Sosialisasi Empat Pilar, M. Sarmuji Tegaskan Terbuka Terhadap Kritik

- Editor

Senin, 15 Desember 2025 - 17:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama masyarakat di Desa Pagu, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin 15 Desember 2025.

Kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama masyarakat di Desa Pagu, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin 15 Desember 2025.

Kediri, Siaran Indonesia – Anggota DPR RI M. Sarmuji menegaskan bahwa keterbukaan terhadap kritik masyarakat merupakan kunci penting dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama masyarakat di Desa Pagu, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Senin 15 Desember 2025.

Dalam kegiatan yang dihadiri tokoh agama, tokoh pemuda, pelaku UMKM, serta perwakilan pemerintah desa tersebut, Sarmuji menyampaikan bahwa Empat Pilar Kebangsaan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, harus menjadi dasar dalam membangun pemerintahan yang demokratis, responsif, dan berpihak pada rakyat.

“Sebagai anggota DPR, saya tidak anti kritik. Justru kritik dari masyarakat sangat dibutuhkan agar pembangunan berjalan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan daerah,” ujar Sarmuji.

Menurutnya, kritik dan masukan publik merupakan instrumen kontrol yang penting dalam sistem demokrasi. Dengan adanya keterbukaan, pemerintah dan wakil rakyat dapat melakukan evaluasi serta percepatan terhadap program-program pembangunan yang berdampak langsung pada masyarakat.

Sarmuji menilai, percepatan pembangunan daerah, termasuk realisasi anggaran, tidak akan efektif tanpa partisipasi aktif masyarakat. Oleh karena itu, ia mendorong masyarakat untuk berani menyampaikan aspirasi, saran, maupun kritik secara konstruktif.

“Kalau ada program yang lambat, tidak tepat, atau tidak dirasakan manfaatnya, sampaikan. Kritik itu penting agar pembangunan tidak berjalan di tempat,” katanya.

Ia juga menekankan bahwa keterlambatan pembangunan kerap disebabkan oleh minimnya komunikasi antara masyarakat dan pengambil kebijakan. Sosialisasi Empat Pilar, menurutnya, menjadi ruang dialog untuk memperkecil jarak tersebut.

“Pembangunan daerah harus dipercepat, dan itu hanya bisa dilakukan jika ada sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Wakil rakyat harus siap mendengar, bukan hanya berbicara,” tegasnya.

Sarmuji menutup kegiatan tersebut dengan menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang aspirasi dan memperjuangkan percepatan pembangunan daerah melalui jalur kebijakan di tingkat nasional.

“Demokrasi yang sehat membutuhkan kritik, dan pembangunan yang cepat membutuhkan keberanian untuk memperbaiki diri. Selama saya diberi amanah sebagai wakil rakyat, kritik masyarakat akan menjadi bagian dari perjuangan saya,” pungkasnya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Forum Alumni PPI Turki Bekali Calon Mahasiswa Indonesia Sebelum Berangkat ke Türkiye
HUT Ke-5 PELITA 16, Wihaji Dorong Pembinaan Atlet Muda Lewat Turnamen Tenis Meja
Taruna Ikrar: Pemimpin Masa Depan Polri Harus Mampu Memahami Manusia dan Menguasai Diri
UIII Cetak Sejarah, 34 Doktor Pertama Lulus dari 22 Negara
Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Sukses Gelar Reuni Akbar Alumni 2026 di Pesona Square Mall Depok
Gus Salam Denanyar Menguat sebagai Poros Alternatif Ketua Umum PBNU, Usung Rekonsiliasi dan Marwah Organisasi
Menhut Raja Antoni Andalkan Hujan untuk Padamkan Karhutla: Ada Bibit Hujan, Kita Gelar OMC
Rais Syuriyah PWNU Gorontalo Mundur, Singgung Politik dan Perebutan Jabatan Jelang Muktamar

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:01 WIB

Forum Alumni PPI Turki Bekali Calon Mahasiswa Indonesia Sebelum Berangkat ke Türkiye

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:06 WIB

HUT Ke-5 PELITA 16, Wihaji Dorong Pembinaan Atlet Muda Lewat Turnamen Tenis Meja

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:19 WIB

UIII Cetak Sejarah, 34 Doktor Pertama Lulus dari 22 Negara

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:32 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Sukses Gelar Reuni Akbar Alumni 2026 di Pesona Square Mall Depok

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Gus Salam Denanyar Menguat sebagai Poros Alternatif Ketua Umum PBNU, Usung Rekonsiliasi dan Marwah Organisasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Menhut Raja Antoni Andalkan Hujan untuk Padamkan Karhutla: Ada Bibit Hujan, Kita Gelar OMC

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Rais Syuriyah PWNU Gorontalo Mundur, Singgung Politik dan Perebutan Jabatan Jelang Muktamar

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Anggota DPRD Kaltim Disorot, Disiplin dan Kinerja Dipertanyakan

Berita Terbaru