Para Penderes di Kebumen kini Dapat Jaminan BPJS Ketenagakerjaan

- Editor

Kamis, 19 September 2024 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebumen, Siaran Indonesia – Sesuai janjinya, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto memberikan jaminan BPJS Ketenagakerjaan kepada para penderes. Setidaknya ditahap awal ada 710 penderes yang mendapat jaminan BPJS Ketenagakerjaan dari Pemerintah Daerah.

Penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis diserahkan Bupati kepada 10 penderes di obyek wisata Pantai Pecaron, Desa Srati, Kecamatan Ayah, pada Kamis 19 September 2024. Kegiatan ini turut dihadiri Dandim 0709 Letkol CZi Ardianta Purwandhana, Ketua TP PKK Kebumen Iin Windarti, pimpinan OPD.

Bupati menyatakan, pemberian BPJS Ketenagakerjaan ini tidak lain untuk memberikan jaminan kepada para penderes ketika terjadi kecelakaan kerja atau kematian. Sebab, selama ini kehidupan para penderes ini tidak tersentuh perhatian dari pemerintah.

“Alhamdulillah hari bisa kita berikan untuk mereka jaminan BPJS Ketenagakerjaan. Mereka ini termasuk kelompok yang rawan terjadinya kecelakaan kerja karena setiap hari harus menaiki puluhan pohon kelapa, tanpa menggunakan alat pengaman,” ujarnya.

Untuk itu, pemerintah perlu memberikan jaminan menyangkut pekerjaan mereka. Sehingga ketika terjadi hal yang tidak diinginkan kehidupan mereka sudah mendapat jaminan asurasi dari BPJS Ketenagakerjaan yang dibayarkan oleh Pemerintah Daerah.

“Ketika bapak-bapak ini sudah tidak bisa lagi bekerja karena terjadi kecelakaan kerja atau kematian, maka dari BPJS yang akan menanggung biaya sekolah anaknya dengan mendapatkan beasiswa dan juga santunan. Itulah pentingnya asurasi karena masa depan kita semua nggak ada yang tahu,” ujarnya.

Menurut Bupati, dalam mengelola APBD tidak boleh hanya fokus pada pembangunan infastruktur semata. Namun, perlu juga memperhatikan kesejahteraan masyarakat, dengan memberikan kepada mereka program bantuan yang berkelanjutan.

“Misalnya memberikan jaminan BPJS Kesehatan, alhamdulillah saat ini Kebumen sudah memperoleh UHC. Artinya masyarakat dijamin kesehatannya oleh pemerintah. Kemudian bantuan-bantuan lain seperti beasiswa, makanan bergizi, sembako, bantuan modal UMKM dan lain sebagainya,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kebumen Budhi Suwanto menambahkan, saat ini yang mendapat BPJS Ketenagakerjaan baru di dua kecamatan, yakni Ayah dan Buayan. Sebab, para penderes mayoritas ada di kecamatan tersebut. Untuk kecamatan lain akan diberikan di tahun 2025.

“Di Kecamatan Ayah ada 510, di Buayan ada 200 jadi total 710. Untuk penderes di kecamatan lain menyusul di tahun 2025. Jadi ini program bertahap, dan terus berkelanjutan,” terangnya.

Pemberian jaminan BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan komitmen Bupati yang sebelumnya pernah disampaikan saat menggelar pertemuan dengan para penderes di Ayah. Mereka meminta ada jaminan dari Pemda terkait risiko pekerjaan yang mereka jalani.

“Jadi ini merupakan aspirasi dari bawah yang disampaikan para penderes kepada beliau Bapak Bupati ada pertemuan dengan masyarakat Ayah. Mereka ingin ada jaminan untuk pekerjaan mereka, dan tidak butuh waktu itu dikabulkan oleh bapak Bupati,” ucapnya.

Program Jaminan Kecelakaan Kerja sangat bermanfaat untuk memberikan perlindungan kepada pekerja dari saat berangkat, aktivitas selama bekerja hingga pekerja kembali ke rumahnya. (Al)

Komentar Facebook

Berita Terkait

Mengenal Anita Nosa, Sosok yang Berpotensi Jadi Ketua DPC PERADI Kebumen
Perhimpunan Pembangunan Merah Putih Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Dari Sampah Menjadi Berkah, KKN Berdampak UNIMUGO Ajak Warga Kebagoran Hidupkan Kembali Bank Sampah
Dorong UMKM Naik Kelas, Mahasiswa KKN UNIMUGO Dampingi Legalitas NIB dan HKI Usaha Melinjo di Kaligending
Mahasiswa KKN Unimugo Kenalkan Inovasi Olahan Biji Melinjo Menjadi Tepung dan Kerupuk kepada Masyarakat Desa Kaligending 
Tingkatkan Nilai Jual, Mahasiswa KKN Unimago Sosialisasikan Label, Desain Kemasan, dan Diversifikasi Produk Olahan Sawo di desa Kaligending
Atasi Sawah Puso dan Siasati Terbatasnya Masa Panen, Mahasiswa KKN UNIMOGO Ganti Sekam Padi Jadi Briket Ekonomi Kreatif di Desa Peniron
Supian Suri Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas, KuduSS Ramah Siap Kawal Program Kerakyatan Pemkot Depok

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:47 WIB

Dari Sapaan hingga Solusi, Rohmat Rospari Bicara tentang Wajah ASN yang Melayani

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:46 WIB

Dua Tahun Pimpin BPOM, Taruna Ikrar Perkuat SDM dan Transformasi Digital

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:33 WIB

NU Abad Kedua: Merawat Tradisi, Mengambil Inovasi, Membangun Peradaban

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:07 WIB

Gandeng Laleilmanino dan Naida, Pegadaian Resmi Luncurkan Campaign “Tenang Saja”

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Alus UK Murib Soroti Busana Adat Wagub Papua Tengah Saat Upacara HUT ke-81 RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:46 WIB

HUT ke-81, Guntur Sultra Dukung Indonesia Berdaulat dan Makmur

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Kisah Guru Sabdo Roso: Ajarkan Filosofi Neng, Ning, Nung, Nang lewat Ekosistem Digital Nafas Batin

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Banyak Tokoh dan Brand Dunia Mengubah Nama, Pakar Ungkap Kekuatan di Balik Sebuah Nama

Berita Terbaru