Cegah Stunting, Nurhayati Dorong Calon Pengantin Periksa Kesehatan

- Editor

Selasa, 26 Juli 2022 - 22:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SiaranIndonesia.com- Anggota Komisi IX DPR RI Nurhayati Effendi kembali menyapa warga Kabupaten Tasikmalaya. Kali ini di Desa Singajaya, Kecamatan Cibalong, sekitar satu jam perjalanan dari pusat kota Tasikmalaya.

Mengusung tema percepatan penurunan stunting di wilayah khusus, Nurhayati hadir bersama Sekretaris Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Barat Rakhmat Mulkan dan Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPKBP3A) Kabupaten Tasikmalaya Dadan Hamdani.

Nurhayati menegaskan bahwa upaya pencegahan stunting semestinya itu diawali sejak jelang pernikahan. Bukan hanya persiapan materi, mental, atau persiapan resepsi, pasangan calon pengantin juga harus mempersiapkan kesehatannya.

“Makanan bergizi dan pola hidup yang sehat menghasilkan sperma berkualitas. Ini penting untuk kesehatan janin kelak. Karena itu, bagi laki-laki setidaknya mengistirahatkan aktivitas yang melelahkan, terutama menghentikan kegiatan yang tidak sehat. Untuk perokok, berhenti dulu setidaknya pada 75 hari sebelum pernikahan,” papar Nurhayati.

Saran lainnya, bagi ibu hamil tetap fokus menjaga kondisi fisik dan memberikan asupan nutrisi untuk bayi dalam kandungannya. Bahkan, ketika terasa mual, enggan makan, itu harus dipaksakan untuk tetap makan. Kepentingannya bukan hanya untuk ibu yang hamil, tapi demi kebaikan anak yang sedang dikandung.

“Jumlah warga terkena stunting di Jabar mencapai 24,5 persen. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya nutrisi yang dikonsumsi ibu hamil. Karena itu, setiap ibu hamil harus memperhatikan asupan gizi untuk menjamin ketercukupan kebutuhan janin. Ibu hamil juga harus tetap aktif melakukan olahraga. Tentu jenis olahraga yang cocok dengan kondisi kehamilan,” ungkap Nurhayati.

Di tempat yang sama, Sekretaris Perwakilan BKKBN Jawa Barat Rakhmat Mulkan mengungkapkan, penanganan stunting tidak dapat dipisahkan dari situasi masyarakat dan lingkungan. Karenanya, upaya pencegahan stunting membutuhkan peran aktif masyarakat. Dalam konteks itu, pihaknya membentuk tim pendamping keluarga (TPK) untuk memberikan pendampingan kepada calon pengantin dan ibu hamil serta keluarga yang memiliki baduta atau balita.

“TPK merepresentasikan unsur masyarakat setempat. Mereka berasal dari kader keluarga berencana (KB), kader PKK, dan bidan atau tenaga kesehatan setempat. Harapannya, mereka sudah mengenal dengan baik warga di sekitarnya. Dengan begitu, proses pendampingan maupun intervensi bisa berjalan lebih cepat,” ungkap Rakhmat. (*)

Komentar Facebook

Berita Terkait

KH. Hafidz Taftazani: PPIU yang Pasang Iklan Menyesatkan Harus Diberi Sanksi Tegas
Resmikan Lima Bendungan Sekaligus, Prabowo Tegaskan Komitmen Wujudkan Ketahanan Air Nasional
Sinergi Penegak Hukum Lebih Penting daripada Unjuk Kekuatan di Ruang Publik
Puspoll Apresiasi Polri Usut Dugaan Korupsi Batu Bara PLTU: Jaga Ketahanan Energi dan Kepentingan Rakyat
STMIK Kebumen Cetak Inovator Muda Lewat Tiga Aplikasi AI
Jannah Firdaus Travel Siapkan Langkah Hukum atas Tudingan yang Dinilai Merugikan Nama Baik
Lindungi 700 Juta Penduduk, Taruna Ikrar Dorong ASEAN Perkuat Sistem Darurat Keamanan Pangan
Menko Pangan: Regulasi Menhut Raja Juli Percepat Perdagangan Karbon Kehutanan

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 22:03 WIB

Outing SDM MUMTAZA ISLAMIC SCHOOL ke Pengalengan Bandung

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:25 WIB

STMIK Kebumen Cetak Inovator Muda Lewat Tiga Aplikasi AI

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:37 WIB

PT Penerbit Erlangga Bersama Primago Consulting Gelar Workshop Ruh Mudarris di Diniyyah Al-Azhar Islamic Education Centre-Jambi

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:12 WIB

Kegiatan Capacity Building & Rapat Kerja 2026, SMP Islam Miftahussa’adah Jakarta Pusat Gelar Workshop Spirit Ruh Mudarris & Menjadi Pendidik Yang Kreatif Dalam Mengajar Bersama Konsultan Pendidikan Islam Alumni Gontor

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:46 WIB

Mengenal Lebih Dekat SMK Budhi Warman 2 Jakarta

Senin, 6 Juli 2026 - 21:25 WIB

Capacity Building 2026 Diniyyah Al-Azhar Islamic Education Centre-Jambi Gelar Workshop Spirit Ruh Mudarris Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:42 WIB

Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Perluas Lekaran Mengaji, Bertekad Berantas Buta Al-Qur’an di Kota Depok

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:17 WIB

Pondok Pesantren Diniyyah Al-Azhar Muara Bungo Gelar Workshop Ruh Mudarris Bersama Konsultan Pendidikan Islam Alumni Gontor

Berita Terbaru

Headline

Outing SDM MUMTAZA ISLAMIC SCHOOL ke Pengalengan Bandung

Kamis, 9 Jul 2026 - 22:03 WIB