LD PBNU Ajak Generasi Muda NU Memanfaatkan Medsos sebagai Sarana Dakwah

- Editor

Minggu, 28 April 2024 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta – Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jakarta Timur (Jaktim) telah sukses menyelenggarakan Seminar Literasi Digital Dakwah dengan tema “Dakwah Milenial: Menangkal Bahaya Laten Medsos dan Berita Hoaks”.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 227 peserta dari kalangan mahasiswa dan ormas keagamaan yang tampak antusias mengikuti dan menyimak seminar yang berlangsung di Aula Maftuhah Yusuf Universitas Negeri Jakarta pada Sabtu (27/4/2024) pagi hingga siang.

KH. Ahmad Ikrom dari LD PBNU, KH. Azaz Rulyaqien, S.Si., MM. dari PCNU Jakarta Timur, serta Dr. Dini Safitri, M.Si. dari Universitas Negeri Jakarta sebagai narasumber, dengan KH. Nurul Badruttamam, MA, Sekretaris LD PBNU, sebagai keynote speaker yang membuka Seminar Literasi Digital tersebut.

Para narasumber secara bersama-sama mengajak peserta untuk bijak dalam menggunakan media sosial dan bersama-sama menangkal bahaya berita hoaks yang beredar di dunia maya.

“Harapannya, melalui Literasi Digital ini, peserta dapat memperoleh pemahaman mendalam tentang bagaimana bersikap cerdas di dunia maya. Penting untuk selalu meneliti sumber informasi sebelum menyebarkan berita, sehingga kita dapat mencegah penyebaran berita palsu yang terus-menerus,” ungkap Kyai Nurul.

Dalam kesempatan tersebut, juga ditekankan pentingnya kehati-hatian dalam menerima berita, dengan menekankan peran penting generasi milenial sebagai agen dalam menangkal bahaya berita palsu di era banjir informasi saat ini.

Dr. Dini Safitri, M.Si., Dosen Universitas Negeri Jakarta, menegaskan bahwa Islam mengajarkan kejujuran, kebenaran, dan kehati-hatian dalam menyebarkan informasi.

“Menyebarkan berita hoaks dapat merusak citra umat Islam dan menyebabkan kerugian bagi masyarakat. Oleh karena itu, dakwah di era milenial harus aktif dalam menangkal berita hoaks,” jelasnya.

Senada dengan itu, KH. Achmad Ikrom, Pengurus Lembaga Dakwah PBNU, mengajak generasi muda untuk menjadikan media sosial, serta media digital lainnya, sebagai sarana dalam berdakwah, dan mengambil peran untuk bersama-sama menghentikan informasi palsu dengan lebih cermat dalam mencari kebenaran dari sebuah informasi.

“Dakwah melalui media sosial menjadi penting untuk menangkal penyebaran berita hoaks, dengan pesan Islam menekankan pentingnya memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya. Disinilah peran yang harus diambil oleh generasi milenial,” ajaknya kepada para peserta yang hadir di acara seminar tersebut.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan blulnvest Emas
Taruna Ikrar Paparkan Neuroleadership dan AI di Forum Teknologi Medis Tsinghua University China
Tauhid, Sains, dan Pelajaran dari Iran
DPD Demokrat Papua Tengah Apresiasi Kunjungan AHY Ke Tanah Papua, Serap Aspirasi Enam Provinsi
Turnamen Empang HUB 2026: Buktikan Mancing Itu Bukan Sekadar Hobi
SEKJEND APKLI SAIFUL CHANIAGO OPTIMIS KEPEMIMPINAN PRESIDEN PRABOWO MAMPU WUJUDKAN EKONOMI TUMBUH 8% LEWAT EKONOMI KERAKYATAN
Anggaran Terbatas, Asep Wahyuwijaya Dorong Kemenkop Perkuat Pengawasan Koperasi
KAHMI, KEKUASAAN, DAN KESALEHAN PUBLIK

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 15:55 WIB

Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan blulnvest Emas

Selasa, 22 September 2026 - 15:20 WIB

Taruna Ikrar Paparkan Neuroleadership dan AI di Forum Teknologi Medis Tsinghua University China

Selasa, 22 September 2026 - 13:47 WIB

Tauhid, Sains, dan Pelajaran dari Iran

Selasa, 22 September 2026 - 08:42 WIB

DPD Demokrat Papua Tengah Apresiasi Kunjungan AHY Ke Tanah Papua, Serap Aspirasi Enam Provinsi

Senin, 21 September 2026 - 08:28 WIB

SEKJEND APKLI SAIFUL CHANIAGO OPTIMIS KEPEMIMPINAN PRESIDEN PRABOWO MAMPU WUJUDKAN EKONOMI TUMBUH 8% LEWAT EKONOMI KERAKYATAN

Jumat, 18 September 2026 - 17:54 WIB

Anggaran Terbatas, Asep Wahyuwijaya Dorong Kemenkop Perkuat Pengawasan Koperasi

Jumat, 18 September 2026 - 17:36 WIB

KAHMI, KEKUASAAN, DAN KESALEHAN PUBLIK

Jumat, 18 September 2026 - 09:32 WIB

Perkuat Perlindungan Satwa dari Karhutla, Menhut Raja Antoni: Mereka Tak Bisa Minta Tolong

Berita Terbaru

Nasional

Kolaborasi Pegadaian dan BCA Digital Hadirkan blulnvest Emas

Selasa, 22 Sep 2026 - 15:55 WIB

Nasional

Tauhid, Sains, dan Pelajaran dari Iran

Selasa, 22 Sep 2026 - 13:47 WIB