Sarmuji: Kebebasan Berpendapat Dijamin Konstitusi, Asal Tanggungjawab

- Editor

Selasa, 9 Desember 2025 - 12:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulungagung, Siaran Indonesia – Anggota DPR RI M. Sarmuji menegaskan bahwa kebebasan berpendapat merupakan hak konstitusional setiap warga negara yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Meski demikian, kebebasan tersebut tidak bersifat tanpa batas dan harus dijalankan secara bertanggung jawab sesuai dengan hukum yang berlaku.

Penegasan tersebut disampaikan Sarmuji saat Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, pemuda, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan.

Menurut Sarmuji, praktik kebebasan berpendapat yang melenceng, seperti penyebaran fitnah, ujaran kebencian, serta konten bermuatan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), justru berpotensi merusak sendi-sendi demokrasi dan mengancam persatuan nasional.

“Kebebasan berpendapat adalah hak rakyat yang dijamin konstitusi. Namun hak tersebut harus disertai tanggung jawab. Negara tidak membenarkan kebebasan yang digunakan untuk menyebarkan fitnah, kebencian, atau provokasi berbasis SARA,” ujar Sarmuji di Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, Tulungagung, Selasa 9 Desember 2025.

Ia menegaskan, nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika harus menjadi pedoman utama dalam menyampaikan aspirasi, baik di ruang publik maupun di media digital yang kini berkembang pesat.

Sarmuji juga menekankan bahwa perbedaan pendapat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari demokrasi. Kritik terhadap pemerintah, kata dia, merupakan bentuk partisipasi politik yang sah dan diperlukan selama disampaikan secara objektif, berbasis data, dan menjunjung etika.

“Kritik yang konstruktif akan memperkuat demokrasi dan memperbaiki kebijakan publik. Sebaliknya, hoaks dan ujaran kebencian hanya akan memperlemah persatuan bangsa,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sarmuji mengajak masyarakat untuk semakin bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Demokrasi akan tumbuh sehat jika kebebasan berpendapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Mari kita sampaikan aspirasi dan kritik secara santun, beradab, serta berlandaskan Pancasila agar perbedaan menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan,” pungkas Sarmuji.

Komentar Facebook

Berita Terkait

IKAHI Gelar Seminar Nasional HUT ke-73, Bahas Implementasi Pidana Non-Penjara
Perkuat Khidmat Global, Lembaga Dakwah PBNU Gelar Silaturahmi Virtual bersama Dai Go Global dan PCINU Lintas Negara
Fadar Tour Tunjukkan Profesionalisme, Perkuat Kolaborasi Global dalam Halal Bihalal SAHI 2026
Jaga Desa Dinilai Lindungi Kepala Desa dari Gangguan Oknum, Pemerintah Perkuat Pendampingan
Spirit Karbala Menjadi Resilience dan Endurance Peradaban Persia Islam
Kepercayaan Publik Meningkat, Pemerintahan Prabowo Subianto Dinilai Sukses Hadapi Tekanan Global
Pakar Hukum Bantah Tuduhan IAW, Tegaskan PT Nusa Halmahera Mineral Tidak Terlibat Kasus Korupsi
Demi Jaga Kerukunan, Arnod Sihite Tak Setuju Jusuf Kalla Dipolisikan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 17:26 WIB

IKAHI Gelar Seminar Nasional HUT ke-73, Bahas Implementasi Pidana Non-Penjara

Selasa, 21 April 2026 - 06:52 WIB

Perkuat Khidmat Global, Lembaga Dakwah PBNU Gelar Silaturahmi Virtual bersama Dai Go Global dan PCINU Lintas Negara

Senin, 20 April 2026 - 11:10 WIB

Fadar Tour Tunjukkan Profesionalisme, Perkuat Kolaborasi Global dalam Halal Bihalal SAHI 2026

Senin, 20 April 2026 - 10:35 WIB

Jaga Desa Dinilai Lindungi Kepala Desa dari Gangguan Oknum, Pemerintah Perkuat Pendampingan

Minggu, 19 April 2026 - 21:13 WIB

Spirit Karbala Menjadi Resilience dan Endurance Peradaban Persia Islam

Sabtu, 18 April 2026 - 09:18 WIB

Pakar Hukum Bantah Tuduhan IAW, Tegaskan PT Nusa Halmahera Mineral Tidak Terlibat Kasus Korupsi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:23 WIB

Demi Jaga Kerukunan, Arnod Sihite Tak Setuju Jusuf Kalla Dipolisikan

Jumat, 17 April 2026 - 11:14 WIB

Tim Voli Ball Putri MTS As’adiyah No 34 Doping Raih Juara 1 di Ajang Kompetisi Seni, Ilmiah, Olahraga dan Keagamaan (Aksioka) Tahun 2026

Berita Terbaru