Gen Z Jadi Motor Utama Pertumbuhan Investasi Emas Digital di Indonesia

- Editor

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta – PT Pegadaian mencatat fenomena menarik dalam peta investasi nasional sepanjang tahun 2025. Kelompok usia Gen Z kini secara resmi menjadi motor utama pertumbuhan investasi emas digital di Indonesia. Fenomena ini tercermin dari lonjakan signifikan jumlah pengguna produk Tabungan Emas yang kini didominasi oleh kaum muda berusia 18 hingga 27 tahun tersebut.

Berdasarkan data internal perusahaan, nasabah kelompok usia Gen Z (kelahiran 1997–2007) mencatatkan pertumbuhan tahunan Year-on-Year yang sangat fantastis, yakni sebesar 116%. Angka ini jauh melampaui pertumbuhan kelompok usia lainnya, di mana Milenial tumbuh sebesar 49% (YoY), disusul oleh Gen X sebesar 34% (YoY), dan Baby Boomer sebesar 32% (YoY). Hingga akhir tahun 2025, total pengguna Tabungan Emas Pegadaian secara nasional telah mencapai 4,85 juta nasabah.

“Pertumbuhan luar biasa di kalangan Gen Z ini mencerminkan pergeseran paradigma investasi di Indonesia. Kaum muda saat ini bukan lagi sekadar penonton, melainkan pelaku aktif yang sangat sadar akan pentingnya financial planning sejak dini. Mereka memilih emas karena sifatnya sebagai aset safe haven yang kini dikemas secara modern melalui platform digital,” ujar Kepala Divisi Bisnis Bulion PT Pegadaian, Kadek Eva Suputra.

Sebagai kelompok digital native, dominasi Gen Z didorong oleh preferensi kuat mereka terhadap layanan yang praktis, cepat, dan berbasis mobile. Lonjakan ini terjadi berkat kemudahan aksesibilitas tanpa batas yang ditawarkan aplikasi Tring! by Pegadaian, di mana proses pembukaan akun hingga pembelian emas dapat diselesaikan dalam hitungan menit secara real-time. Karakteristik Gen Z yang menyukai efisiensi atau gaya “sat-set” sangat terakomodasi melalui fitur transaksi instan dan otomatisasi yang memungkinkan mereka menabung emas secara konsisten tanpa prosedur rumit.

Selain faktor teknologi, masifnya edukasi finansial melalui platform media sosial seperti TikTok, Instagram, dan YouTube turut membangun urgensi berinvestasi di kalangan muda. Hal ini dibarengi dengan meningkatnya literasi keuangan yang membuat Gen Z lebih proaktif dalam menyiapkan dana darurat serta perencanaan jangka panjang guna menghadapi ketidakpastian ekonomi global di masa depan.

Sejalan dengan tren nasional tersebut, Pemimpin Wilayah VIII Jakarta 1 PT Pegadaian Ahmad Zaenudin, menyampaikan bahwa pertumbuhan signifikan nasabah muda juga sangat terasa di wilayah kerjanya yaitu Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jatiwaringin, Bekasi, Depok, dan Bogor.

“Wilayah Jakarta dan sekitarnya menunjukkan antusiasme Gen Z yang sangat tinggi terhadap Tabungan Emas. Mereka semakin sadar bahwa investasi tidak harus menunggu mapan. Dengan nominal terjangkau dan akses digital yang mudah, Tabungan Emas menjadi pintu masuk bagi generasi muda untuk membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak dini,” ujar Ahmad Zaenudin.

Melalui visi sebagai The Leader in Gold Ecosystem, PT Pegadaian berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menyediakan instrumen investasi yang aman, likuid, dan mudah dijangkau. Harapannya, transformasi digital yang dilakukan perusahaan mampu menjawab kebutuhan lintas generasi, khususnya dalam menjembatani akses masyarakat muda menuju kemandirian finansial.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Muhammad Faris Ulul Azmi: Konsisten Membuka Akses Edukasi Saham Gratis bagi Investor Pemula
DTI Series 2026 Jadi Pusat Inovasi Digital, Hadirkan 260 Pembicara dan 450 Solusi Teknologi
Bermimpi, Berjuang, Berdamai: Kisah 12 Tahun Perjalanan yang Berujung pada Lahirnya Platform Kerja Remote untuk Talenta Indonesia
Hadir di Rakernas Inkopontren, PRUVIU Perkenalkan Solusi Antikredit Macet
UMKM Tertekan Harga Global, ABDSI Desak Intervensi Cepat dan Terukur
Didukung 5 Bank, Kimia Farma Apotek Restrukturisasi Keuangan
Industri Migas Hadapi Tantangan Aset Menua, Kecerdasan Buatan Jadi Solusinya
Menata Belanja Negara: Strategi Efisiensi untuk Kesejahteraan Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:25 WIB

PRIMAGEN kenalkan Tes Minat Bakat di Event Pramono SPEKIX 2026 di JCC Senayan Jakarta, Dorong Anak Disabilitas Mapping Talent Mapping Sejak Dini

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Al Siddiq International School Pondok Gede Bekasi Hadirkan Pembicara Parenting Alumni Gontor Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Calon Ketua Umum HIPPI Kota Depok Beserta Calon Pengurus Memperkuat Konsolidasi Bersama Ketua DPD HIPPI Jawa Barat Sebelum Pelantikan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:58 WIB

SMA Perguruan Rakyat 3 Gelar Kegiatan LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) Bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Pendidikan Kaderisasi OSIS Sekolah, SMP Sumbangsih Adakah Kegiatan LDKS bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Tahun Ajaran 2026-2027

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Kembangkan Bakat & Kuatkan Karakter, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Kembangkan 12 Ekstrakuriluler Bagi Santri dan Santriwati

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Dr. Awaluddin Faj, M.Pd Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor yang menjadi Konsultan Sekolah di Indonesia

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:02 WIB

PRIMAGO CONSULTING GELAR ROADSHOW 2026: Solusi Lengkap Peningkatan Mutu Sekolah & Pesantren!

Berita Terbaru