Masjid Inklusif Jadi Fokus Baru LTM PBNU

- Editor

Rabu, 25 Juni 2025 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 24 Juni 2025 – Lembaga Takmir Masjid Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LTM PBNU) menegaskan komitmennya dalam mewujudkan masjid yang inklusif, ramah bagi semua kalangan, melalui program Ngaji Fasholatan dan inisiatif 1000 Masjid Inklusif.

Ketua LTM PBNU, K.H. Mokhamad Mahdum, menyampaikan strategi tersebut dalam acara Kick Off Program Ngaji Fasholatan dan 1000 Masjid Inklusif  yang digelar di Jakarta, Selasa siang (24/6/2025).

Dalam sambutannya, K.H. Mahdum menekankan pentingnya mengembalikan peran masjid sebagai pusat ibadah sekaligus pusat peradaban yang terbuka dan menyatukan semua lapisan umat.

“Masjid harus dikelola dengan pemahaman fikih yang utuh. Tidak cukup pemahaman setengah-setengah, apalagi di kalangan anak muda. Kita semua dari anak-anak sampai lansia harus belajar dengan adab yang baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa masjid tidak hanya sebagai tempat shalat, tetapi harus menjadi ruang yang nyaman dan ramah bagi anak-anak, perempuan, lansia, hingga penyandang disabilitas.

“Bayangkan masjid dengan playground untuk anak-anak, serta fasilitas ramah difabel. Itulah masjid masa depan. masjid yang benar-benar menjadi solusi umat, bukan sekadar bangunan ibadah,” jelas K.H. Mahdum.

Meski PBNU sebelumnya telah menjalankan program Ngaji Fasholatan secara daring, kini LTM PBNU akan memperluas sosialisasinya secara langsung ke masjid-masjid yang berafiliasi dengan NU di berbagai wilayah.

“Tantangannya tidak sedikit, tapi sudah ada masjid yang mulai menerapkan konsep inklusivitas ini. Ke depan, semua masjid harus jadi tempat yang nyaman bagi semua kalangan, termasuk difabel dan lansia. Kita ingin masjid menjadi benchmark peradaban Islam yang ramah, adil, dan terbuka,” tegasnya.

Program ini diharapkan dapat memperkuat peran masjid sebagai pusat kegiatan umat yang inklusif, solutif, dan mencerminkan nilai-nilai Islam yang membawa rahmat bagi semesta alam. (Rofi)

Komentar Facebook

Berita Terkait

Rais Syuriyah PWNU Gorontalo Mundur, Singgung Politik dan Perebutan Jabatan Jelang Muktamar
Anggota DPRD Kaltim Disorot, Disiplin dan Kinerja Dipertanyakan
Ketua PWRI Kebumen: Jangan Terprovokasi Hoaks yang Mengiringi Aksi 27 Agustus di Gedung DPR RI
Menhut Raja Antoni ke Kalbar atas Arahan Prabowo: Pastikan Perintah Presiden Berjalan
Menhut Raja Antoni BKO-kan 5.000 ASN Kehutanan ke 6 Provinsi Prioritas Tangani Karhutla
Menhut Raja Antoni Mendadak Rapatkan Jajaran Kemenhut di Tengah Penanganan Karhutla Kalsel
Menhut Raja Antoni Turun ke Lokasi Karhutla Kalsel, Operasi Pemadaman Diperkuat
Sukses Gelar Jamnas XII, Kepala Buperta Budy Sugandi Tegaskan Peran sebagai Ruang Pembelajaran Generasi Muda

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Rais Syuriyah PWNU Gorontalo Mundur, Singgung Politik dan Perebutan Jabatan Jelang Muktamar

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:15 WIB

Anggota DPRD Kaltim Disorot, Disiplin dan Kinerja Dipertanyakan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:28 WIB

Ketua PWRI Kebumen: Jangan Terprovokasi Hoaks yang Mengiringi Aksi 27 Agustus di Gedung DPR RI

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:10 WIB

Menhut Raja Antoni ke Kalbar atas Arahan Prabowo: Pastikan Perintah Presiden Berjalan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Menhut Raja Antoni Mendadak Rapatkan Jajaran Kemenhut di Tengah Penanganan Karhutla Kalsel

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Menhut Raja Antoni Turun ke Lokasi Karhutla Kalsel, Operasi Pemadaman Diperkuat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Sukses Gelar Jamnas XII, Kepala Buperta Budy Sugandi Tegaskan Peran sebagai Ruang Pembelajaran Generasi Muda

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:57 WIB

Stop Operasi Penindakan, Kendaraan Kedaluwarsa KIR Diduga Berkeliaran di Jalan

Berita Terbaru

Nasional

Anggota DPRD Kaltim Disorot, Disiplin dan Kinerja Dipertanyakan

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:15 WIB