SiaranIndonesia.com, Jakarta — Dewan Pengurus Pusat Solidaritas Dakwah Kebangsaan (DPP SDK) menyatakan kesiapannya memperkuat konsolidasi organisasi sebagai bagian dari upaya mendorong keberadaan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di parlemen pada Pemilu 2029. Ketua Umum DPP SDK Maulana Maududi menegaskan, kader-kader SDK siap mengambil peran politik melalui kontestasi Pemilu 2029 dengan membawa semangat dakwah kebangsaan dan ukhuwah wathaniah.
Maulana mengatakan, SDK akan solid dan total dalam menjalankan amanah Ketua Dewan Pembina DPP SDK H. Ahmad Ali untuk memperkuat jaringan Dakwah Kebangsaan di berbagai daerah.
Menurutnya, penguatan jaringan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa PSI terbuka terhadap nilai-nilai keagamaan dan tidak menempatkan agama, khususnya Islam, sebagai sesuatu yang harus dipertentangkan dengan kehidupan politik kebangsaan.
“Saat ini secara sistematis kita melakukan konsolidasi yang terukur dan permanen dari Sabang sampai Merauke. Seratus persen pengurus DPW SDK tingkat provinsi sudah terbentuk, sekitar 75 persen pengurus DPD tingkat kabupaten/kota telah terbentuk, sementara 50 persen pengurus DPC tingkat kecamatan sudah terakomodasi dengan baik,” terang Maulana Maududi kepada wartawan, Selasa (1/9/2026), di Jakarta.
Ia menambahkan, konsolidasi juga terus dilakukan hingga tingkat akar rumput. Saat ini sekitar 25 persen pengurus ranting dan anak ranting SDK di berbagai daerah telah mulai diorganisir secara konsisten. Maulana menilai capaian tersebut menjadi modal awal yang penting bagi organisasi yang baru terbentuk dalam hitungan bulan.
“Untuk sebuah organisasi yang lahir baru dalam hitungan bulan, ini adalah pencapaian yang luar biasa. Tetapi kita tidak akan berhenti di sini. Konsolidasi akan terus kita lakukan sampai struktur organisasi benar-benar kuat dan siap bekerja di tengah masyarakat,” ujarnya.
Maulana mengatakan, kekuatan organisasi tersebut nantinya akan dibuktikan melalui keterlibatan kader SDK dalam kontestasi politik pada Pemilu 2029. Ia menyebut basis data keanggotaan dan jaringan organisasi di berbagai daerah akan menjadi salah satu modal penting untuk mendorong kader-kader potensial tampil dalam pemilihan legislatif.
“Dari sekian banyak daerah pemilihan DPR RI, dengan kualitas, integritas, dan kapabilitas yang dimiliki kader-kader SDK, bukan hal yang mustahil minimal dari 30 dapil dapat menghantarkan kader-kader SDK ke Senayan,” tegas Maulana.
Menurutnya, target tersebut merupakan bagian dari ikhtiar politik SDK untuk ikut memperkuat agenda besar PSI menghadapi Pemilu 2029 sekaligus memastikan adanya keterwakilan kader yang membawa semangat kebangsaan, moderasi, dan persatuan. SDK juga berencana memperkenalkan struktur dan gerak organisasinya secara lebih terbuka melalui deklarasi massal yang akan melibatkan jaringan SDK di berbagai wilayah Indonesia.
























