Publik Diharap Tertib Dalam Kasus Yang Menimpa Keluarga Irjen Ferdy Sambo

- Editor

Selasa, 12 Juli 2022 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com – Pada 8 Juli 2022 terjadi peristiwa saling tembak antara kedua anggora Polri yang bertugas sebagai ajudan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Kejadian tersebut menyebabkan salah satu ajudannya yang bernama Brigadir J atau Nopryansah Yosua Hutabarat tewas ditembak oleh rekan sesama anggota Polri yaitu Bharada E.

 

Lokasi penembakannya berada di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan.

 

Polri menjelaskan kronologi kejadian polisi tembak polisi di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo. Polri menyebut Brigadir J atau Nopryansah Yosua Hutabarat masuk ke kamar pribadi Kadiv Propam dan melecehkan serta menodongkan senjata ke istri Irjen Ferdy.

 

Brigjen Ahmad Ramadhan selaku Karo Penmas Divisi Humas Polri menegaskan bahwasanya “Berdasarkan keterangan dan barang bukti di lapangan bahwa Brigadir J memasuki kamar pribadi Kadiv Propam dan melecehkan istri Kadiv Propam dengan todongan senjata,”

 

Dalam hal ini, Muhamad Suparjo SM selaku Koordinator Forum Generasi Milenial Indonesia (FGMI) turut prihatin dan berempati terhadap keluarga Irjen Ferdy Sambo khususnya sang istri yang telah mengalami pelecehan.

 

“Kami turut prihatin atas kejadian yang menimpa Irjen Ferdy Sambo dan keluarga, khususnya kepada sang istri yang mengalami pelecehan, pastinya mengalami trauma yang mendalam” Ungkap Suparjo kepada awak media (12/07).

 

Adapun terkait kasus tewasnya Brigadir J selaku Ajudan dari istri Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, Suparjo mengajak masyarakat agar tidak berspekulasi di ruang publik.

 

“Kami mengajak semua pihak untuk tidak membangun opini apapun terkait kasus ini, mari serahkan dan percayakan pada kepolisian untuk menyelesaikan kasus ini” Ungkap Suparjo.

 

Selaku Aktivis muda Muhamad Suparjo SM menyayangkan ada pihak yang menyarankan Irjen Ferdy Sambo untuk dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kadiv Propam Polri, karena menurutnya jika dilihat dari sudut pandang kronologi yang dijelaskan oleh Polri bahwasanya keluarga Irjen Ferdy adalah korban dari kasus ini.

 

“Pernyataan penonaktifan Irjen Ferdy oleh beberapa pihak itu terlalu cepat dalam menyimpulkan, sedangkan di kasus ini Irjen Ferdy adalah korban. Serahkan saja semuanya kepada yang berwenang yaitu Polri agar semuanya menjadi tertib” imbuhnya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Kuasa Hukum MYF Tegaskan Tak Ada Utang Piutang, Tuduhan dalam Somasi Terbuka Dinilai Fitnah
Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026
Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Sukseskan Safari Ramadan 1447 H Demi Mempererat Silaturahmi
DPD PDIP Jateng Gelar Konsolidasi di Kebumen, Soroti Musancab dan MBG
Pendidikan Gratis dan Kesehatan Gratis Perlu Diutamakan daripada Makan Gratis
LD PBNU Gelar Dakwah Gen Z di Pondok Pesantren Tahfid Al Basyir Bogor
Impor Produk Non Halal dari AS Disorot, Kiyai Hafidz Taftazani: Campur Halal dan Haram Jadi Syubhat
Warga Pademangan Sampaikan Aspirasi Penolakan Mutasi Kapolsek Melalui Karangan Bunga

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:50 WIB

Kuasa Hukum MYF Tegaskan Tak Ada Utang Piutang, Tuduhan dalam Somasi Terbuka Dinilai Fitnah

Jumat, 6 Maret 2026 - 10:09 WIB

Ponpes Daarul Mu’minin As’adiyah Doping Sulawesi Selatan Gelar Kegiatan Festival Ramadhan 2026

Kamis, 5 Maret 2026 - 18:57 WIB

Pegadaian Kanwil VIII Jakarta 1 Sukseskan Safari Ramadan 1447 H Demi Mempererat Silaturahmi

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:41 WIB

DPD PDIP Jateng Gelar Konsolidasi di Kebumen, Soroti Musancab dan MBG

Senin, 2 Maret 2026 - 10:39 WIB

LD PBNU Gelar Dakwah Gen Z di Pondok Pesantren Tahfid Al Basyir Bogor

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:38 WIB

Impor Produk Non Halal dari AS Disorot, Kiyai Hafidz Taftazani: Campur Halal dan Haram Jadi Syubhat

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:42 WIB

Warga Pademangan Sampaikan Aspirasi Penolakan Mutasi Kapolsek Melalui Karangan Bunga

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:43 WIB

PBNU Lepas 24 Dai ke Delapan Negara dalam Program NU Worldwide Dakwah

Berita Terbaru