Dewa Agung Widiarsana Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan, Libatkan Generasi Milenial dan Gen Z di Karangasem

- Editor

Senin, 8 Desember 2025 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Karangasem, Bali

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Karangasem, Bali

Siaranindonesia.com, Karangasem — Anggota DPR RI sekaligus Anggota MPR RI Fraksi Partai Gerindra, I Dewa Gde Agung Widiarsana, melakukan kunjungan ke Desa Yeha, Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, Bali, dalam rangka silaturahmi dan penyerapan aspirasi masyarakat pada Reses Masa Sidang II Tahun 2025, Senin (8/12/2025). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan sosialisasi Empat Pilar MPR RI sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan di tengah masyarakat.

Sosialisasi Empat Pilar ini tidak hanya menyasar tokoh masyarakat dan pegiat budaya Bali, tetapi juga melibatkan generasi milenial dan Generasi Z. Menurut Dewa Agung Widiarsana, kelompok generasi muda memiliki peran strategis sebagai penerus bangsa di tengah tantangan globalisasi, kemajuan teknologi digital, serta derasnya arus informasi yang kerap memengaruhi nilai dan jati diri kebangsaan.

Sosialisasi 4 Pilar I Dewa Gde Agung Widiarsana di Kec. Selat, Karangasem

Dalam pemaparannya, Dewa Agung menjelaskan Empat Pilar MPR RI yang terdiri dari Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar 1945 sebagai konstitusi, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu bangsa. Keempat pilar tersebut, menurutnya, harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari agar persatuan dan kesatuan bangsa tetap terjaga.

“Di era digital seperti sekarang, generasi milenial dan Gen Z sangat mudah terpapar berbagai informasi, termasuk yang dapat memecah belah persatuan. Karena itu, pemahaman Empat Pilar Kebangsaan menjadi sangat penting agar kita tidak kehilangan arah dan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” ujar Dewa Agung dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan merupakan agenda penting yang harus terus digelorakan ke seluruh lapisan masyarakat. Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan, kesatuan, serta keberagaman bangsa Indonesia yang kaya akan suku, agama, budaya, dan bahasa.

Selain itu, Dewa Agung juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan sosial, budaya, dan politik secara positif dan bertanggung jawab. Partisipasi tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas nasional sekaligus memperkuat demokrasi yang berlandaskan nilai-nilai kebangsaan.

Dalam kesempatan tersebut, Dewa Agung juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan ideologi bangsa. Ia menyatakan dukungannya terhadap program-program nasional, termasuk di bidang budaya dan kesenian kerakyatan, serta mendorong promosi budaya Bali agar semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.

“Kami mendukung penuh pengembangan budaya dan kesenian lokal sebagai bagian dari kekuatan bangsa. Budaya Bali adalah aset nasional yang harus dijaga, dilestarikan, dan dipromosikan ke dunia internasional,” tegasnya.

Kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif antara narasumber dan peserta. Dalam sesi tersebut, generasi milenial dan Gen Z aktif menyampaikan pandangan serta pertanyaan terkait peran anak muda dalam menjaga persatuan dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan di era modern. Diharapkan, para peserta dapat menjadi agen perubahan yang menghidupkan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Karhutla di Lahan Gambut, Pemerintah Andalkan Pasukan Darat di Kalbar
Redakan Asap Kalbar, Pemerintah Maksimalkan Potensi Awan Hujan 4-8 September
Taruna Ikrar : Kolaborasi ABG Perkuat Industri Probiotik dan Ekosistem Keamanan Pangan
Menhut Ucapkan Terima Kasih: Keikhlasan Keluarga Kuatkan Manggala Agni Hadapi Karhutla
Menhut Raja Antoni Pantau Langsung Karhutla Kubu Raya Kalbar, Pendinginan Dimassifkan
Menhut Raja Antoni Tegas Tangani Karhutla, Izin 5 Korporasi di Kalbar Dibekukan
Cahyo Subroto Bagikan Pelajaran dari Kegagalan Awal hingga Pertumbuhan MrScraper
Potensi Awan Hujan 10-15 September di Jambi Meluas, Pemerintah Perkuat OMC

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:48 WIB

Karhutla di Lahan Gambut, Pemerintah Andalkan Pasukan Darat di Kalbar

Jumat, 4 September 2026 - 22:35 WIB

Redakan Asap Kalbar, Pemerintah Maksimalkan Potensi Awan Hujan 4-8 September

Jumat, 4 September 2026 - 14:41 WIB

Taruna Ikrar : Kolaborasi ABG Perkuat Industri Probiotik dan Ekosistem Keamanan Pangan

Jumat, 4 September 2026 - 13:43 WIB

Menhut Ucapkan Terima Kasih: Keikhlasan Keluarga Kuatkan Manggala Agni Hadapi Karhutla

Kamis, 3 September 2026 - 21:09 WIB

Menhut Raja Antoni Pantau Langsung Karhutla Kubu Raya Kalbar, Pendinginan Dimassifkan

Kamis, 3 September 2026 - 20:43 WIB

Cahyo Subroto Bagikan Pelajaran dari Kegagalan Awal hingga Pertumbuhan MrScraper

Rabu, 2 September 2026 - 18:10 WIB

Potensi Awan Hujan 10-15 September di Jambi Meluas, Pemerintah Perkuat OMC

Rabu, 2 September 2026 - 17:05 WIB

Cak Imin, HMI, dan Penyakit Mental Sektarianisme

Berita Terbaru