MER-C Desak Israel Segera Hentikan Serangan ke Rafah Gaza Selatan

- Editor

Rabu, 8 Mei 2024 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siaranindonesia.com, Jakarta – Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) mendesak Perdana Menteri Israel untuk
segera menghentikan serangan ke Rafah, Gaza Selatan, yang akan mengakibatkan banyak korban sipil jika terus meluas.

MER-C juga menyerukan kepada komunitas internasional segera mengambil tindakan untuk menghentikan genosida yang dilakukan Israel di Jalur Gaza sebelum terlambat.

Pasukan Israel melancarkan serangan udara dan darat secara masif di wilayah Rafah, Senin (6/5). Kementerian Pertahanan Israel hari Senin mengumumkan operasi militer di Rafah dan mengeluarkan peringatan kepada warga Palestina untuk mengungsi secara paksa dari bagian timur Rafah menuju ke daerah pesisir Al-Mawasi, barat daya Gaza, termasuk sekitar penyeberangan Rafah, perbatasan dengan Mesir, yang merupakan titik perlintasan utama bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Serangan ke Rafah ini mengakibatkan penundaan pertukaran Tim Emergency Medical Team (EMT) 3 MER-C yang akan keluar dari Jalur Gaza dan Tim EMT 4 yang akan masuk bertugas ke Jalur Gaza.

Hal ini karena WHO mengeluarkan peringatan agar semua perjalanan dibatalkan.

“MER-C terus memantau situasi yang mungkin akan memburuk, serta berkoordinasi dengan WHO untuk menjaga dan memastikan Tim dalam kondisi aman dan dapat terus bekerja dengan baik,” ujar Dr. Sarbini Abdul Murad, dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (8/5/2024).

“Hingga saat ini tank-tank Israel telah memasuki Penyebarangan Rafah. Suara drone dan pesawat tempur Israel terus terdengar jelas dari guest house/posko, tempat TIM EMT menetap,” sambungnya.

MER-C berkoordinasi dengan WHO sejak 18 Maret 2024 terus mengirimkan bantuan Tim
Medis ke Jalur Gaza, yang tergabung dalam Emergency Medical Team (EMT). MER-C telah mengirimkan total 4 Tim EMT. Sebanyak tiga Tim EMT sudah masuk dan bertugas di Jalur Gaza, sementara satu Tim (Tim EMT 4) masih tertahan di Kairo. Hingga saat ini, terhitung MER-C
telah mengirimkan total 31 relawan yang terdiri dari dokter spesialis, dokter umum, perawat dan bidan.

TIM EMT MER-C sebelumnya bertugas di sejumlah rumah sakit yang masih berfungsi di Rafah, Gaza Selatan, yaitu Rumah Sakit An Najar, Rumah Sakit El Emiraty dan Klinik Tal Al Sultan Primary Health Care Center.

Pasca serangan darat Israel ke Rafah, tersisa 12 relawan MER-C yang masih bertugas di Jalur Gaza. Pada Senin/8 Mei 2024, aktifitas semua medis relawan MER-C sempat dihentikan imbas serangan darat Israel ke Rafah. WHO juga sementara melarang Tim EMT bekerja di RS Emirat dan RS An Najjar. Lokasi yang masih diperbolehkan untuk Tim bertugas adalah di Klinik Tal Al Sultan Primary Health Care Center.

“Hari ini, Rabu/8 Mei 2024, tiga relawan EMT MER-C akan bergerak ke Tal Al Sultan Primary Health Care Center untuk bertugas memberikan pelayanan medis kepada para warga/pasien,” pungkasnya.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Warga Iran Bikin ‘Perisai Manusia’ di Pembangkit Listrik Hadapi Ancaman Trump
Empat Mahasiswi Indonesia di Yordania Diduga Jadi Korban Pelecehan oleh Senior
Situs Iran, IRNA Down
Ramadhan, Pengkhianatan, Rudal: Catatan Hubungan Iran – Amerika
Jutaan Warga Iran Turun ke Jalan Usai Kematian Ayatollah Ali Khamenei
Prabowo Sapa Anak-Anak Indonesia di Jeddah, Titip Pesan: Belajar yang Baik
Prabowo Tiba di Jeddah, Disambut Pejabat Arab Saudi dan Diaspora Indonesia
Ikuti Kebutuhan Pasar, UMKM Kuliner Binaan BRI Sukses Ekspansi Pasar Internasional

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:52 WIB

SMP Pelita Atsiri Kabupaten Bogor Gelar Family Gathering ke Dieng

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:07 WIB

Final Project MI Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan ke Yogyakarta Tahun 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:51 WIB

Peluang Berharga Bagi Anak Yatim, Yatim Puatu, Full Beasiswa SD, SMP, SMA di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:29 WIB

SMP Mumtaza Islamic School Tanggerang Selatan adakan Kegiatan Big FieldTrip ke Bandung 2026 bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Senin, 4 Mei 2026 - 11:12 WIB

SMA Perguruan Rakyat 3 Gelar Kampus Visit dan Studi Tour 2026 ke Bandung Jawa Barat

Senin, 4 Mei 2026 - 10:53 WIB

RA Mumtaza Islamic School Gelar Big Fieldrtip Taman Safari Indonesia Tahun 2026

Jumat, 20 Februari 2026 - 22:00 WIB

Bangun Jiwa Disiplin dan Kepemimpinan, SMP Jakarta 2 Gelar Kegiatan LDKS 2026 bersama Dirgantara Outbond Training (DOT) Depok

Minggu, 8 Februari 2026 - 12:20 WIB

Glorious Jabodetabek 62006 Gelar Kegiatan Touring To Banten 2026

Berita Terbaru