Netty Prasetiyani, Anggota DPR-RI Komisi IX dan BKKBN Sosialiasi Cegah Stunting di Daerah Khusus

- Editor

Sabtu, 10 September 2022 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com- Netty Prasetiyani selaku Anggota DPR RI Komisi IX bersama BKKBN Jawa Barat melakukan sosialisasi program percepatan penurunan stunting di wilayah khusus.

Kegiatan tersebut bertempat di Gedung Andalus City, Jalan Pramuka, Kota Cirebon, Jumat, 9 September 2022.

Dalam sambutannya, Netty Prasetiyani mengungkapkan kegiatan ini merupakan program kerja sama kemitraan antara DPR RI Komisi IX dengan BKKBN.

Menurutnya salah satu yang menjadi tantangan kita ke depan yaitu bagaimana bisa melakukan percepatan penurunan stunting di Indonesia.

“BKKBN mendapatkan amanah sebagai leading sektor dari penurunan stunting. Oleh sebab itu, tema-tema yang diangkat dalam sosialisasi ini, bagaimana masyarakat menyadari sepenuhnya stunting agar bisa dicegah,” Ujar Netty Prasetiyani.

Anggota DPR RI dari Fraksi PKS ini menambahkan melalui sosialisasi ini diharapkan masyarakat bisa memahami definisi, upaya pencegahan, bagaimana cara mengenali dan melakukan rujukan bagi bayi yang mengalami stunting.

“Kami berharap, dari 180 orang yang mengikuti sosialisasi ini, memiliki kemauan dan kemampuan untuk menyebarluaskan kembali kepada organisasi atau masyarakat. Dari sosialisasi ini, kami juga berharap masyarakat memiliki kesadaran, kemauan dan melakukan perubahan pola asuh yang selama ini menjadi sebab munculnya stunting,” kata Netty.

Di Kota Cirebon, kata Netty, ada dua kelurahan yang memang harus mendapatkan perhatian khusus, yaitu Kelurahan Kalijaga dan Kelurahan Argasunya. Karena, selain karakter masyarakat, faktor lain minimnya sumber air bersih.

“Tentu ini harus dikomunikasikan dengan instansi terkait untuk membantu masyarakat melakukan pencegahan stunting,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya mengingatkan kepada pemerintah melalui dinas terkait agar melakukan pengawasan. Khhsusnya bagi balita yang sudah dipastikan stunting harus dikejar dengan pangan olahan untuk keperluan kondisi medis khusus.

“Jadi balita yang sudah dipastikan stunting harus mendapatkan asupan makanan, yang mengandung protein tinggi. Sehingga kita berharap, bila ini sudah diberikan, balita tersebut dapat diperbaiki status gizinya dan dapat dicegah dari penyakit infeksi penyerta,” bebernya.

Biasanya, tambah Netty, balita yang mengalami stunting itu akan mengalami penurunan kesehatan. Karena biasanya ada pneumonia, gangguan pencernaan, atau yang paling parah perkembangan otaknya

“Saya berharap masyarakat memiliki awareness dan yang terpenting bagaimana keluarga memiliki ketahan, mulai dari ketahanan fisik, ekonomi, spiritual, psikologis, sosial, yang semuanya itu tentu menjadi modal bagi setiap keluarga mempunyai pola pengasuhan yang benar dan tepat,” pungkasnya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

KH. Hafidz Taftazani: PPIU yang Pasang Iklan Menyesatkan Harus Diberi Sanksi Tegas
Resmikan Lima Bendungan Sekaligus, Prabowo Tegaskan Komitmen Wujudkan Ketahanan Air Nasional
Sinergi Penegak Hukum Lebih Penting daripada Unjuk Kekuatan di Ruang Publik
Puspoll Apresiasi Polri Usut Dugaan Korupsi Batu Bara PLTU: Jaga Ketahanan Energi dan Kepentingan Rakyat
STMIK Kebumen Cetak Inovator Muda Lewat Tiga Aplikasi AI
Jannah Firdaus Travel Siapkan Langkah Hukum atas Tudingan yang Dinilai Merugikan Nama Baik
Lindungi 700 Juta Penduduk, Taruna Ikrar Dorong ASEAN Perkuat Sistem Darurat Keamanan Pangan
Menko Pangan: Regulasi Menhut Raja Juli Percepat Perdagangan Karbon Kehutanan

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:03 WIB

Outing SDM MUMTAZA ISLAMIC SCHOOL ke Pengalengan Bandung

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:25 WIB

STMIK Kebumen Cetak Inovator Muda Lewat Tiga Aplikasi AI

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:37 WIB

PT Penerbit Erlangga Bersama Primago Consulting Gelar Workshop Ruh Mudarris di Diniyyah Al-Azhar Islamic Education Centre-Jambi

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:12 WIB

Kegiatan Capacity Building & Rapat Kerja 2026, SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Pusat Gelar Workshop Spirit Ruh Mudarris & Menjadi Pendidik Yang Kreatif Dalam Mengajar Bersama Konsultan Pendidikan Islam Alumni Gontor

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:46 WIB

Mengenal Lebih Dekat SMK Budhi Warman 2 Jakarta

Senin, 6 Juli 2026 - 21:25 WIB

Capacity Building 2026 Diniyyah Al-Azhar Islamic Education Centre-Jambi Gelar Workshop Spirit Ruh Mudarris Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:42 WIB

Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Perluas Lekaran Mengaji, Bertekad Berantas Buta Al-Qur’an di Kota Depok

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:17 WIB

Pondok Pesantren Diniyyah Al-Azhar Muara Bungo Gelar Workshop Ruh Mudarris Bersama Konsultan Pendidikan Islam Alumni Gontor

Berita Terbaru

Headline

Outing SDM MUMTAZA ISLAMIC SCHOOL ke Pengalengan Bandung

Kamis, 9 Jul 2026 - 22:03 WIB