Bupati Luwu Utara: TNI adalah Kita, sebagai Penegasan TNI Akan Selamanya Melebur Bersama Rakyat!

- Editor

Minggu, 26 Desember 2021 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta, (26/12) Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani pada diskusi publik dengan tema “Aktualisasi Sinergisitas TNI adalah Kita” yang diselenggarakan Nur Institute, secara elaboratif melihat aktualisasi Visi TNI adalah Kita dalam dimensi dan lanskap yang regional, “Jika kita telah melihat visi TNI adalah Kita dari perspektif Internasional dan Nasional, maka sangat penting pula untuk kita lihat bagaiaman aktualisasi sinergitas TNI adalah Kita dalam perspektif lokal di daerah-daerah. Di Kabupaten Luwu Utara, kami menyaksikan betul bagaimana kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat. TNI selalu hadir dan melebur bersama masyarakat. ketika terjadi bencana alam, kita melihat TNI yang pertama berjibaku membantu masyarakat ketika masyarakat kesusahan. Kami mengerti betul, bagaimana aktualisasi TNI adalah Kita sebagai Visi yang lahir dan tumbuh dari masyarakat oleh masyarakat, dan untuk masyarakat”. Ungkapnya.

Sejarah kelahiran TNI adalah sebagian rakyat bersenjata yang berjuang mengorbankan jiwa dan raganya dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia. Sebagai tentara rakyat, TNI akan selalu dekat dengan rakyat. TNI harus mengenal dan hidup dengan rakyat. Itulah jati diri TNI dan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari rakyat. Oleh karena itu upaya-upaya untuk memisahkan TNI dari rakyat merupakan pengingkaran akan kodrat TNI sebagai tentara yang berasal dari rakyat. Berjuang bersama rakyat dan untuk kepentingan rakyat.

Dari lanskap regional, Bupati Luwu Utara itu, menanggapi pertanyaan bagaiman rumusan TNI adalah Kita dalam Prespektif Good Governance?. “Ada beberapa hal yang harus dipenuhi TNI sesuai dengan PP No.101 Tahun 2000
Profesionalitas, akuntabilitas (bagaimana dapat mempertanggungjawabkan semua program kerja yang sudah dirumuskan), transparan (dimana TNI tidak berlindung dibalik UU Keterbukaan Informasi Publik No. 14 Tahun 2008, dimana sesuatu yang harus diketahui publik harus dibuka), supremasi hukum (dimana bukan hanya di peradilan militer, tetapi juga dapat dibawah ke peradilan sipil), pelayanan prima (yang sesuai dengan standar pelayanan TNI dapat dipenuhi), demokrasi, efisiensi (bagaimana menjalankan roda organisasi dengan secara efisien dan terbuka), efektivitas (dimana dalam setiap pelaksanaan fungsi/tugas yang dimiliki benar-benar dilaksanakan secara efektif)”, Tandasnya.

“Bagaimana kemudian setiap kebijakan yang disusun dapat diterima oleh masyarakat. Saya juga berharap bahwa kedepannya TNI dapat menjadi organisasi yang inklusif karena selama ini ada kesan bahwa TNI ini organisasi yang ekslusif”, Ujar Kepala Daerah Perempuan pertama di Sulawesi Selatan itu.

“TNI adalah kita menurut saya ini adalah sebuah jargon atau visi yang mulia untuk menegaskan kembali bahwa tni tidak pernah jauh dari masyarakat. Oleh karena itu sudah menjadi kita semua untuk menjaga. Dimana dengan cara mengingatkan jika ada perlu untuk diperbaiki, karena TNI adalah Kita. Kita juga bertugas untuk bagaimana mengawal dan mengawasi poin-poin di atas untuk dapat dilaksanakan tanpa kemudian melepaskan peran TNI”. Tandasnya memberikan kesimpulan.

Dalam konteks visi Jenderal Andika, “TNI adalah Kita” merupakan refleksi historis dari dimensi kerakyatan dalam sejarah kelahiran TNI. Disamping sebagai proyeksi organisasi angkatan bersenjata untuk senantiasa membela kepentingan rakyat. Visi “TNI adalah Kita” menegaskan tugas dan tanggungjawab TNI senantiasa bersatu dengan rakyat. Sederhananya, rakyat sekalipun harus memahami bahwa tanggungjawab TNI adalah bagian dari tanggungjawab seluruh rakyat Indonesia.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Pengawasan Ketahanan Pangan, Dewa Agung Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Tinjau Gudang BULOG Sempidi di Bali, Pastikan Stok Beras Aman
Fani Foundation Buka Kesempatan untuk Warga Ciamis Banjar Pangandaran: Perkuat Komitmen Cetak Generasi Muda Berprestasi dan Pemimpin Masa Depan
Polres Kebumen Amankan 76 Ribu Obat Keras Ilegal dalam Operasi 90 Menit, Sasar Pelajar
Kasus Jalan Halmahera Selatan Meledak, Gubernur Malut Digugat Badan Arbitrase Nasional Indonesia
Langkah Cepat Prabowo Pasca Tragedi Kereta di Bekasi: Santuni Korban, Dorong Reformasi Keselamatan
Pelayanan Samsat Jakarta Timur Makin Prima, Warga Apresiasi Kemudahan dan Kecepatan
Santri Mengabdi: Istilah “Mubah” Lebih Tepat untuk Domino daripada “Halal”
Penertiban Parkir Liar Lebak Bulus Diperkuat, Wagub Rano Karno Turun Tangan

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:45 WIB

Hardiknas 2026: Menghidupkan Kembali Ruh Pendidikan, Mengingat Peran Jamiat Kheir dalam Sejarah Bangsa

Rabu, 29 April 2026 - 17:14 WIB

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 April 2026 - 17:10 WIB

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 April 2026 - 08:53 WIB

SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Selasa, 28 April 2026 - 07:59 WIB

SPMB 2026–2027 RESMI DIBUKA! Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago (Akreditasi B)

Sabtu, 25 April 2026 - 10:36 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Mengikuti Festival Hari Bumi 2026 Bersama 55 Santri dan Guru

Jumat, 17 April 2026 - 11:14 WIB

Tim Voli Ball Putri MTS As’adiyah No 34 Doping Raih Juara 1 di Ajang Kompetisi Seni, Ilmiah, Olahraga dan Keagamaan (Aksioka) Tahun 2026

Jumat, 17 April 2026 - 11:10 WIB

Pimpinan Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Hadiri Silaturrahmi Nasional Ormas Islam dan Halal bi Halal Idul Fitri 1447 H MUI

Berita Terbaru