Pemkab Kebumen Gelar Bimtek Penguatan Pendidikan Inklusif

- Editor

Sabtu, 21 September 2024 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebumen, Siaran Indonesia – Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan Dan Olahraga menggelar Bimtek penguatan pendidikan inklusif bagi guru dan pengawas tingkat TK, SD dan SMP sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Bimtek berlangsung di Hotel Mexolie, Sabtu 21 September 2024.

Bimtek turut dihadiri Kepala Disdikpora Kebumen Yanie Giat Setyawan, serta menghadirkan empat pembicara, yakni YuliaTriharyanti dari RSUD dr. Soedirman, Sukinah, Dosen PLB FIPP UNY, Agus Ardani guru SLB Putra Pertiwi, dan Yoga Bandriya guru SLB Tamanwinangun. Kegiatan ini diikuti 350 peserta.

Pada kesempatan tersebut, Yanie mengatakan, dalam bimtek ini yang perlu ditekankan adalah bagaimana guru memiliki kompetensi dasar mengenai pendidikan inklusif, karena anak-anak berkebutuhan khusus ini memiliki cara pandang dan prilaku yang berbeda.

“Jadi pada Bimtek ini kita mencoba membekali para guru tentang metode pembelajaran yang efektif terhadap para siswa berkebutuhan khusus, dengan harapan penerapan pendidikan inklusif bisa berjalan sesuai rulnya,” ujar Yanie.

Yanie mengakui, bahwa selama ini guru-guru masih banyak yang belum memiliki kompetensi terkait pendidikan khusus ini. Sehingga pihaknya mendorong para guru kelas dan guru mapel memiliki kompetensi dalam melaksanakan proses pembelajaran bagi siswa berkebutuhan khusus.

Untuk program jangka pendeknya, Yanie mengatakan, para guru diharapkan sudah bisa langsung menerapkan metode pembelajaran pendikan inklusif. Kemudian jangka panjangnya pada penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun depan semua semua guru, dan sistemnya sudah siap dalam menyambut para siwa berkebutuhan khusus.

Lebih jauh lagi, Yanie mengatakan, dalam pendidikan inklusif ini murid harus mampu mengenal dan menemukan cara belajar yang paling sesuai dengn dirinya. Sedangkan peran guru adalah bagaimana merancang dan menciptakan situasi pembelajaran yang merangsang murid untuk”mau dan mampu” aktif, kreatif, dan inovatif dalam mengikuti setiap alur pembelajaran yang sudah di desain.

”Dengan demikian, peran guru sebagai fasilitator, mediator, dan desainer mampu membuat suasana kondusif untuk terjdinya iklim pembelajaran yang dibutuhkan murid,” jelasnya.

Di Kebumen sendiri sekolah inklusif untuk tingkat SD ada 26, SMP ada 26 sekolah. Adapun jumlah siswa berkebutuhan khusus di Kebumen kurang lebih ada 393. Yanie menyebut idelnya satu kecamatan ada satu sekolah untuk siswa berkebutuhan khsusus. “Alhamdulillah di setiap kecamatan kita sudah ada,” tuturnya.

Sebagai informasi tambahan, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan MoU antara Disdikpora Kebumen dengan Universitas Negeri Yogyakarta tentang penguatan pendidikan inklusif di Kebumen.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok
Tunjukkan Jiwa Wirausaha, Mahasiswa Prodi Manajemen UNIMUGO Raih Prestasi di Studenpreneur Bootcamp MCEBI 2026
Penerimaan Mahasiswa Baru 2026, STMIK Kebumen Buka Dua Sekretariat Sekaligus
Ketua DPD Tani Merdeka Kebumen Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo Berantas Korupsi Tanpa Pandang Bulu
STMIK Kebumen Cetak Inovator Muda Lewat Tiga Aplikasi AI
HMI Cabang Kebumen Tempuh Jalur Resmi, Minta Klarifikasi Empat Dinas soal Operasional Salah Satu Tempat Karaoke
Tragedi Matinya Tapir di Mesuji: SIGER Institute Soroti Darurat Tata Kelola Lingkungan dan Lambannya Respons Otoritas Terkait
Forum Pedagang Kaki Lima Kabupaten Kebumen Resmi Deklarasi, Siap Perjuangkan Aspirasi Pedagang

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 10:04 WIB

Puspoll Indonesia: Pelibatan Danantara di KSSK Perlu Dimaknai sebagai Penguatan Koordinasi, Bukan Perubahan Struktur Hukum

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:44 WIB

Akun Instagram 1 Juta Followers Yunita Kariman Hilang Tanpa Peringatan, Ungkap Bahaya Report Massal

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:45 WIB

BPOM Perkuat Ekosistem UMK Pangan Olahan, Taruna Ikrar Luncurkan Program SAPA SEMESTA untuk Tingkatkan Daya Saing

Senin, 27 Juli 2026 - 18:51 WIB

GUNTUR Sultra Dukung Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Peran Koperasi dan UMKM Kelola Sektor Strategis

Senin, 27 Juli 2026 - 13:32 WIB

Kawal Tata Kelola dan Keberlanjutan Korporasi, Presiden Komisaris PT Mustika Ratu Tbk Perkuat Langkah Menuju Pasar Global

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pelatihan AI GP Ansor Depok Disambut Antusias, Yuni Indriany: Anak Muda Harus Jadi Pencipta Teknologi

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:48 WIB

Pengajian Al-Hikam Jadi Ruang Refleksi Pembangunan, Rohmat Rospari: Mari Menilai Secara Utuh

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:18 WIB

Di Pengajian Al-Hikam, Wali Kota Depok Supian Suri Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah

Berita Terbaru