesia, Sabhawana SMA 3 Jakarta, Tim Peduli, serta masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor.

Relawan Tim Peduli, Eko Sulistio, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan darurat ini merupakan upaya cepat untuk menjawab kebutuhan mendesak warga terdampak.

“Jembatan darurat ini kami bangun untuk mempercepat akses bantuan agar mudah masuk ke dusun-dusun terdampak. Selain itu, jembatan ini memudahkan evakuasi warga yang membutuhkan penanganan medis ke rumah sakit serta memastikan anak-anak SD dan SMP dapat bersekolah dengan aman, mengingat menyeberangi sungai dengan arus deras sangat berbahaya,” ujar Eko Sulistio, Sabtu 10 Januari 2026.

Selain mendukung akses bantuan dan pendidikan, jembatan darurat ini juga diharapkan memperlancar aktivitas ekonomi warga, khususnya dalam distribusi dan penjualan hasil bumi seperti kemiri, jagung, cokelat, kelapa, manggis, durian, duku, pinang, hingga kelapa sawit.

Masyarakat setempat berharap, dengan terbangunnya jembatan darurat ini, anak-anak dapat segera kembali bersekolah, bantuan logistik dapat masuk dengan lancar, serta aktivitas ekonomi warga dapat kembali berjalan, sembari menunggu pembangunan jembatan permanen dari pemerintah.

Aksi kolaboratif ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan kepedulian kemanusiaan relawan dan masyarakat dalam menghadapi dampak bencana, demi mempercepat pemulihan kehidupan warga terdampak. (Al)

Komentar Facebook

Berita Terkait

Satu Abad Gontor: Forbis IKPM Gontor Siapkan National Economic Summit & Expo 2026
HMI Kebumen Datangi Kesbangpol: Bawa Aspirasi Strategis. Salah Satunya Desak Pembentukan BNN Kabupaten Segera!
BPOM -BNN Perketat Pengawasan Obat Secara Nasional
UP PKB Kedaung Angke resmi terapkan sistem Full Cycle Kemenhub, tingkatkan transparansi, efisiensi, dan keamanan uji kendaraan bermotor di Jakarta
Hardjuno Wiwoho Sah Sandang Gelar Doktor Ilmu Hukum
Taruna Ikrar Pimpin Perangi Diabetes hingga Jantung, BPOM Siapkan Label Nutri-Level pada Pangan Olahan
Mendagri Tito Karnavian dan Kepala BPOM Taruna Ikrar Konsolidasikan Kepala Daerah, Pengawasan Obat-Makanan Jadi Instrumen Stabilitas Ekonomi Nasional
4 Pondok Pesantren Modern Terbaik di Depok Jawa Barat yang bisa jadi Pilihan!!

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 16:00 WIB

Ingat! Setiap Tanggal 10 PDIP Kebumen Siap Layani Kesehatan dan Makan Gratis

Kamis, 9 April 2026 - 09:16 WIB

Depok Gabung Program PSEL, Sampah Diolah Jadi Energi Listrik

Rabu, 8 April 2026 - 11:45 WIB

Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Aduan JAKI Dibalas AI

Rabu, 8 April 2026 - 11:19 WIB

Gandeng Emak-emak hingga Driver Ojol, Kapolres Depok Perkuat Keamanan Lewat Program “Sabuk Kamtibmas”

Rabu, 8 April 2026 - 10:44 WIB

Atasi Masalah Sampah, Depok Segera Suplai 500 Ton Sampah per Hari untuk PLTSa di Bogor

Rabu, 8 April 2026 - 10:29 WIB

Rayakan HUT ke-27, Pemkot Depok Rilis Logo Berfilosofi “Bersama Depok Maju”

Senin, 30 Maret 2026 - 16:12 WIB

Polres Kebumen Ungkap Kasus Pencabulan Anak, Guru Ngaji Telah Ditetapkan Sebagai Tersangka 

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:35 WIB

HMI Kebumen Kecam Dugaan Pencabulan di Karanggayam, Pelaku Disebut Ustaz Sekaligus Pengawas Salah Satu Dapur MBG

Berita Terbaru

Nasional

BPOM -BNN Perketat Pengawasan Obat Secara Nasional

Sabtu, 11 Apr 2026 - 02:35 WIB