Dukung Program MBG, FGMI: Demi Perbaikan Gizi Anak Bangsa

- Editor

Kamis, 9 Oktober 2025 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta – Forum Generasi Milenial Indonesia (FGMI) mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar terus berlanjut ditengah ketidaksempurnaan pelaksanaannya. Meski diterka beberapa kasus keracunan makanan, FGMI berharap program MBG terus dilanjutkan dengan adanya perbaikan di beberapa sektor.

Koordinator FGMI Muhamad Suparjo SM mengatakan, sektor yang perlu diperbaiki dari program MBG adalah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG. Ia menilai SPPG atau dapur MBG merupakan sektor paling vital dalam implementasi program MBG.

“Meski belum sempurna, program MBG harus terus berlanjut. Dengan catatan ada perbaikan dalam pelaksanaannya, terutama perbaikan terhadap SPPG atau dapur MBG, karena dapur itu bagian paling vital,” kata Koordinator FGMI, Muhamad Suparjo SM, Kamis (9/10/2025).

Lebih lanjut, Suparjo mengatakan bahwa kasus keracunan makanan bukan karena buruknya program MBG melainkan gara-gara SPPG atau dapur MBG yang tidak mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP). Seperti dalam hal pembelian bahan baku yang terlalu awal, serta proses memasak dan pengiriman yang tidak mematuhi SOP.

“Kasus keracunan makanan dari program MBG ini kan karena kelalaian dari dapurnya yang tidak mematuhi SOP. Sebetulnya jika dapur MBG mematuhi SOP maka tidak akan ada kasus keracunan yang terjadi belakangan ini. Makanya sektor itu harus diperbaiki,” ungkap Suparjo.

“Kepala BGN Pak Dadan juga telah menyampaikan bahwa masalah utama dari keracunan makanan adalah di dapur MBG,” tambahnya.

Selain itu, Suparjo juga mengajak masyarakat agar terus mendukung program MBG sebagai program Asta Cita Presiden Prabowo. Menurutnya, MBG sangat bermanfaat untuk perbaikan gizi anak bangsa, khususnya untuk anak-anak di pelosok negeri yang sangat membutuhkan makanan bergizi.

“Demi perbaikan gizi anak bangsa, kita harus terus mendukung program MBG. Karena masih banyak kalangan masyarakat yang membutuhkan makanan bergizi, terutama masyarakat di pelosok-pelosok negeri,” tutup Suparjo.

 

Komentar Facebook

Berita Terkait

Satu Abad Gontor: Forbis IKPM Gontor Siapkan National Economic Summit & Expo 2026
HMI Kebumen Datangi Kesbangpol: Bawa Aspirasi Strategis. Salah Satunya Desak Pembentukan BNN Kabupaten Segera!
BPOM -BNN Perketat Pengawasan Obat Secara Nasional
UP PKB Kedaung Angke resmi terapkan sistem Full Cycle Kemenhub, tingkatkan transparansi, efisiensi, dan keamanan uji kendaraan bermotor di Jakarta
Hardjuno Wiwoho Sah Sandang Gelar Doktor Ilmu Hukum
Taruna Ikrar Pimpin Perangi Diabetes hingga Jantung, BPOM Siapkan Label Nutri-Level pada Pangan Olahan
Mendagri Tito Karnavian dan Kepala BPOM Taruna Ikrar Konsolidasikan Kepala Daerah, Pengawasan Obat-Makanan Jadi Instrumen Stabilitas Ekonomi Nasional
4 Pondok Pesantren Modern Terbaik di Depok Jawa Barat yang bisa jadi Pilihan!!

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 16:00 WIB

Ingat! Setiap Tanggal 10 PDIP Kebumen Siap Layani Kesehatan dan Makan Gratis

Kamis, 9 April 2026 - 09:16 WIB

Depok Gabung Program PSEL, Sampah Diolah Jadi Energi Listrik

Rabu, 8 April 2026 - 11:45 WIB

Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Aduan JAKI Dibalas AI

Rabu, 8 April 2026 - 11:19 WIB

Gandeng Emak-emak hingga Driver Ojol, Kapolres Depok Perkuat Keamanan Lewat Program “Sabuk Kamtibmas”

Rabu, 8 April 2026 - 10:44 WIB

Atasi Masalah Sampah, Depok Segera Suplai 500 Ton Sampah per Hari untuk PLTSa di Bogor

Rabu, 8 April 2026 - 10:29 WIB

Rayakan HUT ke-27, Pemkot Depok Rilis Logo Berfilosofi “Bersama Depok Maju”

Senin, 30 Maret 2026 - 16:12 WIB

Polres Kebumen Ungkap Kasus Pencabulan Anak, Guru Ngaji Telah Ditetapkan Sebagai Tersangka 

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:35 WIB

HMI Kebumen Kecam Dugaan Pencabulan di Karanggayam, Pelaku Disebut Ustaz Sekaligus Pengawas Salah Satu Dapur MBG

Berita Terbaru

Nasional

BPOM -BNN Perketat Pengawasan Obat Secara Nasional

Sabtu, 11 Apr 2026 - 02:35 WIB