Reses Persidangan III Nasril Bahar bicara Pentingnya Ketahanan Pangan dan Pertumbuhan UMKM

- Editor

Rabu, 4 Juni 2025 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Sumut – Ketahanan pangan dan pertumbuhan UMKM memiliki keterkaitan yang erat. UMKM, khususnya di sektor pangan, berperan penting dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, baik melalui produksi, distribusi, maupun pemasaran produk pangan. Sebaliknya, pertumbuhan UMKM pangan juga dapat terdorong oleh upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, ujar Nasril (4/6/25).

3 poin penting untuk memperkuat Program Koperasi Merah Putih Desa: pertama Sistem Resi Gudang untuk melindungi harga produk petani dua Subsidi bunga demi meringankan beban pembiayaan koperasi dan ketiga Grace period sebagai ruang napas awal bagi pelaku usaha desa Koperasi desa harus menjadi motor ekonomi kerakyatan yang tangguh!.

Anggota DPR RI Nasril Bahar menyoroti ketimpangan besar dalam pengelolaan dana desa. Menurutnya, sudah saatnya dana orang desa kembali ke desa untuk mengangkat harkat hidup koperasi dan UMKM.

Ia mendukung langkah Presiden Prabowo yang mulai mengimplementasikan visi misinya:Perbankan diminta tempatkan dana di desa, Koperasi Merah Putih diberi grace period sebelum mulai cicilan, Subsidi bunga untuk koperasi rakyat dan Optimalisasi aset pemerintah melalui skema Resi Gudang.

“Jangan sampai dana tabungan desa dibawa ke kota, lalu orang kota beli tambang, kebun, dan tower. Sekarang saatnya desa jadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional,” tegas Nasril Bahar.

UMKM sendiri seringkali dianggap sebagai tulang punggung ekonomi nasional. Masyarakat yang terlibat dalam UMKM memiliki potensi luar biasa untuk menggerakkan perekonomian lokal. Mereka tidak hanya mampu menyediakan lapangan kerja, tetapi juga berkontribusi dalam memproduksi dan mendistribusikan pangan.

Melalui pemanfaatan sumber daya lokal, UMKM dapat menyediakan produk pangan berkualitas yang lebih terjangkau bagi masyarakat. Misalnya, petani lokal yang bergabung dalam koperasi dapat memproduksi hasil pertanian yang tidak hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga memiliki peluang untuk dipasarkan ke luar daerah.

Ketahanan pangan bukan hanya merupakan tanggung jawab pemerintah atau petani semata, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Melalui sinergi antara UMKM, inovasi lokal, dan dukungan dari pemerintah serta masyarakat, kita dapat membangun ketahanan pangan yang kokoh dan berkelanjutan. Mari kita dukung UMKM dan inovasi lokal, demi masa depan pangan yang lebih baik di daerah kita.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Mendesain Penguatan Party ID dalam RUU Pemilu
Menhut Raja Juli Ungkap 5-6 Perusahaan Terancam Dicabut Izinnya akibat Karhutla
Kepala BPOM Taruna Ikrar Ajak Ratusan Ribu Apoteker IAI Bersinergi Perkuat Ketahanan Obat Nasional
Taruna Ikrar Dorong Mahasiswa Unram Bangun Kepemimpinan Berbasis Neurosains
SMA Perguruan Rakyat 3 Gelar Kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) Bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun 2026
PB HMI Soroti Gaya Baru Kapolri Suyudi, Dekat dengan Warga dan Tegas Berantas Narkoba
TMI Kabupaten Muna dan BPD Sultra Sosialisasi Layanan KUR Petani Sawah dan KUR Alsintan
Optimalisasi Investasi Daerah, Bupati Lampung Selatan Tawarkan Solusi Kolaborasi Pusat dan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:47 WIB

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Pancasila, Reformasi, dan IRT: Mencari Kerangka untuk Mengisi Kemerdekaan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Nobel Ekonomi 2026, Keluarga Jadi Fondasi Stabilitas Nasional

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 00:44 WIB

DANANTARA: MESIN INDUSTRIALISASI ATAU PEDAGANG KOMODITAS?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Sufmi Dasco Ahmad dalam Perspektif Fiqih: Politik Maslahah dan Seni Menjaga Titik Temu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Membaca Transformasi Polri dalam Mengawal Aspirasi Rakyat

Senin, 14 September 2026 - 15:45 WIB

Tragedi Kecelakaan Kapal dan Urgensi Evaluasi Total Sistem Keselamatan Pelayaran Indonesia

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Energi, Informasi, dan Entropi: Mengapa Sistem Bisa Gagal Meski Sumber Dayanya Cukup

Berita Terbaru

Prayoga Sekretaris Jendral PP IRNA (Indonesia Raya Anti Narkoba)

Opini

Jenderal Suyudi dan Jalan Memulihkan Kepercayaan Polisi

Jumat, 16 Okt 2026 - 05:47 WIB

Nasional

Mendesain Penguatan Party ID dalam RUU Pemilu

Jumat, 16 Okt 2026 - 02:39 WIB