Eko Sulistio dan Relawan Tim Peduli Berjibaku Bersihkan Lumpur Sisa Banjir di Aceh

- Editor

Sabtu, 7 Februari 2026 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen, Siaran Indonesia – Lebih dari dua bulan setelah banjir menerjang Kabupaten Bireuen, Aceh, jejak bencana itu belum juga sirna. Lumpur masih mengunci rumah warga, sekolah, dan pondok pesantren.

Sejumlah akses jalan pun belum dapat dilalui, membuat kondisi di lapangan tetap memprihatinkan. Di tengah situasi yang tak kunjung pulih, Eko Sulistio bersama relawan Tim Peduli turun tangan dengan peralatan seadanya.

Di banyak titik, lumpur banjir telah mengeras di lantai dan dinding rumah warga. Ruang kelas dan asrama santri masih dipenuhi endapan material, memaksa aktivitas belajar berjalan tersendat. Dengan ember, sekop, dan sapu, para relawan membersihkan sisa-sisa banjir yang seolah terlupakan oleh waktu.

“Sudah dua bulan lebih, tapi lumpur masih ada di mana-mana. Banyak warga membersihkan sendiri, tapi tenaganya terbatas,” ujar Eko Sulistio, Sabtu 7 Februari 2026.

Kondisi diperparah oleh akses jalan yang belum pulih. Di sejumlah kawasan, jalan tertutup lumpur dan rusak, sehingga kendaraan sulit melintas.

Terhambatnya akses ini membuat distribusi bantuan dan proses pemulihan berjalan lambat, sekaligus menambah beban warga yang masih berjuang bangkit.

Perhatian relawan Tim Peduli difokuskan pada rumah warga serta fasilitas pendidikan. Sekolah dan pondok pesantren menjadi prioritas, mengingat fungsinya yang vital bagi keberlangsungan pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat. Pembersihan dilakukan secara gotong royong, dari ruang kelas hingga lingkungan sekitar.

Eko menilai, kondisi Bireuen menunjukkan bahwa dampak bencana tidak berhenti saat air surut. “Banjirnya memang sudah lewat, tapi krisisnya masih berjalan. Yang tersisa adalah lumpur, kerusakan, dan kelelahan warga,” katanya.

Kehadiran relawan, meski dengan alat sederhana, menjadi penopang penting di tengah keterbatasan. Warga menyambut aksi tersebut sebagai bentuk kepedulian nyata saat pemulihan berjalan lambat.

Hingga kini, Eko Sulistio dan relawan Tim Peduli masih bertahan di sejumlah wilayah terdampak banjir di Kabupaten Bireuen. Mereka membersihkan sisa lumpur satu demi satu, di tengah kondisi yang menegaskan bahwa bagi warga Bireuen, banjir mungkin telah berlalu, tetapi dampaknya belum usai.

Komentar Facebook

Berita Terkait

Arogan dan Kebal Hukum, Pabrik Hebel PT IKN di Rawalo Copot Spanduk Penyegelan hingga Intimidasi Warga
KKMI PCC Gelar Audiensi dengan Pemerintah Kota Jakarta Timur, Bahas Kolaborasi dan Penguatan Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Melalui Program Perkemahan Madrasah
Beredar Surat Pernyataan Eka Hospital Tahun 2022 Patut Diduga Berkaitan Dengan Upaya Mencaplok Saham Minoritas
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, BPOM Terbitkan 126.123 Izin Edar Pangan, Perketat Pengawasan MBG dan Koperasi Merah Putih
RUPS Pengelola RSIA Family Pluit Disoal, Tiga Putusan MA dan Sinar Mas jadi Sorotan
DISPERDAGIN KABUPATEN BANDUNG TERIMA KUNJUNGAN PESERTA KKP SESPIMMA POLRI ANGKATAN KE-76 TAHUN
Dua Tahun Prabowo: Konsolidasi Kekuasaan dan Ujian Kepercayaan Publik
Arah Baru Syarikat Islam: Dari Penguatan Fondasi ke Akselerasi Eksekusi

Berita Terkait

Jumat, 17 Januari 2025 - 00:55 WIB

Di Penghujung Akhir 2024, Penjualan Mobil Suzuki Melambung 10%, Ini Pendongkraknya!

Kamis, 5 Desember 2024 - 19:59 WIB

Toyota Eco Youth (TEY) ke-13 Masuki Tahap Pendampingan Finalis

Rabu, 4 September 2024 - 22:17 WIB

GWM Indonesia Resmikan Dealer Pertama di Jawa Barat

Selasa, 3 September 2024 - 11:06 WIB

HUT ke-18, Innova Community Sebarkan Semangat Netralitas Karbon

Jumat, 30 Agustus 2024 - 21:01 WIB

Uji Emisi Jadi Syarat Perpanjanggan STNK, Ini yang Dilakukan Bengkel Auto2000

Kamis, 13 Juni 2024 - 10:52 WIB

SMP Kemala Bhayangkari 2 Trip To Yogya 2024 Bersama Dirgantara AIA Tour Travel

Rabu, 12 Juni 2024 - 10:53 WIB

AHM Luncurkan Rebel 1100 Bagi Pecinta Big Bike Cruiser

Senin, 13 Mei 2024 - 11:36 WIB

Mobil Tua Tak Boleh Lagi Beroperasi di Jakarta, PPKMI Bali Siap Tampung!

Berita Terbaru