Pendidikan Gratis dan Kesehatan Gratis Perlu Diutamakan daripada Makan Gratis

- Editor

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebumen, Siaran Indonesia — Pengacara H. Sriyanto SH. MH. MM. menyoroti realita pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lapangan. Ia menegaskan, secara konsep program tersebut baik dan layak didukung. Namun, pelaksanaannya dinilai kerap tidak sejalan dengan tujuan awal.

“Secara hakikat ini program bagus, kita dukung dan apresiasi. Tapi realitanya di lapangan sering tidak sesuai,” kata Sriyanto, Rabu 4 Februari 2026.

Purnawirawan Polri ini menyebut, dalam sejumlah temuan, menu makanan yang dibagikan tidak sesuai dengan standar maupun nilai anggaran yang telah ditetapkan. Kondisi itu memunculkan dugaan markup dan potensi praktik korupsi.

25 Tahun Jadi Pengacara, Sriyanto Tak Mau Tangani Kasus Korupsi dan Narkoba

“Anggarannya sekian, tapi makanan yang diterima jauh dari itu. Ini yang menimbulkan pertanyaan,” ujarnya.

Selain itu, ia menilai program tersebut berisiko dipandang sebagai lahan proyek bagi elite tertentu, sehingga orientasinya bergeser dari pelayanan sosial menjadi kepentingan keuntungan.

“Kalau sudah dianggap proyek, yang dicari untungnya. Tujuan utamanya bisa hilang,” kata dia.

Padahal, menurut Sriyanto, bila program itu dilaksanakan secara benar, transparan, dan penuh tanggung jawab, nilainya bukan sekadar administratif, melainkan juga moral dan spiritual.

Korban Dugaan Pengeroyokan di Lemahduwur Percayakan Sriyanto sebagai Kuasa Hukumnya

“Kalau dijalankan sesuai tujuan, ini bisa menjadi ladang ibadah yang sangat luar biasa, bekal di akhirat nanti,” ujarnya.

Sriyanto menegaskan, kritik yang disampaikannya bukan untuk menolak program, melainkan sebagai bentuk pengawasan publik agar pelaksanaannya tetap berada di jalur yang benar.

Ia kembali menekankan, prioritas kebijakan negara seharusnya tetap mengarah pada jaminan pendidikan dan kesehatan gratis. Menurut dia, dua sektor itu lebih mendesak dan berdampak jangka panjang bagi masyarakat.

“Sejahtera itu bukan sekadar makan gratis. Konsep sejahtera adalah maju di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi,” katanya

Komentar Facebook

Berita Terkait

IKAHI Gelar Seminar Nasional HUT ke-73, Bahas Implementasi Pidana Non-Penjara
Perkuat Khidmat Global, Lembaga Dakwah PBNU Gelar Silaturahmi Virtual bersama Dai Go Global dan PCINU Lintas Negara
Fadar Tour Tunjukkan Profesionalisme, Perkuat Kolaborasi Global dalam Halal Bihalal SAHI 2026
Jaga Desa Dinilai Lindungi Kepala Desa dari Gangguan Oknum, Pemerintah Perkuat Pendampingan
Spirit Karbala Menjadi Resilience dan Endurance Peradaban Persia Islam
Kepercayaan Publik Meningkat, Pemerintahan Prabowo Subianto Dinilai Sukses Hadapi Tekanan Global
Pakar Hukum Bantah Tuduhan IAW, Tegaskan PT Nusa Halmahera Mineral Tidak Terlibat Kasus Korupsi
Demi Jaga Kerukunan, Arnod Sihite Tak Setuju Jusuf Kalla Dipolisikan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 17:26 WIB

IKAHI Gelar Seminar Nasional HUT ke-73, Bahas Implementasi Pidana Non-Penjara

Selasa, 21 April 2026 - 06:52 WIB

Perkuat Khidmat Global, Lembaga Dakwah PBNU Gelar Silaturahmi Virtual bersama Dai Go Global dan PCINU Lintas Negara

Senin, 20 April 2026 - 11:10 WIB

Fadar Tour Tunjukkan Profesionalisme, Perkuat Kolaborasi Global dalam Halal Bihalal SAHI 2026

Senin, 20 April 2026 - 10:35 WIB

Jaga Desa Dinilai Lindungi Kepala Desa dari Gangguan Oknum, Pemerintah Perkuat Pendampingan

Minggu, 19 April 2026 - 21:13 WIB

Spirit Karbala Menjadi Resilience dan Endurance Peradaban Persia Islam

Sabtu, 18 April 2026 - 09:18 WIB

Pakar Hukum Bantah Tuduhan IAW, Tegaskan PT Nusa Halmahera Mineral Tidak Terlibat Kasus Korupsi

Sabtu, 18 April 2026 - 07:23 WIB

Demi Jaga Kerukunan, Arnod Sihite Tak Setuju Jusuf Kalla Dipolisikan

Jumat, 17 April 2026 - 11:14 WIB

Tim Voli Ball Putri MTS As’adiyah No 34 Doping Raih Juara 1 di Ajang Kompetisi Seni, Ilmiah, Olahraga dan Keagamaan (Aksioka) Tahun 2026

Berita Terbaru